alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Lolos Sertifikasi, Mahasiswa Unikama Bertekad Buka Lapangan Kerja

MALANG KOTA –  Edo S. Andika, salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), berhasil lolos uji sertifikasi kompetensi teknisi telepon seluler perangkat lunak. Kegiatan ini digelar oleh BLKI (Balai Latihan Kerja Industri) Singosari beberapa bulan yang lalu. Sedangkan, untuk sertifikatnya sendiri BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang mengeluarkan.

“Saya mengikuti pelatihan ini karena waktu itu perkuliahan masih dilakukan secara daring karena masih pandemi. Saya berinisiatif untuk menambah ilmu serta mencari relasi untuk melanjutkan usaha kecil-kecilan dengan mengikuti kegiatan ini,” ujar Edo.

Pelatihan tersebut terdiri dari beberapa kegiatan, mulai dari cara servis telepon seluler sampai kewirausahaan. Uji sertifikasi ini dilakukan selama 30 hari, untuk satu minggu selanjutnya khusus materi mengenai kewirausahaan.

“Jadi selama 30 hari ini banyak sekali ilmu yang didapatkan. Servis telepon seluler atau handphone kelihatannya memang mudah, tetapi kenyatannya tidak semudah itu,” terang Edo.

“Banyak sekali komponen-komponen yang harus dimengerti. Setiap tipe handphone pasti ada perbedaan komponennya,” tambahnya.

Sebenarnya, Edo memiliki usaha servis kecil-kecilan sudah sejak dulu. Dia menawarkan jasanya dari mulut ke mulut. Tidak ada promosi khusus untuk usahanya, diharapkan dengan mengikuti kegiatan ini menjadi pengetahuan baru bagaimana konsep wirausaha, terutama di bidang jasa servis hp dan laptop.

“Saya berharap dengan lolos dalam uji kompetensi ini bisa menjadi wirausaha yang berfokus pada bidang jasa khususnya servis handphone dan laptop. Serta bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru jika usaha saya ini nantinya berkembang,” tutupnya.

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA –  Edo S. Andika, salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Informatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), berhasil lolos uji sertifikasi kompetensi teknisi telepon seluler perangkat lunak. Kegiatan ini digelar oleh BLKI (Balai Latihan Kerja Industri) Singosari beberapa bulan yang lalu. Sedangkan, untuk sertifikatnya sendiri BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang mengeluarkan.

“Saya mengikuti pelatihan ini karena waktu itu perkuliahan masih dilakukan secara daring karena masih pandemi. Saya berinisiatif untuk menambah ilmu serta mencari relasi untuk melanjutkan usaha kecil-kecilan dengan mengikuti kegiatan ini,” ujar Edo.

Pelatihan tersebut terdiri dari beberapa kegiatan, mulai dari cara servis telepon seluler sampai kewirausahaan. Uji sertifikasi ini dilakukan selama 30 hari, untuk satu minggu selanjutnya khusus materi mengenai kewirausahaan.

“Jadi selama 30 hari ini banyak sekali ilmu yang didapatkan. Servis telepon seluler atau handphone kelihatannya memang mudah, tetapi kenyatannya tidak semudah itu,” terang Edo.

“Banyak sekali komponen-komponen yang harus dimengerti. Setiap tipe handphone pasti ada perbedaan komponennya,” tambahnya.

Sebenarnya, Edo memiliki usaha servis kecil-kecilan sudah sejak dulu. Dia menawarkan jasanya dari mulut ke mulut. Tidak ada promosi khusus untuk usahanya, diharapkan dengan mengikuti kegiatan ini menjadi pengetahuan baru bagaimana konsep wirausaha, terutama di bidang jasa servis hp dan laptop.

“Saya berharap dengan lolos dalam uji kompetensi ini bisa menjadi wirausaha yang berfokus pada bidang jasa khususnya servis handphone dan laptop. Serta bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru jika usaha saya ini nantinya berkembang,” tutupnya.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/