alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Unikama Lolos Program Pendanaan PHP2D Dikti

MALANG KOTA – Prestasi membanggakan kembali diraih Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama). Kali ini, tim Unikama lolos Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2021 yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdikbud Ristek.

Dosen Pembimbing/Pendamping Proposal PHP2D Unikama Dr Ir Enike Dwi Kusumawati SPt MP IPM mengatakan, lolosnya Unikama dalam program itu sangat bermanfaat bagi kemajuan desa dan mahasiswa. Selain itu, program tersebut relevan dengan kebijakan Merdeka Belajar.

“Program PHP2D sangat bermanfaat untuk memajukan desa sekaligus implementasi kompetensi mahasiswa di masyarakat. Kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka sangat relevan dengan program tersebut (PHP2D). Mahasiswa memiliki hak tiga semester melakukan pembelajaran di luar program studinya termasuk melaksanakan program ini,” jelasnya.

Dia menambahkan, pembelajaran di perguruan tinggi harus mampu mengembangkan soft skills dan hard skills mahasiswa. Serta mampu membangkitkan, menumbuhkan dan mengembangkan kedua dimensi keterampilan tersebut. Soft skills mahasiswa dikembangkan, salah satunya melalui tugas atau program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Tim Unikama dalam program PHP2D kali ini memilih proposal bertemakan “Tangguh Pangan dan Produktif di Masa pandemi”, dengan menggandeng masyarakat Desa Mendalanwangi. Dilaksanakannya penelitian tersebut karena semakin menurunnya penjualan ternak masyarakat di masa pandemi, yang mengakibatkan pendapatan mereka juga ikut menurun.

“Diharapkan melalui program PHP2D ini, kreativitas masyarakat di Desa Mendalanwangi dapat diberdayakan dengan adanya pembinaan pada bidang peternakan. Perlu adanya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa untuk mengembangkan kembali potensi peternakan yang menurun pada saat ini,” tutur Enike, sapaan akrabnya.

Langkah yang bisa diambil dengan memanfaatkan potensi lingkungan sebagai daya dukung peternakan seperti limbah pertanian untuk pakan, limbah ternak untuk pupuk serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Mendalanwangi. “Nanti juga akan diberikan pelatihan kepada peternak tentang wirausaha bidang peternakan. Supaya dapat berproduksi secara optimal dan berkelanjutan,” pungkas dia.

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA – Prestasi membanggakan kembali diraih Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama). Kali ini, tim Unikama lolos Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) tahun 2021 yang dilaksanakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kemdikbud Ristek.

Dosen Pembimbing/Pendamping Proposal PHP2D Unikama Dr Ir Enike Dwi Kusumawati SPt MP IPM mengatakan, lolosnya Unikama dalam program itu sangat bermanfaat bagi kemajuan desa dan mahasiswa. Selain itu, program tersebut relevan dengan kebijakan Merdeka Belajar.

“Program PHP2D sangat bermanfaat untuk memajukan desa sekaligus implementasi kompetensi mahasiswa di masyarakat. Kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka sangat relevan dengan program tersebut (PHP2D). Mahasiswa memiliki hak tiga semester melakukan pembelajaran di luar program studinya termasuk melaksanakan program ini,” jelasnya.

Dia menambahkan, pembelajaran di perguruan tinggi harus mampu mengembangkan soft skills dan hard skills mahasiswa. Serta mampu membangkitkan, menumbuhkan dan mengembangkan kedua dimensi keterampilan tersebut. Soft skills mahasiswa dikembangkan, salah satunya melalui tugas atau program pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Tim Unikama dalam program PHP2D kali ini memilih proposal bertemakan “Tangguh Pangan dan Produktif di Masa pandemi”, dengan menggandeng masyarakat Desa Mendalanwangi. Dilaksanakannya penelitian tersebut karena semakin menurunnya penjualan ternak masyarakat di masa pandemi, yang mengakibatkan pendapatan mereka juga ikut menurun.

“Diharapkan melalui program PHP2D ini, kreativitas masyarakat di Desa Mendalanwangi dapat diberdayakan dengan adanya pembinaan pada bidang peternakan. Perlu adanya pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa untuk mengembangkan kembali potensi peternakan yang menurun pada saat ini,” tutur Enike, sapaan akrabnya.

Langkah yang bisa diambil dengan memanfaatkan potensi lingkungan sebagai daya dukung peternakan seperti limbah pertanian untuk pakan, limbah ternak untuk pupuk serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Mendalanwangi. “Nanti juga akan diberikan pelatihan kepada peternak tentang wirausaha bidang peternakan. Supaya dapat berproduksi secara optimal dan berkelanjutan,” pungkas dia.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/