alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

Upgrade Kreativitas Guru SD Mojokerto, LP2M UM Gelar Bimtek Pembatik

MOJOKERTO – Untuk membantu meningkatkan kreativitas para guru SD se-Kota Mojokerto dalam mengelola pembelajaran, Tim Pusat Pendidikan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Teknologi (Bimtek Pembatik). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto.

Pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 5 April hingga 8 April 2021 di aula lantai 2 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Mojokerto. Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Mojokerto, Febri Emayanti SE MSi dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti 62 orang guru, perwakilan dari tiap sekolah dasar se-Kota Mojokerto.

Pelatihan kali ini dilaksanakan dengan metode blended learning, yaitu gabungan antara teknik pembelajaran dalam jaringan (daring) dan teknik pembelajaran di luar jaringan (luring)/tatap muka.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi guru dalam mengadopsi, mengadaptasi, dan jika memungkinkan dapat menciptakan media pembelajaran berbasis teknologi yang kreatif dan inovatif,” kata dia.

Sekretaris LP2M UM, Dr Munjin Nasih MAg, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi, misi, dan tupoksi salah satu pusat di LP2M, yaitu Pusat Pendidikan. Ia pun menawarkan kerja sama dalam bentuk KKN Tematik-Pulang Kampung kepada Disdikbud Kota Mojokerto.

“KKN ini berkonsep mahasiswa asli Kota Mojokerto melakukan KKN di kampung halaman untuk memperkuat dan mempercepat kemajuan di bidang Pendidikan di Kota Mojokerto,” jelas Munjin.

Amin Wachid SSos MSi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Mojokerto, menyambut gembira tawaran LP2M Universitas Negeri Malang. Ia berharap, tahun ini, KKN tematik tersebut dapat segera terwujud. Terkait dengan kegiatan bimtek kali ini, Amin Wachid berharap agar para guru bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini dan hasilnya dapat benar-benar diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran baik daring maupun tatap muka.

Para peserta sedang berlatih membuat video pembelajaran (ist)

Pembelajaran jarak jauh, menurut Amin Wachid, benar-benar telah mengakibatkan kerugian belajar (learning loss) dan kalau dibiarkan akan menyebabkan hilangnya satu generasi. Pembelajaran berbasis teknologi dengan memanfaatkan video yang kreatif dan inovatif diharapkan dapat menjembatani terbatasnya interaksi guru dan siswa.

“Pada pembelajaran tatap muka nanti, pembelajaran berbasis teknologi ini akan terlaksana karena setiap ruang kelas di kota Mojokerto ini dilengkapi dengan LCD permanen,” kata dia.

Narasumber kegiatan ini adalah para dosen dari Universitas Negeri Malang, yakni Prof Dr H Abdur Rahman As’ari MPd MA, Dr Endah Tri Priyatni MPd, Dr Ludi Wishnu Wardana MM, dan Azizah SPd MSi. Hadir pula pada pembukaan bimtek Pembatik adalah pengawas sekolah se-Kota Mojokerto.(*)

Pewarta: Defi Maria

MOJOKERTO – Untuk membantu meningkatkan kreativitas para guru SD se-Kota Mojokerto dalam mengelola pembelajaran, Tim Pusat Pendidikan, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Teknologi (Bimtek Pembatik). Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto.

Pelatihan berlangsung selama empat hari, mulai 5 April hingga 8 April 2021 di aula lantai 2 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Mojokerto. Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Mojokerto, Febri Emayanti SE MSi dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti 62 orang guru, perwakilan dari tiap sekolah dasar se-Kota Mojokerto.

Pelatihan kali ini dilaksanakan dengan metode blended learning, yaitu gabungan antara teknik pembelajaran dalam jaringan (daring) dan teknik pembelajaran di luar jaringan (luring)/tatap muka.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi guru dalam mengadopsi, mengadaptasi, dan jika memungkinkan dapat menciptakan media pembelajaran berbasis teknologi yang kreatif dan inovatif,” kata dia.

Sekretaris LP2M UM, Dr Munjin Nasih MAg, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut sejalan dengan visi, misi, dan tupoksi salah satu pusat di LP2M, yaitu Pusat Pendidikan. Ia pun menawarkan kerja sama dalam bentuk KKN Tematik-Pulang Kampung kepada Disdikbud Kota Mojokerto.

“KKN ini berkonsep mahasiswa asli Kota Mojokerto melakukan KKN di kampung halaman untuk memperkuat dan mempercepat kemajuan di bidang Pendidikan di Kota Mojokerto,” jelas Munjin.

Amin Wachid SSos MSi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Mojokerto, menyambut gembira tawaran LP2M Universitas Negeri Malang. Ia berharap, tahun ini, KKN tematik tersebut dapat segera terwujud. Terkait dengan kegiatan bimtek kali ini, Amin Wachid berharap agar para guru bersungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini dan hasilnya dapat benar-benar diterapkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran baik daring maupun tatap muka.

Para peserta sedang berlatih membuat video pembelajaran (ist)

Pembelajaran jarak jauh, menurut Amin Wachid, benar-benar telah mengakibatkan kerugian belajar (learning loss) dan kalau dibiarkan akan menyebabkan hilangnya satu generasi. Pembelajaran berbasis teknologi dengan memanfaatkan video yang kreatif dan inovatif diharapkan dapat menjembatani terbatasnya interaksi guru dan siswa.

“Pada pembelajaran tatap muka nanti, pembelajaran berbasis teknologi ini akan terlaksana karena setiap ruang kelas di kota Mojokerto ini dilengkapi dengan LCD permanen,” kata dia.

Narasumber kegiatan ini adalah para dosen dari Universitas Negeri Malang, yakni Prof Dr H Abdur Rahman As’ari MPd MA, Dr Endah Tri Priyatni MPd, Dr Ludi Wishnu Wardana MM, dan Azizah SPd MSi. Hadir pula pada pembukaan bimtek Pembatik adalah pengawas sekolah se-Kota Mojokerto.(*)

Pewarta: Defi Maria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru