alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Usai Guru, Anak Sekolah di Malang Juga Akan Divaksin Covid-19

MALANG KOTA – Vaksinasi Covid-19 tahap dua masih terus dilakukan dengan sasaran kelompok pekerja sektor publik. Untuk memperluas cakupan, Pemkot Malang juga merencanakan melakukan vaksinasi kepada para pelajar. Sementara untuk lansia, kuotanya juga bakal ditambah.

Rencana memasukkan anak-anak sekolah dalam daftar penerima vaksin diungkapkan Wali Kota Malang Sutiaji. “Iya (pelajar) juga pasti dapat, tapi nunggu giliran ya. Saat ini kan masih para guru yang divaksin. Sementara pelajar tidak masuk golongan yang rawan,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji usai mengikuti rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Selasa (9/3). Saat ini, tenaga pendidikan menjadi bagian dari kelompok pekerja sektor publik yang masuk program vaksinasi tahap dua. Sesuai rencana, vaksinasi tahap dua ditargetkan selesai akhir Juni mendatang.

Sutiaji juga mengimbau kepada masyarakat agar tak takut dengan vaksinasi. Sebab saat ini di Kota Malang sudah banyak kelompok masyarakat yang telah divaksin dan mereka baik-baik saja. “Kita tidak usah percaya hoax, jika kematian ketika divaksin itu sama sekali bukan karena faktor vaksinnya. Tapi karena ada ketidak terbukaan calon penerima vaksin ketika screening. Semoga di tahapan selanjutnya, nanti lansia juga kita usulkan agar dapat kuota. Sementara masih 8 ribu orang dari kurang lebih 9 ribuan lansia, ” ujarnya.

Untuk proses vaksinasi berikutnya, Sutiaji menyatakan sedang mengkaji model drive thru. “Insya Allah bisa berhasil, kami juga bekerjasama dengan suatu instansi kesehatan. Nanti saya minta Dinas Kesehatan segera video pakai zoom dengan instansi itu. Sistemnya bagaimana nanti orang sambil jalan, naik motor juga bisa langsung vaksin,” pungkasnya.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Vaksinasi Covid-19 tahap dua masih terus dilakukan dengan sasaran kelompok pekerja sektor publik. Untuk memperluas cakupan, Pemkot Malang juga merencanakan melakukan vaksinasi kepada para pelajar. Sementara untuk lansia, kuotanya juga bakal ditambah.

Rencana memasukkan anak-anak sekolah dalam daftar penerima vaksin diungkapkan Wali Kota Malang Sutiaji. “Iya (pelajar) juga pasti dapat, tapi nunggu giliran ya. Saat ini kan masih para guru yang divaksin. Sementara pelajar tidak masuk golongan yang rawan,” ujar Wali Kota Malang, Sutiaji usai mengikuti rapat evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Selasa (9/3). Saat ini, tenaga pendidikan menjadi bagian dari kelompok pekerja sektor publik yang masuk program vaksinasi tahap dua. Sesuai rencana, vaksinasi tahap dua ditargetkan selesai akhir Juni mendatang.

Sutiaji juga mengimbau kepada masyarakat agar tak takut dengan vaksinasi. Sebab saat ini di Kota Malang sudah banyak kelompok masyarakat yang telah divaksin dan mereka baik-baik saja. “Kita tidak usah percaya hoax, jika kematian ketika divaksin itu sama sekali bukan karena faktor vaksinnya. Tapi karena ada ketidak terbukaan calon penerima vaksin ketika screening. Semoga di tahapan selanjutnya, nanti lansia juga kita usulkan agar dapat kuota. Sementara masih 8 ribu orang dari kurang lebih 9 ribuan lansia, ” ujarnya.

Untuk proses vaksinasi berikutnya, Sutiaji menyatakan sedang mengkaji model drive thru. “Insya Allah bisa berhasil, kami juga bekerjasama dengan suatu instansi kesehatan. Nanti saya minta Dinas Kesehatan segera video pakai zoom dengan instansi itu. Sistemnya bagaimana nanti orang sambil jalan, naik motor juga bisa langsung vaksin,” pungkasnya.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/