alexametrics
26.1 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Belum Diwisuda, Mahasiswa Polkesma Ini Sudah Diterima Kerja

MALANG KOTA – Lulusan dari Program Studi D-III Analisis Farmasi & Makanan, Muhammad Bagus Eka menjadi wisudawan terbaik jenjang D3 di Polkesma. Selain penelitiannya tugas akhirnya yang menarik, Ia juga berhasil diterima di dunia industri meskipun belum menerima Surat Keterangan Lulus (SKL). Setelah sidang tugas akhir, pria kelahiran Sidoarjo itu berhasil meyakinkan perusahaan yang diincarnya.

Bagus menceritakan bahwa selama kuliah, Ia mendapatkan full beasiswa bidikmisi. Tanpa mengeluarkan biaya, Ia bisa mendapatkan asrama serta biaya hidup. Meskipun tak suka pelajaran Kimia, Fisika dan Biologi, namun sebisa mungkin memahami materi. “Tipsnya, sebelum kuliah saya selalu buka rancangan pembelajaran dulu. Sehingga saya tahu apa yang akan dibahas pada tatap muka besok. Sebelum memulai tatap muka, saya sudah mereview dulu materinya apa,” ujarnya.

Pria yang beberapa kali memenangkan lomba karya ilmiah di ajang nasional itu juga mengatakan bahwa dirinya sudah diterima kerja sejak dua bulan lalu di salah satu perusahaan kosmetik terbesar di Indonesia. Rencananya, sambil bekerja, Ia juga ingin melanjutkan kuliahnya ke sarjana terapan untuk meningkatkan skill kemampuan.

“Setelah sidang, belum ada SKL. Saya coba melamar dengan modal tulisan ‘fresh graduate yang sedang menunggu yudisium dan wisuda’, bersyukur sekali saya bisa diterima,” katanya.

Dalam tugas akhirnya, Bagus prihatin dengan kondisi saat ini, begitu banyak sampah plastik di lingkungan. Jika dibiarkan lambat laun sampah-sampah itu akan mencemari sumber air.

“Akhirnya saya mencoba menganalisis mikroplastik pada air minum di Kecamatan Klojen Kota Malang. Seperti diketahui, sumber air di depot isi ulang air sendiri biasanya mereka belum memiliki standart baku. Misalnya sumber air tidak dijelaskan diambil dari sumur, PDAM atau ambil dari air pegunungan,” jelasnya.(bin/dik/rmc)

MALANG KOTA – Lulusan dari Program Studi D-III Analisis Farmasi & Makanan, Muhammad Bagus Eka menjadi wisudawan terbaik jenjang D3 di Polkesma. Selain penelitiannya tugas akhirnya yang menarik, Ia juga berhasil diterima di dunia industri meskipun belum menerima Surat Keterangan Lulus (SKL). Setelah sidang tugas akhir, pria kelahiran Sidoarjo itu berhasil meyakinkan perusahaan yang diincarnya.

Bagus menceritakan bahwa selama kuliah, Ia mendapatkan full beasiswa bidikmisi. Tanpa mengeluarkan biaya, Ia bisa mendapatkan asrama serta biaya hidup. Meskipun tak suka pelajaran Kimia, Fisika dan Biologi, namun sebisa mungkin memahami materi. “Tipsnya, sebelum kuliah saya selalu buka rancangan pembelajaran dulu. Sehingga saya tahu apa yang akan dibahas pada tatap muka besok. Sebelum memulai tatap muka, saya sudah mereview dulu materinya apa,” ujarnya.

Pria yang beberapa kali memenangkan lomba karya ilmiah di ajang nasional itu juga mengatakan bahwa dirinya sudah diterima kerja sejak dua bulan lalu di salah satu perusahaan kosmetik terbesar di Indonesia. Rencananya, sambil bekerja, Ia juga ingin melanjutkan kuliahnya ke sarjana terapan untuk meningkatkan skill kemampuan.

“Setelah sidang, belum ada SKL. Saya coba melamar dengan modal tulisan ‘fresh graduate yang sedang menunggu yudisium dan wisuda’, bersyukur sekali saya bisa diterima,” katanya.

Dalam tugas akhirnya, Bagus prihatin dengan kondisi saat ini, begitu banyak sampah plastik di lingkungan. Jika dibiarkan lambat laun sampah-sampah itu akan mencemari sumber air.

“Akhirnya saya mencoba menganalisis mikroplastik pada air minum di Kecamatan Klojen Kota Malang. Seperti diketahui, sumber air di depot isi ulang air sendiri biasanya mereka belum memiliki standart baku. Misalnya sumber air tidak dijelaskan diambil dari sumur, PDAM atau ambil dari air pegunungan,” jelasnya.(bin/dik/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/