alexametrics
20.6 C
Malang
Friday, 1 July 2022

Wisuh Dhisek, Cara FIA UB Ajak Warga Desa Sumbersekar Lawan Korona

MALANG KOTA – FIA UB (Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya) juga punya upaya untuk “melawan” korona. Di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, FIA UB memperkenalkan gerakan Wisuh Dhisek.

Wisuh Dhisek atau mencuci tangan dulu menjadi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19.

Sabtu (5/9), ada tiga pemateri yang dihadirkan FIA UB. Yaitu Ketua Pengabdian Masyarakat FIA UB Dr Mohammad Nuh SIP MSi, ketua program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Dr M Shobarudin MA, dan Dosen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Drs Romula Adiyono M AP.

Tak hanya sosialisasi, Tim Pengabdian Masyarakat FIA UB juga membagikan 10 westafel di fasilitas umum di Desa Sumbersekar. “Akan kami bagikan ke posyandu, kemudian karena di sini ada 2 TK besar makan akan kami pasang juga westafel di sana,” ujar ketua Pengabdian pada Masyarakat Dr Mohammad Nuh SIP MSi.

Nuh mengatakan, Wisuh Dhisek menjadi bagian dari tema besar kegiatan mereka, yaitu Kampung Literasi. Kampung Literasi memiki 7 program. Yaitu literasi baca tulis, berhitung, literasi sains, literasi Informasi dan Komunikasi, literasi keuangan, literasi Budaya dan kewarganegaraan, serta literasi kesehatan.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – FIA UB (Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya) juga punya upaya untuk “melawan” korona. Di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, FIA UB memperkenalkan gerakan Wisuh Dhisek.

Wisuh Dhisek atau mencuci tangan dulu menjadi kebiasaan baru di masa pandemi Covid-19.

Sabtu (5/9), ada tiga pemateri yang dihadirkan FIA UB. Yaitu Ketua Pengabdian Masyarakat FIA UB Dr Mohammad Nuh SIP MSi, ketua program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Dr M Shobarudin MA, dan Dosen Ilmu Perpustakaan dan Informasi Drs Romula Adiyono M AP.

Tak hanya sosialisasi, Tim Pengabdian Masyarakat FIA UB juga membagikan 10 westafel di fasilitas umum di Desa Sumbersekar. “Akan kami bagikan ke posyandu, kemudian karena di sini ada 2 TK besar makan akan kami pasang juga westafel di sana,” ujar ketua Pengabdian pada Masyarakat Dr Mohammad Nuh SIP MSi.

Nuh mengatakan, Wisuh Dhisek menjadi bagian dari tema besar kegiatan mereka, yaitu Kampung Literasi. Kampung Literasi memiki 7 program. Yaitu literasi baca tulis, berhitung, literasi sains, literasi Informasi dan Komunikasi, literasi keuangan, literasi Budaya dan kewarganegaraan, serta literasi kesehatan.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/