alexametrics
26.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

Bersinergi Lestarikan Sumber Daya Air, UB Gelar Seminar Internasional

MALANG KOTA – Kian turunnya daya dukung lingkungan untuk kelestarian sumber daya air membutuhkan perhatian banyak pihak. Hadirnya teknologi dan inovasi pelestarian lingkungan dari berbagai negara harus menjadi rujukan. Tidak menutup kemungkinan, hal itu bisa dipraktekkan dalam konteks pelestarian sumber daya air di Malang Raya.

Tema besar tentang sumber daya air tersebut dimunculkan Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya lewat acara International Converence of Water Resources Development and Enviromental Protection (ICWRDEP) yang digelar secara virtual Sabtu (7/8).

Mengusung tema ’Water Resources Development and Enviromental Protection’, seminar menghadirkan tiga keynote speaker. Mereka adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Ir Mochamad Basuki Hadimoeljono, M Sc, yang diwakilkan oleh Prof Dr Ir Eko Winar Irianto MT, Professor of Coastal Engineering, River Engineering, Natural Disaster Management, Miyazaki University, Japan, Keisuke Murakami, dan IHE Delft, TU Delft Professor of Coastal Engineering and Port Development Deltares, Senior Specialist, Netherland, Dano J.A Roelvink.

Ketua panitia ICWRDEP 2021 Dr Eng Ir Riyanto Haribowo ST MT IPM mengatakan, seminar internasional bertujuan untuk mendorong masyarakat sumber daya air untuk berpikir global sambil bertindak secara lokal, dan memperluas upaya lokal untuk mencapai kesuksesan secara global.

“Dari sharing pengalaman ini diharapkan pengelolaan sumber daya air dan lingkungan bisa berkelanjutan dan dapat dicapai dengan baik,” ujar Riyanto.

Seminar internasional ini diikuti para akademisi, mulai dari dosen, peneliti, dan mahasiswa. Tak hanya itu, para praktisi dan stakeholder juga hadir dalam seminar yang dimoderatori Direktur Utama Jasa Tirta Dr Ir Raymond Valiant Ruritan ST MT ini.

“Seminar ini diharapkan dapat memberikan wadah diskusi ilmiah bagi mahasiswa, masyarakat umum dan Penentu kebijakan sumberdaya air. Mengingat semakin meningkatnya degradasi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan saat ini. Selain itu dengan adanya seminar ini dapat menghadirkan perkembangan teknologi dan metode terbaru dalam upaya pengelolaan sumberdaya air dan teknik lingkungan,” ujarnya.

Seminar Internasional ICWRDEP 2021 ini mengangkat 6 topik yang merupakan isu terkini terkait masalah sumberdaya air. Diantaranya River Engineering and Management, Coastal Enginnering and Management, Enviromental Engineering and Sanitation, Water Resources Engineering and Management, Water-related Disaster Risk Reduction, dan Water-related to Civil, Architectural Engineering.

Pewarta: Roisyatul Mufidah

MALANG KOTA – Kian turunnya daya dukung lingkungan untuk kelestarian sumber daya air membutuhkan perhatian banyak pihak. Hadirnya teknologi dan inovasi pelestarian lingkungan dari berbagai negara harus menjadi rujukan. Tidak menutup kemungkinan, hal itu bisa dipraktekkan dalam konteks pelestarian sumber daya air di Malang Raya.

Tema besar tentang sumber daya air tersebut dimunculkan Jurusan Teknik Pengairan, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya lewat acara International Converence of Water Resources Development and Enviromental Protection (ICWRDEP) yang digelar secara virtual Sabtu (7/8).

Mengusung tema ’Water Resources Development and Enviromental Protection’, seminar menghadirkan tiga keynote speaker. Mereka adalah Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Ir Mochamad Basuki Hadimoeljono, M Sc, yang diwakilkan oleh Prof Dr Ir Eko Winar Irianto MT, Professor of Coastal Engineering, River Engineering, Natural Disaster Management, Miyazaki University, Japan, Keisuke Murakami, dan IHE Delft, TU Delft Professor of Coastal Engineering and Port Development Deltares, Senior Specialist, Netherland, Dano J.A Roelvink.

Ketua panitia ICWRDEP 2021 Dr Eng Ir Riyanto Haribowo ST MT IPM mengatakan, seminar internasional bertujuan untuk mendorong masyarakat sumber daya air untuk berpikir global sambil bertindak secara lokal, dan memperluas upaya lokal untuk mencapai kesuksesan secara global.

“Dari sharing pengalaman ini diharapkan pengelolaan sumber daya air dan lingkungan bisa berkelanjutan dan dapat dicapai dengan baik,” ujar Riyanto.

Seminar internasional ini diikuti para akademisi, mulai dari dosen, peneliti, dan mahasiswa. Tak hanya itu, para praktisi dan stakeholder juga hadir dalam seminar yang dimoderatori Direktur Utama Jasa Tirta Dr Ir Raymond Valiant Ruritan ST MT ini.

“Seminar ini diharapkan dapat memberikan wadah diskusi ilmiah bagi mahasiswa, masyarakat umum dan Penentu kebijakan sumberdaya air. Mengingat semakin meningkatnya degradasi lahan dan menurunnya daya dukung lingkungan saat ini. Selain itu dengan adanya seminar ini dapat menghadirkan perkembangan teknologi dan metode terbaru dalam upaya pengelolaan sumberdaya air dan teknik lingkungan,” ujarnya.

Seminar Internasional ICWRDEP 2021 ini mengangkat 6 topik yang merupakan isu terkini terkait masalah sumberdaya air. Diantaranya River Engineering and Management, Coastal Enginnering and Management, Enviromental Engineering and Sanitation, Water Resources Engineering and Management, Water-related Disaster Risk Reduction, dan Water-related to Civil, Architectural Engineering.

Pewarta: Roisyatul Mufidah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/