alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Pemkot Malang Siapkan Anggaran Beasiswa Rp 58 Miliar

MALANG KOTA – Pemerintah Kota Malang menganggarkan Rp 58 miliar untuk beasiswa pelajar dan mahasiswa Kota Malang. Hal itu diungkap oleh Sutiaji ketika mengunjungi kampung ”Qoryah Sakinah” di RW 07 Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, beberapa waktu lalu.

”Total kami anggarkan Rp 58 miliar untuk beasiswa, mulai jenjang SD hingga perguruan tinggi,” ujar Sutiaji beberapa waktu lalu.

Orang nomor satu di Pemkot Malang itu menambahkan, beasiswa tersebut dikucurkan kepada warganya yang mengalami kesulitan biaya pendidikan. Untuk mahasiswa misalnya, setiap tahunnya mendapat jatah Rp 24 juta.

”Saya mencatat ada 68 mahasiswa yang mendapat beasiswa pada tahun 2020 lalu,” kata dia.

Politikus Partai Demokrat itu mengucurkan dana tersebut demi memajukan pendidikan di Kota Malang ini. Sebab, pihaknya berkomitmen untuk menekan angka putus sekolah karena faktor ekonomi. Penerima beasiswa tersebut mayoritas dari golongan keluarga tidak mampu.

Sutiaji berharap beasiswa tersebut terus bertambah setiap tahunnya. Beberapa tahun kedepan tidak lagi ada alasan warga Kota Malang tidak dapat bersekolah. Bahkan, untuk perguruan tinggi (PT) juga sangat membantu dalam penerimaan mahasiswa baru dari kalangan tidak mampu.

”Untuk pelajar SD hingga SMA pun juga sama mendapat bantuan berupa uang yang besarannya telah ditentukan,” kata pria berusia 56 tahun itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM mengatakan, penyaluran beasiswa tersebut memang melalui pihaknya. Dalam penyaluran tersebut, Disdikbud memberikan bantuan kepada siswa dan mahasiswa. Tercatat sebanyak 340 orang mendapatkan beasiswa tersebut.

Untuk jenjang SD, terdapat 96 orang yang mendapat beasiswa. Kemudian jenjang SMP ada 97 orang, di tingkat SMA-SMK ada 87 orang, dan mahasiswa 60 orang. ”Mereka akan mendapat bantuan mulai Rp 2,6 juta hingga Rp 24 juta selama setahun,” kata Suwarjana.

Pejabat eselon II B Pemkot Malang itu menambahkan, beasiswa tersebut berguna untuk membantu mereka dalam menunjang pendidikan. Disdikbud ingin semua masyarakat dapat mengakses pendidikan. Apalagi, pandemi Covid-19 ini menjadi tantangan setiap siswa maupun mahasiswa mengakses pembelajaran secara daring.

Terpisah, Sekretaris Komisi D (Bidang Pendidikan dan Kesehatan) DPRD Kota Malang, Rokhmad mengatakan, total anggaran untuk disdikbud pada tahun ini mencapai Rp 447 miliar. Namun, angka tersebut belum terpilah rinciannya.

“Yang saya tahu untuk pendidikan SD senilai Rp 115 miliar dan untuk sekolah PAUD Rp 342 Juta,” bebernya.

Namun, jumlah ini pun nantinya masih bisa berubah di perubahan anggaran keuangan (PAK) pada pertengahan 2021. Misalnya ada pergeseran anggaran, sehingga merubah komposisi alokasi di beberapa program. (adn/dan/rmc)

MALANG KOTA – Pemerintah Kota Malang menganggarkan Rp 58 miliar untuk beasiswa pelajar dan mahasiswa Kota Malang. Hal itu diungkap oleh Sutiaji ketika mengunjungi kampung ”Qoryah Sakinah” di RW 07 Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, beberapa waktu lalu.

”Total kami anggarkan Rp 58 miliar untuk beasiswa, mulai jenjang SD hingga perguruan tinggi,” ujar Sutiaji beberapa waktu lalu.

Orang nomor satu di Pemkot Malang itu menambahkan, beasiswa tersebut dikucurkan kepada warganya yang mengalami kesulitan biaya pendidikan. Untuk mahasiswa misalnya, setiap tahunnya mendapat jatah Rp 24 juta.

”Saya mencatat ada 68 mahasiswa yang mendapat beasiswa pada tahun 2020 lalu,” kata dia.

Politikus Partai Demokrat itu mengucurkan dana tersebut demi memajukan pendidikan di Kota Malang ini. Sebab, pihaknya berkomitmen untuk menekan angka putus sekolah karena faktor ekonomi. Penerima beasiswa tersebut mayoritas dari golongan keluarga tidak mampu.

Sutiaji berharap beasiswa tersebut terus bertambah setiap tahunnya. Beberapa tahun kedepan tidak lagi ada alasan warga Kota Malang tidak dapat bersekolah. Bahkan, untuk perguruan tinggi (PT) juga sangat membantu dalam penerimaan mahasiswa baru dari kalangan tidak mampu.

”Untuk pelajar SD hingga SMA pun juga sama mendapat bantuan berupa uang yang besarannya telah ditentukan,” kata pria berusia 56 tahun itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Malang Suwarjana SE MM mengatakan, penyaluran beasiswa tersebut memang melalui pihaknya. Dalam penyaluran tersebut, Disdikbud memberikan bantuan kepada siswa dan mahasiswa. Tercatat sebanyak 340 orang mendapatkan beasiswa tersebut.

Untuk jenjang SD, terdapat 96 orang yang mendapat beasiswa. Kemudian jenjang SMP ada 97 orang, di tingkat SMA-SMK ada 87 orang, dan mahasiswa 60 orang. ”Mereka akan mendapat bantuan mulai Rp 2,6 juta hingga Rp 24 juta selama setahun,” kata Suwarjana.

Pejabat eselon II B Pemkot Malang itu menambahkan, beasiswa tersebut berguna untuk membantu mereka dalam menunjang pendidikan. Disdikbud ingin semua masyarakat dapat mengakses pendidikan. Apalagi, pandemi Covid-19 ini menjadi tantangan setiap siswa maupun mahasiswa mengakses pembelajaran secara daring.

Terpisah, Sekretaris Komisi D (Bidang Pendidikan dan Kesehatan) DPRD Kota Malang, Rokhmad mengatakan, total anggaran untuk disdikbud pada tahun ini mencapai Rp 447 miliar. Namun, angka tersebut belum terpilah rinciannya.

“Yang saya tahu untuk pendidikan SD senilai Rp 115 miliar dan untuk sekolah PAUD Rp 342 Juta,” bebernya.

Namun, jumlah ini pun nantinya masih bisa berubah di perubahan anggaran keuangan (PAK) pada pertengahan 2021. Misalnya ada pergeseran anggaran, sehingga merubah komposisi alokasi di beberapa program. (adn/dan/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru