alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

Blantix Alumni Unikama Raih Piala di Lomba Start Up Kemenpora

MALANG KOTA – Alumni Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Armando Orland mengembangkan platform e-commerce untuk mendorong penjualan produk ternak di dunia online. Ide ini diwujudkan karena selama ini banyak peternak lokal yang kesulitan menjual ke end customer dengan harga yang pasti.

“Aplikasi ini dibuat untuk membantu para penjual hewan ternak agar menemukan cutomer dengan bantuan knowledge management system berbasis kecerdasan buatan agar bisa menjangkau customer lebih luas lagi,” terang CEO Blantix, Armando Orland.

Aplikasi yang dikembangkan di bawah bimbingan Kepala Business Economic Center (BEC) Unikama, Jacobus Wiwin Kuswinardi ST MKom ini pun menorehkan prestasi dengan meraih juara II dari Grant Kemenpora dalam event Youth Co:Lab Indonesia. Event yang diadakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) bekerjasama dengan Citi Foundation Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Event ini bertujuan untuk memberikan dampak sosial untuk mengatasi permasalahan masyarakat yang ada di Indonesia Timur. Kegiatannya berlangsung sejak bulan November tahun 2020 sampai Maret 2021. Sebenarnya saya juga kurang paham penilaiannya, namun secara umum kompetisi start up dapat dilihat dari beberapa aspek baik itu inovation business model, social impact, team, dan skill pitching,” paparnya.

Dengan mendapatkan juara II ini, Blantix mendapatkan kesempatan untuk terlibat aktif dalam menyelesaikan permasalahan bidang pembangunan agriculture di wilayah Indonesia.

Pria yang yang juga pendiri PT Teknologi Indonesia Ciptahardya ini mengaku bangga karena aplikasi Blantix bisa benar-benar menjadi salah satu start up yang membantu pembangunan agriculture di Indonesia.

“Dapat dipercaya terlibat pembangunan agriculture di Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri, untuk saya selaku alumni Unikama. Dengan memperoleh juara ini saya bisa mengharumkan nama Unikama di dunia start up,” tutupnya.

Ia berharap adik-adik tingkatnya di Unikama bisa meneruskan perjuangannya serta BEC Unikama bisa melahirkan start up baru yang luar biasa dan bisa membantu menyelesaikan permasalahan dalam segala aspek di Indonesia.

Pewarta : M. Ubaidillah/Defi Maria

MALANG KOTA – Alumni Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), Armando Orland mengembangkan platform e-commerce untuk mendorong penjualan produk ternak di dunia online. Ide ini diwujudkan karena selama ini banyak peternak lokal yang kesulitan menjual ke end customer dengan harga yang pasti.

“Aplikasi ini dibuat untuk membantu para penjual hewan ternak agar menemukan cutomer dengan bantuan knowledge management system berbasis kecerdasan buatan agar bisa menjangkau customer lebih luas lagi,” terang CEO Blantix, Armando Orland.

Aplikasi yang dikembangkan di bawah bimbingan Kepala Business Economic Center (BEC) Unikama, Jacobus Wiwin Kuswinardi ST MKom ini pun menorehkan prestasi dengan meraih juara II dari Grant Kemenpora dalam event Youth Co:Lab Indonesia. Event yang diadakan oleh United Nations Development Programme (UNDP) bekerjasama dengan Citi Foundation Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

“Event ini bertujuan untuk memberikan dampak sosial untuk mengatasi permasalahan masyarakat yang ada di Indonesia Timur. Kegiatannya berlangsung sejak bulan November tahun 2020 sampai Maret 2021. Sebenarnya saya juga kurang paham penilaiannya, namun secara umum kompetisi start up dapat dilihat dari beberapa aspek baik itu inovation business model, social impact, team, dan skill pitching,” paparnya.

Dengan mendapatkan juara II ini, Blantix mendapatkan kesempatan untuk terlibat aktif dalam menyelesaikan permasalahan bidang pembangunan agriculture di wilayah Indonesia.

Pria yang yang juga pendiri PT Teknologi Indonesia Ciptahardya ini mengaku bangga karena aplikasi Blantix bisa benar-benar menjadi salah satu start up yang membantu pembangunan agriculture di Indonesia.

“Dapat dipercaya terlibat pembangunan agriculture di Indonesia merupakan kebanggaan tersendiri, untuk saya selaku alumni Unikama. Dengan memperoleh juara ini saya bisa mengharumkan nama Unikama di dunia start up,” tutupnya.

Ia berharap adik-adik tingkatnya di Unikama bisa meneruskan perjuangannya serta BEC Unikama bisa melahirkan start up baru yang luar biasa dan bisa membantu menyelesaikan permasalahan dalam segala aspek di Indonesia.

Pewarta : M. Ubaidillah/Defi Maria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru