alexametrics
21 C
Malang
Wednesday, 10 August 2022

Akuisisi Unmer Ponorogo, Unmer Malang Kini Punya 32 Prodi

MALANG KOTA – Universitas Merdeka (Unmer) Malang telah mengakuisisi Unmer Ponorogo sejak 8 Juni 2022. Dua perguruan tinggi yang dipayungi Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka (YPTM) itu diresmikan menjadi satu, yakni Unmer Malang dalam gelaran seremoni di ruang PPI Unmer Malang kemarin (4/7).
Rektor Unmer Malang Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi menyampaikan penyatuan Unmer Ponorogo ke Unmer Malang ini bersamaan dengan momen Dies Natalis ke-58 Unmer Malang. “Penyatuan ini disemangati oleh keinginan kita bersama untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Dengan penyatuan ini, Anwar menyebut program studi (prodi) yang ada di Unmer menjadi 32 prodi. Di antaranya, 28 prodi berada di kampus utama Unmer Malang dan 4 prodi berada di kampus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Ponorogo. “Dengan penyatuan ini, maka posisi PSDKU Ponorogo sejajar dengan fakultas, sehingga nantinya dipimpin oleh dekan,” ucapnya.
Empat prodi yang dimiliki Unmer Malang PSDKU Ponorogo adalah S1 Ilmu Administrasi Negara, S1 Ilmu Hukum dan S1 Manajemen dan S1 Agroteknologi. “Saya berharap nanti pada semester ganjil 2022-2023 ini akan mulai dibuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di PSDKU Ponorogo. Sehingga perlu persiapan, yakni bagaimana cara memberikan perkuliahan terbaik, bagaimana cara memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa. Cara-cara itu nanti secara bertahap akan ditularkan oleh Unmer Malang (kepada PSDKU Ponorogo),” terang Guru Besar Bidang Ekonomi tersebut.
Anwar juga menjelaskan beberapa perubahan yang terjadi setelah adanya penyatuan ini. Mulai dari organisasi hingga statuta yang bakal berubah. Oleh karena itu, Unmer Malang perlu menyiapkan beberapa hal. Pertama, fisik untuk PSDKU Ponorogo, paling tidak harus menyesuaikan dengan Unmer Malang. Kedua, pengelolaan sumber daya manusia. Termasuk dosen dan tenaga kependidikan di PSDKU ponorogo.
“Nah ini tentunya menyangkut kebiasaan, budaya, adat istiadat, bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik tentunya harus meniru atau paling tidak Unmer Malang harus menularkan sebagian ilmunya kepada PSDKU Ponorogo,” tegasnya.
Dengan penyatuan Unmer Ponorogo ke Unmer Malang ini, Anwar berharap akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat. “Mudah-mudahan dengan menyatunya Unmer Ponorogo ke Unmer Malang akan membawa berkah bagi kita dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan kita semua,” tutupnya.
Untuk diketahui, dalam seremoni penyatuan Unmer Ponorogo ke Unmer Malang ini, turut hadir Irdam V Brawijaya Tjatur Putra Gunadi G SSos MM MTr yang juga sebagai Ketua Pengawas YPTM. Serta hadir juga Ketua dan pengurus YPTM.
Pewarta: Binti N Rosida
Foto: Binti N Rosida
.
.
.

SEMANGAT MELAYANI MASYARAKAT: Irdam V Brawijaya Tjatur Putra Gunadi SSos MM MTr (tiga dari kanan) dan Rektor Unmer Malang Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi (dua dari kanan) kemarin. Ini juga sebagai rangkaian Dies Natalis ke-58 Unmer.

MALANG KOTA – Universitas Merdeka (Unmer) Malang telah mengakuisisi Unmer Ponorogo sejak 8 Juni 2022. Dua perguruan tinggi yang dipayungi Yayasan Perguruan Tinggi Merdeka (YPTM) itu diresmikan menjadi satu, yakni Unmer Malang dalam gelaran seremoni di ruang PPI Unmer Malang kemarin (4/7).
Rektor Unmer Malang Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi menyampaikan penyatuan Unmer Ponorogo ke Unmer Malang ini bersamaan dengan momen Dies Natalis ke-58 Unmer Malang. “Penyatuan ini disemangati oleh keinginan kita bersama untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Dengan penyatuan ini, Anwar menyebut program studi (prodi) yang ada di Unmer menjadi 32 prodi. Di antaranya, 28 prodi berada di kampus utama Unmer Malang dan 4 prodi berada di kampus Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Ponorogo. “Dengan penyatuan ini, maka posisi PSDKU Ponorogo sejajar dengan fakultas, sehingga nantinya dipimpin oleh dekan,” ucapnya.
Empat prodi yang dimiliki Unmer Malang PSDKU Ponorogo adalah S1 Ilmu Administrasi Negara, S1 Ilmu Hukum dan S1 Manajemen dan S1 Agroteknologi. “Saya berharap nanti pada semester ganjil 2022-2023 ini akan mulai dibuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di PSDKU Ponorogo. Sehingga perlu persiapan, yakni bagaimana cara memberikan perkuliahan terbaik, bagaimana cara memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa. Cara-cara itu nanti secara bertahap akan ditularkan oleh Unmer Malang (kepada PSDKU Ponorogo),” terang Guru Besar Bidang Ekonomi tersebut.
Anwar juga menjelaskan beberapa perubahan yang terjadi setelah adanya penyatuan ini. Mulai dari organisasi hingga statuta yang bakal berubah. Oleh karena itu, Unmer Malang perlu menyiapkan beberapa hal. Pertama, fisik untuk PSDKU Ponorogo, paling tidak harus menyesuaikan dengan Unmer Malang. Kedua, pengelolaan sumber daya manusia. Termasuk dosen dan tenaga kependidikan di PSDKU ponorogo.
“Nah ini tentunya menyangkut kebiasaan, budaya, adat istiadat, bagaimana memberikan pelayanan yang terbaik tentunya harus meniru atau paling tidak Unmer Malang harus menularkan sebagian ilmunya kepada PSDKU Ponorogo,” tegasnya.
Dengan penyatuan Unmer Ponorogo ke Unmer Malang ini, Anwar berharap akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat. “Mudah-mudahan dengan menyatunya Unmer Ponorogo ke Unmer Malang akan membawa berkah bagi kita dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat dan kita semua,” tutupnya.
Untuk diketahui, dalam seremoni penyatuan Unmer Ponorogo ke Unmer Malang ini, turut hadir Irdam V Brawijaya Tjatur Putra Gunadi G SSos MM MTr yang juga sebagai Ketua Pengawas YPTM. Serta hadir juga Ketua dan pengurus YPTM.
Pewarta: Binti N Rosida
Foto: Binti N Rosida
.
.
.

SEMANGAT MELAYANI MASYARAKAT: Irdam V Brawijaya Tjatur Putra Gunadi SSos MM MTr (tiga dari kanan) dan Rektor Unmer Malang Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi (dua dari kanan) kemarin. Ini juga sebagai rangkaian Dies Natalis ke-58 Unmer.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/