alexametrics
21.4 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Ganti Umbi Porang atau Krisis Pangan?

MALANG KOTA – Jika tak ada alternatif makanan pengganti nasi, risikonya bisa dilanda krisis pangan. Namun krisis ini bisa dihindari jika masyarakat mau menjadikan umbi porang sebagai makanan pengganti nasi. Problem dan solusi krisis pangan itulah yang diangkat oleh empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), sehingga mereka lolos pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud-Ristek.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Gagasan Futuristik Kontekstual (GFK), keempat mahasiswa UMM itu menawarkan makanan pengganti nasi, yakni Umbi Porang. Keempat mahasiswa itu adalah Chrisna Chandra Eka Iriawan, Audy Rika Putri, dan Adella Putri Cahyani, dan Dewi Rahma Musyarofah.

Salah satu anggota tim, Chrisna Chandra Eka Iriawan mengungkapkan, kedepannya lahan dan sumber makanan akan semakin berkurang jika populasi penduduk makin bertambah. Untuk mengatasi hal itu, tim PKM-GFK mencoba mencari bahan baku alternatif agar terhindar dari ancaman krisis pangan.“Akhirnya tim kami menemukan pengganti padi yang ideal yaitu beras analog yang berasal dari umbi porang,” katanya.

Dia yakin, tidak sulit mencari umbi porang. Perawatannya juga mudah, sehingga cocok menjadi makanan pokok. ”Umbi jenis ini sangat mudah ditanam dan dilestarikan. Bahan makanan ini juga tidak memakan banyak tempat, jadi tidak akan sulit untuk dibudidayakan,” ujar mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP).

Hasil dari PKM-GFK yang dikerjakan tim, yakni berupa sebuah video sosialisasi yang diperuntukkan bagi masyarakat. Dia dan tim merampungkan proses syuting pada Juni lalu, kemudian Agustus ini tahap editing.“Dalam mengedukasi masyarakat terkait umbi porong, kami menggunakan sarana film fiksi. Proses syuting tidak mengalami banyak kendala karena saya pribadi telah beberapa kali membuat film dokumenter. Mungkin cuma ada masalah-masalah kecil seperti menyamakan waktu luang antara talent dan kru,” ungkap Chan, sapaan Chrisna Chandra Eka Iriawan.(rmc/cj3/dan)

MALANG KOTA – Jika tak ada alternatif makanan pengganti nasi, risikonya bisa dilanda krisis pangan. Namun krisis ini bisa dihindari jika masyarakat mau menjadikan umbi porang sebagai makanan pengganti nasi. Problem dan solusi krisis pangan itulah yang diangkat oleh empat mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), sehingga mereka lolos pendanaan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud-Ristek.

Melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Gagasan Futuristik Kontekstual (GFK), keempat mahasiswa UMM itu menawarkan makanan pengganti nasi, yakni Umbi Porang. Keempat mahasiswa itu adalah Chrisna Chandra Eka Iriawan, Audy Rika Putri, dan Adella Putri Cahyani, dan Dewi Rahma Musyarofah.

Salah satu anggota tim, Chrisna Chandra Eka Iriawan mengungkapkan, kedepannya lahan dan sumber makanan akan semakin berkurang jika populasi penduduk makin bertambah. Untuk mengatasi hal itu, tim PKM-GFK mencoba mencari bahan baku alternatif agar terhindar dari ancaman krisis pangan.“Akhirnya tim kami menemukan pengganti padi yang ideal yaitu beras analog yang berasal dari umbi porang,” katanya.

Dia yakin, tidak sulit mencari umbi porang. Perawatannya juga mudah, sehingga cocok menjadi makanan pokok. ”Umbi jenis ini sangat mudah ditanam dan dilestarikan. Bahan makanan ini juga tidak memakan banyak tempat, jadi tidak akan sulit untuk dibudidayakan,” ujar mahasiswa Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP).

Hasil dari PKM-GFK yang dikerjakan tim, yakni berupa sebuah video sosialisasi yang diperuntukkan bagi masyarakat. Dia dan tim merampungkan proses syuting pada Juni lalu, kemudian Agustus ini tahap editing.“Dalam mengedukasi masyarakat terkait umbi porong, kami menggunakan sarana film fiksi. Proses syuting tidak mengalami banyak kendala karena saya pribadi telah beberapa kali membuat film dokumenter. Mungkin cuma ada masalah-masalah kecil seperti menyamakan waktu luang antara talent dan kru,” ungkap Chan, sapaan Chrisna Chandra Eka Iriawan.(rmc/cj3/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/