alexametrics
21.4 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Dirjen Vokasi Kemendikbud Siapkan Program SMK-D2 Jalur Cepat

MALANG KOTA – Dirjen Vokasi Kemendikbud RI Wikan Sakarinto PhD mengapresiasi seminar karir ‘Peluang Kerja di Jepang’ yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), hari ini (6/2). Bahkan, lulusan perguruan tinggi Jepang ini juga sudah merancang program untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK.

“Nanti bisa dibikin kuota saja. Saat ini total ada 900 SMK unggulan, nanti diseleksi sesuai standar dan tiap SMK tinggal dikasih kuota sesuai bidangnya masing-masing,” kata Wikan, Sabtu (6/2).

Tak hanya itu, masih kata dia, pusat juga menggalakkan program SMK-D2 jalur cepat. Dimana siswa akan belajar tiga tahun di SMK dan tiga semester di kampus vokasi.

“Karena kerja di Jepang itu yang diperlukan softskill dan mental. Saya pernah menempuh program S3 di sana, softskill dan mental inilah yang diperlukan untuk bekerja di sana,” terang dia.

Selain itu, lanjutnya, SMK dan kampus vokasi nanti juga bisa melibatkan orang Jepang atau TKI sukses dari Jepang untuk mengajar. Terutama dalam hal menransfer keterampilan bahasa, budaya dan etos kerja di sana.

“Ini penting. Supaya nggak cuma teori. Ini salah satu bentuk merdeka belajar,” tegas dia.

Sementara itu, Sekretaris Disdik Provinsi Jatim Ramliyanto SP MP menyampaikan, pihaknya bakal berkomunikasi dengan perbankan plat merah pemprov Jatim terkait dana talangan untuk lulusan SMK atau sarjana yang akan bekerja ke Jepang. Karena biasanya salah satu kendalanya adalah modal awal untuk berangkat.

“Ada dua skema nanti, bisa lewat beasiswa BKSM (siswa tidak mampu) dan pinjaman lunak dari Bank Jatim atau Bank UMKM milik Provinsi Jatim,” terang dia.

Terpisah, Rektor UMM Dr Fauzan M.Pd menyampaikan terima kasih kepada para narasumber. Sehingga, pihaknya bakal menindaklanjuti apa saja yang menjadi masukan dalam seminar untuk kemajuan Vokasi UMM. “Saya pikir, ke depan perlu forum diskusi seperti ini lagi agar pendidikan vokasi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA – Dirjen Vokasi Kemendikbud RI Wikan Sakarinto PhD mengapresiasi seminar karir ‘Peluang Kerja di Jepang’ yang diselenggarakan Direktorat Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), hari ini (6/2). Bahkan, lulusan perguruan tinggi Jepang ini juga sudah merancang program untuk meningkatkan daya saing lulusan SMK.

“Nanti bisa dibikin kuota saja. Saat ini total ada 900 SMK unggulan, nanti diseleksi sesuai standar dan tiap SMK tinggal dikasih kuota sesuai bidangnya masing-masing,” kata Wikan, Sabtu (6/2).

Tak hanya itu, masih kata dia, pusat juga menggalakkan program SMK-D2 jalur cepat. Dimana siswa akan belajar tiga tahun di SMK dan tiga semester di kampus vokasi.

“Karena kerja di Jepang itu yang diperlukan softskill dan mental. Saya pernah menempuh program S3 di sana, softskill dan mental inilah yang diperlukan untuk bekerja di sana,” terang dia.

Selain itu, lanjutnya, SMK dan kampus vokasi nanti juga bisa melibatkan orang Jepang atau TKI sukses dari Jepang untuk mengajar. Terutama dalam hal menransfer keterampilan bahasa, budaya dan etos kerja di sana.

“Ini penting. Supaya nggak cuma teori. Ini salah satu bentuk merdeka belajar,” tegas dia.

Sementara itu, Sekretaris Disdik Provinsi Jatim Ramliyanto SP MP menyampaikan, pihaknya bakal berkomunikasi dengan perbankan plat merah pemprov Jatim terkait dana talangan untuk lulusan SMK atau sarjana yang akan bekerja ke Jepang. Karena biasanya salah satu kendalanya adalah modal awal untuk berangkat.

“Ada dua skema nanti, bisa lewat beasiswa BKSM (siswa tidak mampu) dan pinjaman lunak dari Bank Jatim atau Bank UMKM milik Provinsi Jatim,” terang dia.

Terpisah, Rektor UMM Dr Fauzan M.Pd menyampaikan terima kasih kepada para narasumber. Sehingga, pihaknya bakal menindaklanjuti apa saja yang menjadi masukan dalam seminar untuk kemajuan Vokasi UMM. “Saya pikir, ke depan perlu forum diskusi seperti ini lagi agar pendidikan vokasi lebih baik lagi,” ungkapnya.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/