alexametrics
25.6 C
Malang
Thursday, 26 May 2022

Latih Siswa Berwirausaha, SMK Islam Maarif Fasilitasi dengan Pameran

MALANG KOTA — SMK Islam Maarif Malang punya cara sendiri untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswanya. Salah satunya dengan menggelar pameran produk kewirausahaan siswa.

Kepala SMK Islam Maarif Malang Naning Sugiarti menyampaikan, pameran produk kewirausahaan siswa ini bakal dilaksanakan minggu depan. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi siswa untuk latihan berwirausaha.

Siswa SMK Islam Maarif Malang memanfaatkan waktu luang dengan membaca. (Istimewa)

”Kami hanya kasih wahana siswa untuk melatih skill wirausaha. Rencananya minggu depan pamerannya,” kata perempuan yang menekuni profesi guru sejak tahun 1999 ini, Senin (7/12).

Menurutnya, saat ini siswanya masih mengikuti ujian semester. Sedangkan, libur semester dimulai pada 21 Desember nanti. ”Kegiatan ini kami lakukan sebelum anak-anak libur,” jelas dia.

Lebih lanjut, rata-rata produk yang diolah siswa dari bahan di sekitar rumahnya. Seperti olahan rempah-rempah menjadi minuman yang menyehatkan.

”Anak-anak juga ada yang bikin batik juga,” ungkap perempuan yang menjadi guru sudah 21 tahun ini.

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA — SMK Islam Maarif Malang punya cara sendiri untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswanya. Salah satunya dengan menggelar pameran produk kewirausahaan siswa.

Kepala SMK Islam Maarif Malang Naning Sugiarti menyampaikan, pameran produk kewirausahaan siswa ini bakal dilaksanakan minggu depan. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi siswa untuk latihan berwirausaha.

Siswa SMK Islam Maarif Malang memanfaatkan waktu luang dengan membaca. (Istimewa)

”Kami hanya kasih wahana siswa untuk melatih skill wirausaha. Rencananya minggu depan pamerannya,” kata perempuan yang menekuni profesi guru sejak tahun 1999 ini, Senin (7/12).

Menurutnya, saat ini siswanya masih mengikuti ujian semester. Sedangkan, libur semester dimulai pada 21 Desember nanti. ”Kegiatan ini kami lakukan sebelum anak-anak libur,” jelas dia.

Lebih lanjut, rata-rata produk yang diolah siswa dari bahan di sekitar rumahnya. Seperti olahan rempah-rempah menjadi minuman yang menyehatkan.

”Anak-anak juga ada yang bikin batik juga,” ungkap perempuan yang menjadi guru sudah 21 tahun ini.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/