alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

Pertama! UIN Malang Gelar Workshop Penelitian Untuk Tenaga Pendidik

MALANG KOTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar workshop bertajuk “Metode Penelitian Kebijakan Pendidikan Bagi Tenaga Kependidikan”. Acara tersebut merupakan workshop penelitian pertama yang ditujukan untuk tenaga pendidik di lingkungan UIN Maliki Malang.

“Tujuan utamanya adalah peningkatan profesionalisme dari tenaga kependidikan. Sekarang tampaknya ada tuntutan mereka harus mengerti tentang riset,” terang Prof Dr H Imron Arifin MPd yang menjadi narasumber dalam workshop tersebut.

Melalui workshop ini, para tenaga kependidikan harus bekerja berbasis riset dan mereka diharapkan mampu membaca hasil riset. “Karena dalam proses pendidikan harus ada kemampuan komunikasi, kreatifitas, kolaborasi dan kemampuan untuk membuat sesuatu yang konstruktif,” lanjutnya.

Rektor UIN Maliki Malang, Prof Abdul Haris dalam sambutannya mengatakan, perubahan adalah sebuah keniscayaan. Workshop tersebut penting dilakukan agar para tenaga pendidikan mempunyai imajinasi dan inovasi kebijakan yang bagus sehingga mereka tidak perlu menunggu instruksi.

“Semoga dengan adanya workshop penelitian ini, dapat mempengaruhi kemajuan UIN Maliki Malang. Mudah-mudahan dengan ini kita semua mempunyai keterampilan untuk memajukan UIN Maliki Malang,” ujar Prof Haris, dalam sambutannya.

Sementara itu, acara yang diselenggarakan oleh LP2M UIN Maliki Malang tersebut diikuti oleh sekitar 80 tenaga pendidik dari 170 tenaga pendidik yang ada di UIN Maliki Malang. Selain mengikuti secara luring, sebagian peserta juga mengikuti workshop tersebut secara daring.

MALANG KOTA – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar workshop bertajuk “Metode Penelitian Kebijakan Pendidikan Bagi Tenaga Kependidikan”. Acara tersebut merupakan workshop penelitian pertama yang ditujukan untuk tenaga pendidik di lingkungan UIN Maliki Malang.

“Tujuan utamanya adalah peningkatan profesionalisme dari tenaga kependidikan. Sekarang tampaknya ada tuntutan mereka harus mengerti tentang riset,” terang Prof Dr H Imron Arifin MPd yang menjadi narasumber dalam workshop tersebut.

Melalui workshop ini, para tenaga kependidikan harus bekerja berbasis riset dan mereka diharapkan mampu membaca hasil riset. “Karena dalam proses pendidikan harus ada kemampuan komunikasi, kreatifitas, kolaborasi dan kemampuan untuk membuat sesuatu yang konstruktif,” lanjutnya.

Rektor UIN Maliki Malang, Prof Abdul Haris dalam sambutannya mengatakan, perubahan adalah sebuah keniscayaan. Workshop tersebut penting dilakukan agar para tenaga pendidikan mempunyai imajinasi dan inovasi kebijakan yang bagus sehingga mereka tidak perlu menunggu instruksi.

“Semoga dengan adanya workshop penelitian ini, dapat mempengaruhi kemajuan UIN Maliki Malang. Mudah-mudahan dengan ini kita semua mempunyai keterampilan untuk memajukan UIN Maliki Malang,” ujar Prof Haris, dalam sambutannya.

Sementara itu, acara yang diselenggarakan oleh LP2M UIN Maliki Malang tersebut diikuti oleh sekitar 80 tenaga pendidik dari 170 tenaga pendidik yang ada di UIN Maliki Malang. Selain mengikuti secara luring, sebagian peserta juga mengikuti workshop tersebut secara daring.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru