alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Lima Tim Start Up Unikama Lolos Pendanaan ASMI Dikti

MALANG KOTA – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang lolos pendanaan Akselerasi Start Up Mahasiswa Indonesia (ASMI) Dikti. Unikama ditetapkan sebagai kampus pengusul terbanyak kedua secara nasional, dengan jumlah pengusul, lima tim start up.

Untuk 5 startup yang lolos pendanaan ASMI Dikti 2021, diantaranya ada Inafund, tanibisa.com, ra-kry-an, edunesia, agronesian, yang anggotanya sebanyak 20 orang.

Proses yang dilalui juga tak mudah. Bersaing dengan ribuan peserta dari beberapa universitas di seluruh Indonesia. Kemudian, disaring lagi menjadi 200 startup.

“Kami dari Unikama, awalnya mengirim 9 startup. Lalu, ada beberapa tahapan yang harus dilewati, dengan waktu kurang lebih 3 bulan. Di tahap pertama kita lolos 6 startup,” ujar Jacob Win ST SKom MKom, Kepala Pusat Bisnis dan Kewirausahaan Unikama.

Setelah melalui tahap pertama, dengan 6 startup yang lolos. Dilanjutkan lagi dengan tahap kedua, hingga ada 5 startup yang lolos pendanaan. “Dari 6 yang lolos di tahap pertama, ada seleksi lagi di tahap dua dan yang lolos ada 5, didanai oleh Kemendikbud,” tambahnya.

Lolosnya 5 start up tersebut, tentu tak lepas dari pembinaan yang serius. Para mahasiswa Unikama dilatih oleh mentor yang profesional, didatangkan langsung dari pihak luar kampus. Para dosen berperan sebagai pendamping. Bukan hanya itu, ternyata para mahasiswa sendiri telah memiliki kemampuan yang mumpuni.

“Tim yang lolos start up ini dari berbagai macam jurusan di Unikama, sejak awal kami selalu mempunyai strategi pembelajaran dengan mengkolaborasikan antar jurusan untuk membangun sebuah usaha,” tambahnya.

Pewarta : Roisyatul Mufidah/Defi Maria

MALANG KOTA – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang lolos pendanaan Akselerasi Start Up Mahasiswa Indonesia (ASMI) Dikti. Unikama ditetapkan sebagai kampus pengusul terbanyak kedua secara nasional, dengan jumlah pengusul, lima tim start up.

Untuk 5 startup yang lolos pendanaan ASMI Dikti 2021, diantaranya ada Inafund, tanibisa.com, ra-kry-an, edunesia, agronesian, yang anggotanya sebanyak 20 orang.

Proses yang dilalui juga tak mudah. Bersaing dengan ribuan peserta dari beberapa universitas di seluruh Indonesia. Kemudian, disaring lagi menjadi 200 startup.

“Kami dari Unikama, awalnya mengirim 9 startup. Lalu, ada beberapa tahapan yang harus dilewati, dengan waktu kurang lebih 3 bulan. Di tahap pertama kita lolos 6 startup,” ujar Jacob Win ST SKom MKom, Kepala Pusat Bisnis dan Kewirausahaan Unikama.

Setelah melalui tahap pertama, dengan 6 startup yang lolos. Dilanjutkan lagi dengan tahap kedua, hingga ada 5 startup yang lolos pendanaan. “Dari 6 yang lolos di tahap pertama, ada seleksi lagi di tahap dua dan yang lolos ada 5, didanai oleh Kemendikbud,” tambahnya.

Lolosnya 5 start up tersebut, tentu tak lepas dari pembinaan yang serius. Para mahasiswa Unikama dilatih oleh mentor yang profesional, didatangkan langsung dari pihak luar kampus. Para dosen berperan sebagai pendamping. Bukan hanya itu, ternyata para mahasiswa sendiri telah memiliki kemampuan yang mumpuni.

“Tim yang lolos start up ini dari berbagai macam jurusan di Unikama, sejak awal kami selalu mempunyai strategi pembelajaran dengan mengkolaborasikan antar jurusan untuk membangun sebuah usaha,” tambahnya.

Pewarta : Roisyatul Mufidah/Defi Maria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru