alexametrics
24.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Mahasiwa UIN Malang Ini Aktif Bikin Buku Saat Pandemi

MALANG KOTA — Masa pandemi tak menyurutkan semangat Alfani Hidayat untuk tetap berkarya. Bahkan, di sela-sela menempuh pendidikan di pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki, pria asal Banyuwangi ini masih bisa menerbitkan dua buku di masa pandemi ini.

Buku pertama berjudul ’Di Balik Ketidaktahuan Kita’ yang terbit pada Juni 2020 dan buku ’Mengenal Lebih Jauh’ pada Oktober 2020. ”Semua tentang motivasi. Inspirasinya dari lingkungan sekitar,” kata mahasiswa kelahiran 11 November 1998 ini, Selasa (9/3).

Dia bercerita, buku pertama tersebut membutuhkan waktu sekitar lima bulan proses pengerjaannya. Sedangkan, buku kedua membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Secara garis besar ia mengaku tak ada kesulitan selama proses pengerjaan. Hanya bagaimana melawan rasa malas dan mencari ide tulisan.

”Manajemen waktunya lebih disiplin. Karena mondok sambil kuliah dan nulis tadi,” jelas santri pondok pesantren Darul Hikmah Al Hasani Malang ini.

Dia mengaku jatuh cinta pada dunia kepenulisan sejak semester III saat menempuh program sarjana pada tahun 2018 lalu. Sehingga, untuk mengasah kemampuannya, Alfani lebih banyak melakukan sharing dengan penulis lain.

”Saya juga terinspirasi dari penulis hebat nasional, seperti Indra Sugiarto dan Wirda Mansur,” terang pria 23 tahun ini.

Karya ini juga mendapatkan apresiasi dari Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abd Haris M Ag. Karena saat buku kedua terbit bertepatan dengan menyelesaikan studi S1 dengan predikat cumlaude dengan masa studi 3,5 tahun.

”Beliau (Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abd Haris M Ag) sangat menghargai tulisan-tulisan mahasiswanya,” ungkap dia.

Ke depan, dia akan terus mengasah kemampuan menulisnya. Karena dia ingin menjadi penulis hebat yang bermanfaat untuk orang lain. ”Motivasi saya menekuni dunia tulis agar bisa menjadi penulis hebat dan bisa bermanfaat untuk banyak orang,” harap mahasiswa pascasarjana UIN Maliki Malang ini.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA — Masa pandemi tak menyurutkan semangat Alfani Hidayat untuk tetap berkarya. Bahkan, di sela-sela menempuh pendidikan di pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Maliki, pria asal Banyuwangi ini masih bisa menerbitkan dua buku di masa pandemi ini.

Buku pertama berjudul ’Di Balik Ketidaktahuan Kita’ yang terbit pada Juni 2020 dan buku ’Mengenal Lebih Jauh’ pada Oktober 2020. ”Semua tentang motivasi. Inspirasinya dari lingkungan sekitar,” kata mahasiswa kelahiran 11 November 1998 ini, Selasa (9/3).

Dia bercerita, buku pertama tersebut membutuhkan waktu sekitar lima bulan proses pengerjaannya. Sedangkan, buku kedua membutuhkan waktu sekitar enam bulan. Secara garis besar ia mengaku tak ada kesulitan selama proses pengerjaan. Hanya bagaimana melawan rasa malas dan mencari ide tulisan.

”Manajemen waktunya lebih disiplin. Karena mondok sambil kuliah dan nulis tadi,” jelas santri pondok pesantren Darul Hikmah Al Hasani Malang ini.

Dia mengaku jatuh cinta pada dunia kepenulisan sejak semester III saat menempuh program sarjana pada tahun 2018 lalu. Sehingga, untuk mengasah kemampuannya, Alfani lebih banyak melakukan sharing dengan penulis lain.

”Saya juga terinspirasi dari penulis hebat nasional, seperti Indra Sugiarto dan Wirda Mansur,” terang pria 23 tahun ini.

Karya ini juga mendapatkan apresiasi dari Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abd Haris M Ag. Karena saat buku kedua terbit bertepatan dengan menyelesaikan studi S1 dengan predikat cumlaude dengan masa studi 3,5 tahun.

”Beliau (Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abd Haris M Ag) sangat menghargai tulisan-tulisan mahasiswanya,” ungkap dia.

Ke depan, dia akan terus mengasah kemampuan menulisnya. Karena dia ingin menjadi penulis hebat yang bermanfaat untuk orang lain. ”Motivasi saya menekuni dunia tulis agar bisa menjadi penulis hebat dan bisa bermanfaat untuk banyak orang,” harap mahasiswa pascasarjana UIN Maliki Malang ini.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/