alexametrics
30.6 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Digitex Campus 2021

Stress Jelang Jadi Mahasiswa, Nih Cara Mengatasinya!

MALANG KOTA – Stress bisa dialami oleh mahasiswa baru. Pola belajar yang jauh berbeda antara di jenjang sekolah dengan jenjang perguruan tinggi membuat banyak mahasiswa berpotensi malas mengikuti perkuliahan.

“Jelasnya ini fase yang berbeda dengan sekolah, yang menjadi permasalahan ialah banyak siswa yang menjadi stress karena menghadapi banyak perubahan sehingga menjadi malas atau bahkan stress,” terang Dosen Keperawatan Stikes Widyagama Husada Malang, Ahmad Guntur Alfianto SKep Ners MKep dalam sesi digitalk di channel Radar Malang TV pada Selasa (8/6) pagi.

Guntur menuturkan, beberapa perubahan yang akan dialami mahasiswa baru antara lain pola pembelajaran, sistem perkuliahan, dan kehidupan sehari-hari yang banyak menuntut kemandirian dan kesiapan finansial.

“Memang banyak yang perlu ditingkatkan. Bahkan ada juga faktor di awal sebelum masuk kuliah seperti banyaknya pilihan perguruan tinggi yang kadang bisa mengarah ke pilihan yang asal. Tambahan, akan ada culture shock jika berasal dari luar kota,” sebutnya.

Pada fase sebelum kuliah, terkadang terdapat tekanan dari lingkungan sekitar yang dapat menyebabkan seorang siswa menjadi stress. “Stress dari awal itu kalau tidak tertangani bisa mengarah ke penyakit jiwa. Belum lagi apabila mendapat tekanan dari lingkungan sekitar risikonya bisa lebih tinggi,” ucap dia.

Solusi dari itu semua tidak lain adalah lingkungan yang supportif terhadap langkah dari siswa tersebut. “Baik keluarga atau lingkaran pertemanan itu harus supportif kepada siswa tersebut. Untuk urusan pra perkuliahan itu juga harus dipikir matang-matang dan punya plan A, B dan lain sebagainya,” pungkas dia.

Digitalk merupakan bagian dari Digital Expo Campus 2021. Event pameran pendidikan digital ini berlangsung hingga 20 Juni mendatang. Ajang ini diikuti Universitas Merdeka Malang (Unmer) Malang, Universitas PGRI Kanjuruhan (Unikama) Malang, Universitas Gajayana (Uniga) Malang, Universitas Terbuka (UT) Malang, Stikes Widyagama Husada Malang, Stikes Widya Cipta Husada Malang, IKIP Budi Utomo Malang, dan Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan. Calon mahasiswa yang ingin mencari kampus idaman lengkap dengan informasinya, namun enggan datang ke lokasi, cukup masuk di website pamerpamer.com, atau klik di sini. Pengunjung bisa menjelajahi kampus peserta pameran untuk mendapatkan informasi terkait, pilihan jurusan, program unggulan, jurusan, dan hingga fasilitas yang dimiliki oleh kampus yang bersangkutan.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Stress bisa dialami oleh mahasiswa baru. Pola belajar yang jauh berbeda antara di jenjang sekolah dengan jenjang perguruan tinggi membuat banyak mahasiswa berpotensi malas mengikuti perkuliahan.

“Jelasnya ini fase yang berbeda dengan sekolah, yang menjadi permasalahan ialah banyak siswa yang menjadi stress karena menghadapi banyak perubahan sehingga menjadi malas atau bahkan stress,” terang Dosen Keperawatan Stikes Widyagama Husada Malang, Ahmad Guntur Alfianto SKep Ners MKep dalam sesi digitalk di channel Radar Malang TV pada Selasa (8/6) pagi.

Guntur menuturkan, beberapa perubahan yang akan dialami mahasiswa baru antara lain pola pembelajaran, sistem perkuliahan, dan kehidupan sehari-hari yang banyak menuntut kemandirian dan kesiapan finansial.

“Memang banyak yang perlu ditingkatkan. Bahkan ada juga faktor di awal sebelum masuk kuliah seperti banyaknya pilihan perguruan tinggi yang kadang bisa mengarah ke pilihan yang asal. Tambahan, akan ada culture shock jika berasal dari luar kota,” sebutnya.

Pada fase sebelum kuliah, terkadang terdapat tekanan dari lingkungan sekitar yang dapat menyebabkan seorang siswa menjadi stress. “Stress dari awal itu kalau tidak tertangani bisa mengarah ke penyakit jiwa. Belum lagi apabila mendapat tekanan dari lingkungan sekitar risikonya bisa lebih tinggi,” ucap dia.

Solusi dari itu semua tidak lain adalah lingkungan yang supportif terhadap langkah dari siswa tersebut. “Baik keluarga atau lingkaran pertemanan itu harus supportif kepada siswa tersebut. Untuk urusan pra perkuliahan itu juga harus dipikir matang-matang dan punya plan A, B dan lain sebagainya,” pungkas dia.

Digitalk merupakan bagian dari Digital Expo Campus 2021. Event pameran pendidikan digital ini berlangsung hingga 20 Juni mendatang. Ajang ini diikuti Universitas Merdeka Malang (Unmer) Malang, Universitas PGRI Kanjuruhan (Unikama) Malang, Universitas Gajayana (Uniga) Malang, Universitas Terbuka (UT) Malang, Stikes Widyagama Husada Malang, Stikes Widya Cipta Husada Malang, IKIP Budi Utomo Malang, dan Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan. Calon mahasiswa yang ingin mencari kampus idaman lengkap dengan informasinya, namun enggan datang ke lokasi, cukup masuk di website pamerpamer.com, atau klik di sini. Pengunjung bisa menjelajahi kampus peserta pameran untuk mendapatkan informasi terkait, pilihan jurusan, program unggulan, jurusan, dan hingga fasilitas yang dimiliki oleh kampus yang bersangkutan.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/