alexametrics
27C
Malang
Sunday, 18 April 2021

IBU Kembangkan Potensi Ratusan Atlet Kota Blitar dengan Sport Science

MALANG KOTA – IKIP Budi Utomo (IBU) Malang tak hanya gencar melakukan berbagai inovasi di bidang pendidikan dan layanan mahasiswa. Tetapi juga ikut meningkatkan prestasi atlet berbasis sport science. Peningkatan prestasi atlet ini merupakan salah satu poin memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani oleh IBU Malang dengan KONI Kota Blitar di aula kampus III IBU, hari ini (9/9).

“Hasil pembinaan atlet nanti berdasarkan data. Nanti pakai sistem sport science, tes awal, proses dan tes akhir seperti apa,” kata Rektor IKIP Budi Utomo Malang Dr H Nurcholis Sunuyeko MSi, Rabu (9/9).

Menurutnya, proses pembinaan atlet tersebut didasarkan pada muatan ilmiah. Sehingga, semua hal berkaitan dengan pembinaan atlet bisa terukur. “Sport itu harus didasarkan science. Supaya semuanya terukur,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Blitar Gaguk Dwi Atmanto menyampaikan, pembinaan dengan sistem sport science tersebut sudah menjadi keharusan untuk meningkatkan potensi dan prestasi atlet. Karena sistem ini lebih fair untuk para atlet.

Rektor IKIP Budi Utomo Malang Dr H Nurcholis Sunuyeko MSi saat memberikan sambutan. (Imam Nasrodin/Radar Malang)

“Sistem ini lebih terbuka dan ilmiah. Jadi, tidak bisa asal anak pejabat tertentu bisa lolos seleksi, semua ada datanya,” ungkap Gaguk.

Lebih lanjut, total ada 24 cabang olahraga (cabor) atau 150 atlet lebih yang bakal mengikuti pembinaan dengan kerjasama IBU Malang tersebut. Pembinaan ini nanti melalui program pemusatan latihan kota (puslatkot).

“Di puslatkot nanti atlet akan bersaing secara terbuka dan fair. Karena menggunakan sistem sport science tadi,” jelasnya.

Pewarta: Imam Nasrodin

MALANG KOTA – IKIP Budi Utomo (IBU) Malang tak hanya gencar melakukan berbagai inovasi di bidang pendidikan dan layanan mahasiswa. Tetapi juga ikut meningkatkan prestasi atlet berbasis sport science. Peningkatan prestasi atlet ini merupakan salah satu poin memorandum of understanding (MoU) yang ditandatangani oleh IBU Malang dengan KONI Kota Blitar di aula kampus III IBU, hari ini (9/9).

“Hasil pembinaan atlet nanti berdasarkan data. Nanti pakai sistem sport science, tes awal, proses dan tes akhir seperti apa,” kata Rektor IKIP Budi Utomo Malang Dr H Nurcholis Sunuyeko MSi, Rabu (9/9).

Menurutnya, proses pembinaan atlet tersebut didasarkan pada muatan ilmiah. Sehingga, semua hal berkaitan dengan pembinaan atlet bisa terukur. “Sport itu harus didasarkan science. Supaya semuanya terukur,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Blitar Gaguk Dwi Atmanto menyampaikan, pembinaan dengan sistem sport science tersebut sudah menjadi keharusan untuk meningkatkan potensi dan prestasi atlet. Karena sistem ini lebih fair untuk para atlet.

Rektor IKIP Budi Utomo Malang Dr H Nurcholis Sunuyeko MSi saat memberikan sambutan. (Imam Nasrodin/Radar Malang)

“Sistem ini lebih terbuka dan ilmiah. Jadi, tidak bisa asal anak pejabat tertentu bisa lolos seleksi, semua ada datanya,” ungkap Gaguk.

Lebih lanjut, total ada 24 cabang olahraga (cabor) atau 150 atlet lebih yang bakal mengikuti pembinaan dengan kerjasama IBU Malang tersebut. Pembinaan ini nanti melalui program pemusatan latihan kota (puslatkot).

“Di puslatkot nanti atlet akan bersaing secara terbuka dan fair. Karena menggunakan sistem sport science tadi,” jelasnya.

Pewarta: Imam Nasrodin

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru