alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

UM Beri Edukasi Pencegahan Bahaya Tenggelam di Lampung Utara

MALANG KOTA- Setiap tahunnya Universitas Negeri Malang (UM) selalu melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pelaksanaan kegiatan ini mencakup seluruh wilayah di Indonesia. Tanpa terkecuali wilayah di Kabupaten Lampung Utara yakni di Desa Pulau Panggung Kecamatan Abung Tinggi. Desa Pulau Panggung terletak 1200 km dari UM dan 53 km dari Kotabumi (Ibukota Lampung Utara).

Desa Pulau Panggung memiliki wilayah alam dengan sungai yang membelah desa. Sebagian besar masyarakatnya menggunakan sungai tersebut untuk kebutuhan rumah tangga seperti MCK (mandi, cuci, kakus), tempat bermain anak-anak, serta kegiatan lain yang berkaitan dengan kebutuhan air. Besarnya debit sungai terutama pada musim hujan meningkatkan risiko tenggelam bagi masyarakat yang memanfaatkan aliran sungai untuk kebutuhan air sehari-hari. Bahkan sudah beberapa kali memakan korban anak-anak.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim pengabdian dari UM melaksanakan program edukasi pencegahan bahaya tenggelam pada anak-anak dan bayi serta penanggulangan paska tenggelam. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal kepada masyarakat dalam pencegahan bahaya tenggelam dan menangani korban pasca tenggelam mengingat keadaan paska tenggelam merupakan kegawat daruratan yang memerlukan pertolongan secara cepat dan tepat.

Dalam hal ini, pertolongan kegawatdaruratan dengan pasien tenggelam harus dilakukan secara cepat dan tepat untuk menghindari terjadinya kolaps pada alveolus, lobus atas atau unit paru yang lebih besar. Penatalaksanaan tindakan kegawat daruratan ini tentunya harus dilakukan secara benar dengan tujuan untuk mencegah kondisi korban lebih buruk, mempertahankan hidup serta untuk peningkatan pemulihan.

Kegiatan edukasi pencegahan dan penanggulangan bahaya tenggelam pada anak-anak dan bayi ini dilaksakan pada 8-15 Juni 2021. Adapun tim pengabdian UM pada kegiatan ini diketuai oleh Rr Poppy Puspitasari SPd MT PhD dengan anggotanya yaitu Dr Sukarni MT dan Avita Ayu Permanasari ST MT. Mahasiswa yang terlibat pada kegiatan ini yaitu Andika Putra Yudha. Selama kegiatan edukasi berlangsung, tim pengabdian UM disambut dan didampingi oleh bapak Asmuni.

Para peserta pelatihan yang terdiri dari anak-anak serta orang tua pendamping cukup antusias dengan edukasi terkait pencegahan dan penanggulan bahaya tenggelam yang dilaksanakan oleh tim UM ini. Diharapkan dengan adanya edukasi ini dapat mencegah terjadinya tenggelam serta menambah wawasan bagi masyarakat terkait penanggulangan pasca tenggelam yang cepat dan tepat. (rmc/dik)

MALANG KOTA- Setiap tahunnya Universitas Negeri Malang (UM) selalu melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pelaksanaan kegiatan ini mencakup seluruh wilayah di Indonesia. Tanpa terkecuali wilayah di Kabupaten Lampung Utara yakni di Desa Pulau Panggung Kecamatan Abung Tinggi. Desa Pulau Panggung terletak 1200 km dari UM dan 53 km dari Kotabumi (Ibukota Lampung Utara).

Desa Pulau Panggung memiliki wilayah alam dengan sungai yang membelah desa. Sebagian besar masyarakatnya menggunakan sungai tersebut untuk kebutuhan rumah tangga seperti MCK (mandi, cuci, kakus), tempat bermain anak-anak, serta kegiatan lain yang berkaitan dengan kebutuhan air. Besarnya debit sungai terutama pada musim hujan meningkatkan risiko tenggelam bagi masyarakat yang memanfaatkan aliran sungai untuk kebutuhan air sehari-hari. Bahkan sudah beberapa kali memakan korban anak-anak.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, tim pengabdian dari UM melaksanakan program edukasi pencegahan bahaya tenggelam pada anak-anak dan bayi serta penanggulangan paska tenggelam. Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan bekal kepada masyarakat dalam pencegahan bahaya tenggelam dan menangani korban pasca tenggelam mengingat keadaan paska tenggelam merupakan kegawat daruratan yang memerlukan pertolongan secara cepat dan tepat.

Dalam hal ini, pertolongan kegawatdaruratan dengan pasien tenggelam harus dilakukan secara cepat dan tepat untuk menghindari terjadinya kolaps pada alveolus, lobus atas atau unit paru yang lebih besar. Penatalaksanaan tindakan kegawat daruratan ini tentunya harus dilakukan secara benar dengan tujuan untuk mencegah kondisi korban lebih buruk, mempertahankan hidup serta untuk peningkatan pemulihan.

Kegiatan edukasi pencegahan dan penanggulangan bahaya tenggelam pada anak-anak dan bayi ini dilaksakan pada 8-15 Juni 2021. Adapun tim pengabdian UM pada kegiatan ini diketuai oleh Rr Poppy Puspitasari SPd MT PhD dengan anggotanya yaitu Dr Sukarni MT dan Avita Ayu Permanasari ST MT. Mahasiswa yang terlibat pada kegiatan ini yaitu Andika Putra Yudha. Selama kegiatan edukasi berlangsung, tim pengabdian UM disambut dan didampingi oleh bapak Asmuni.

Para peserta pelatihan yang terdiri dari anak-anak serta orang tua pendamping cukup antusias dengan edukasi terkait pencegahan dan penanggulan bahaya tenggelam yang dilaksanakan oleh tim UM ini. Diharapkan dengan adanya edukasi ini dapat mencegah terjadinya tenggelam serta menambah wawasan bagi masyarakat terkait penanggulangan pasca tenggelam yang cepat dan tepat. (rmc/dik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/