alexametrics
Thursday, August 13, 2020

Meski Pandemi Belum Berakhir, Kampus Merdeka Jalan Terus

- Advertisement -
- Advertisement -

KOTA MALANG – Konsep Kampus Merdeka yang digagas di era Mendikbud Nadiem Makarim mengharuskan mahasiswa untuk melakukan kegiatan di luar kampus. Di tengah pandemi saat ini, bagaimana penerapannya?
Dari Webinar yang digelar IKA (Ikatan Keluarga Alumni) Unisma (Universitas Islam Malang), Sabtu (4/7), terlihat bahwa stakeholder terkait punya komitmen untuk menyukseskan program Kampus Merdeka.
Webinar yang mengangkat tajuk ‘Penguatan Entrepreneurship dalam Kurikulum Kampus Merdeka’ itu diikuti Direktur Jenderal Pembangunan Daerah Tertinggal (Dirjen PDT) dari Kementerian Kementerian Desa Dr Samsul Widodo, Ketua PBNU Prof Dr KH Said Aqil Siradj, MA, dan Ketua Asosiasi Kontak Bisnis Holtikulturan Indonesia Ir Muhammad Maulud.
Dalam Webinar itu, Samsul menjelaskan soal konsep Kampus Merdeka. “Saya waktu itu diundang pada saat perumusan dan pembuatan konsep untuk Merdeka belajar. Intinya mahasiswa punya kesempatan lulus 8 semester, walaupun begitu mereka juga punya kesempatan untuk melakukan banyak hal seperti penelitian dan pengabdian masyarakat,” ujar dia.
Ia menjelaskan, bahwa normalnya mahasiswa memang lulus pada 8 semester. Pada 5 semester pertama, mereka wajib belajar mengenai teori di bidangnya masing-masing. “Misal dia jurusan Administrasi negara atau hukum, ya fokus di 5 semester hanya belajar teori saja,” ujar dia.
Sedangkan di 3 semester terakhir, mahasiswa akan fokus untuk melakukan kegiatan.
“Dua semester diharapkan mengambil di luar bidang studi. Contohnya, mereka coba buat start up, entah di bidang kewirausahaan atau bikin project bersama di situ,” terangnya.
Kemudian 1 semester sisanya, mahasiswa bisa melakukan pengabdian masyarakat di desa tertinggal. “Jadi misal, 1 semeter contohnya mengajar di Raja Ampat, jadi bisa sambil rekreasi juga. Habis itu mereka kembali ke kampus untuk membantu penelitian yang sudah didapat dari pengalaman tadi,” pungkasnya.
Sementara itu, Said Aqil mengatakan bahwa kondisi di Indonesia tidak bisa disamakan dengan kondisi di luar negeri. Dia pun berharap, penerapan Kampus Merdeka disiapkan jauh-jauh hari.
Bahkan, kalau perlu sudah disiapkan sejak SMA. “Cukup ragu apabila merdeka belajar dilaksanakan bersamaan secara nasional, karena bisa saja Jakarta sudah siap, yang daerah Kendari belum,” ujar dia.
Pewarta: Errica Vannie
Editor: Indra M

- Advertisement -

Latest news

Wacana Sirkuit Balap, Wakil Wali Kota Malang Beri Lampu Hijau

KOTA MALANG - Belum lama ini, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana melontarkan wacana pembangunan sirkuit balap di Kecamatan Kedungkandang. Usul itu direspon positif Pemkot Malang. 
- Advertisement -

Bank Bukopin Hadirkan Program Deposito Merdeka Seru

JAKARTA – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75 tahun, Bank Bukopin menghadirkan program khusus. Yakni produk Deposito Merdeka Seru dengan special rate hingga 7,5%.

Insentif untuk 18.157 Karyawan di Malang Cair Mulai September

KOTA MALANG - Kabar baik bagi karyawan di Malang Raya yang gajinya kurang dari Rp 5 juta per bulan. Insentif Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah, bakal dicairkan mulai bulan depan.

Seniman Malang Filmkan Kisah Ken Dedes

KOTA MALANG - Nama Ken Dedes mungkin terbilang familier bagi warga Malang Raya. Tapi seperti apa detail kisahnya, barangkali tak banyak yang tahu. 

Related news

Terapkan Tema Kewirausahaan, USAID Mitra Kunci Gandeng UMM

Berbagai terobosan terus dilakukan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan sistem Kuliah Kerja Nyata Tematik Kewirausahaan (KKN TKWU) bekerjasama dengan USAID Mitra Kunci Initiative.

Masih Zona Merah, Kota Malang Tak Bisa Uji Coba Sekolah Tatap Muka?

MALANG KOTA - Rencana uji coba pembelajaran tatap muka tingkat SMA/SMK di Kota Malang agaknya belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Karena kebijakan pengganti pembelajaran jarak jauh (PJJ) itu harus disesuaikan dengan status Kota Malang di tengah pandemi Covid-19. Saat ini, Kota Malang masih berstatus zona merah.

Samba 2020 Merdeka, IKIP Budi Utomo Makin Beda

“Bincang alumni tersebut menambah motivasi dan pengalaman baru bagi mahasiswa baru yang notabene masih baru dengan dunia kampus,” kata dia.

Libatkan UMKM, Siswa MTsN 6 Malang Dilatih Jadi Wirausahawan

"Memberikan keterampilan untuk menggerakkan ekonomi keluarga siswa dari lingkungan rumah masing-masing. Harapannya semoga siswa sehat, keluarga sehat, Indonesia sehat," jelas Kepala MTsN 6 Malang Sutirjo,
- Advertisement -