alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 23 January 2022

PMM UMM Kelompok 29 Gelombang 18 Beri Edukasi Iptek di PA Nurul Hidayah Junrejo

Sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadyah Malang yang tergabung dalam kegiatan PMM atau Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa oleh kelompok 29 gelombang 18 dengan dosen pembimbing Nawang Sulistyani M.Pd, melakukan kegiatan dalam program unggulan kelompok PMM. Yaitu mengadakan kegiatan untuk menciptakan generasi yang kreatif dan kompetitif di era digital melalui edukasi Iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) di Panti Asuhan Nurul Hidayah, Junrejo, Kota Batu.

Pada Senin 20 Desember 2021 pukul 15.00 WIB, Mahasiswa Universitas Muhammadyah Malang yang tergabung dalam PMM melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah. Tujuannya adalah menciptakan generasi yang kreatif dan kompetitif di era digital melalui edukasi IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi).

Yaitu dengan cara memperkenalkan bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi sangat penting untuk dipelajari dan dikenalkan kepada anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah dalam meningkatkan pengetahuan mereka terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini agar menjadikan mereka generasi yang kreatif dan kompetitif di era digital untuk menyiapkan masa depan mereka menghadapi dunia luar.

Dalam memberikan mengembakan aspek ilmu pengetahuan dalam IPTEK, mahasiswa UMM kelompok PMM ke 29 mengadakan kelas Internasional untuk para anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah dalam rangka mengembangkan dan memberikan edukasi mengenai ilmu pengetahuan yang terdapat dalam bagian dari IPTEK.

Kegiatan ini diisi oleh beberapa kegiatan yang tentu saja berkaitan dengan dunia internasional. Seperti kelas bahasa Inggris dan juga pengenalan mengenai dunia Internasional yang mencakup mengenal negara-negara selain Indonesia dan mengetahui sejarah dari beberapa negara di dunia.

Anak-anak panti Asuhan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan kelas Internasional ini, tentu saja mereka menggap kelas ini cukup menarik karena mereka berpendapat bahwa apa yang mahasiswa UMM yang tergabung dalam kelompok PMM 29 ini menjadi pembelajaran yang cukup berharga bagi mereka. Karena dengan adanya kelas internasional ini mereka dapat mempelajari bahasa Inggris dan juga mengenal negara-negara lain yang ada di dunia ini yang sebelumnya tidak mereka ketahui dan mereka pelajari.

Suprapto sebagai pendiri dan pemilik Panti Asuhan Nurul Hidayah mengatakan kegiatan dan program yang dilakukan para Mahasiswa UMM dalam mengedukasi mengenai kelas internasional kepada anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah sangat membantu dan sangat bermanfaat untuk anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah. “Sehingga memberikan pengetahuan tentang negara selain Indonesia dan membantu anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah untuk belajar lebih dan memahami bahasa Inggris dengan adanya kelas bahasa Inggris yang dilakukan oleh mahasiswa UMM,” ujarnya.

Hafiz Fikrie sebagai ketua Koordinator PMM gelombang 18 kelompok 29 mengatakan tentu dengan adanya kegiatan kelas Internasional juga, mahasiswa UMM yang tergabung dalam kelompok PMM 29 berharap bahwa kegiatan kelas internasional ini memberikan dampak yang positif untuk anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah.

Dan menjadi bekal mereka di masa mendatang untuk menghadapi era globalisasi yang dituntut untuk mempunyai kemampuan yang selalu berkembang untuk dapat bersaing dengan yang lainnya. “Kami di kelompok PMM 29 berharap bahwa dengan adanya kelas internasional ini juga menjadikan anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah dapat mengembangkan potensi mereka terhadap dunia luar dan mengetahuai perkembangan dunia luar. Sehingga anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah tidak tertinggal oleh perkembangan zaman,”  tandasnya.

Sekelompok mahasiswa Universitas Muhammadyah Malang yang tergabung dalam kegiatan PMM atau Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa oleh kelompok 29 gelombang 18 dengan dosen pembimbing Nawang Sulistyani M.Pd, melakukan kegiatan dalam program unggulan kelompok PMM. Yaitu mengadakan kegiatan untuk menciptakan generasi yang kreatif dan kompetitif di era digital melalui edukasi Iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) di Panti Asuhan Nurul Hidayah, Junrejo, Kota Batu.

Pada Senin 20 Desember 2021 pukul 15.00 WIB, Mahasiswa Universitas Muhammadyah Malang yang tergabung dalam PMM melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah. Tujuannya adalah menciptakan generasi yang kreatif dan kompetitif di era digital melalui edukasi IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi).

Yaitu dengan cara memperkenalkan bagaimana ilmu pengetahuan dan teknologi sangat penting untuk dipelajari dan dikenalkan kepada anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah dalam meningkatkan pengetahuan mereka terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Ini agar menjadikan mereka generasi yang kreatif dan kompetitif di era digital untuk menyiapkan masa depan mereka menghadapi dunia luar.

Dalam memberikan mengembakan aspek ilmu pengetahuan dalam IPTEK, mahasiswa UMM kelompok PMM ke 29 mengadakan kelas Internasional untuk para anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah dalam rangka mengembangkan dan memberikan edukasi mengenai ilmu pengetahuan yang terdapat dalam bagian dari IPTEK.

Kegiatan ini diisi oleh beberapa kegiatan yang tentu saja berkaitan dengan dunia internasional. Seperti kelas bahasa Inggris dan juga pengenalan mengenai dunia Internasional yang mencakup mengenal negara-negara selain Indonesia dan mengetahui sejarah dari beberapa negara di dunia.

Anak-anak panti Asuhan sangat antusias dalam mengikuti kegiatan kelas Internasional ini, tentu saja mereka menggap kelas ini cukup menarik karena mereka berpendapat bahwa apa yang mahasiswa UMM yang tergabung dalam kelompok PMM 29 ini menjadi pembelajaran yang cukup berharga bagi mereka. Karena dengan adanya kelas internasional ini mereka dapat mempelajari bahasa Inggris dan juga mengenal negara-negara lain yang ada di dunia ini yang sebelumnya tidak mereka ketahui dan mereka pelajari.

Suprapto sebagai pendiri dan pemilik Panti Asuhan Nurul Hidayah mengatakan kegiatan dan program yang dilakukan para Mahasiswa UMM dalam mengedukasi mengenai kelas internasional kepada anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah sangat membantu dan sangat bermanfaat untuk anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah. “Sehingga memberikan pengetahuan tentang negara selain Indonesia dan membantu anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah untuk belajar lebih dan memahami bahasa Inggris dengan adanya kelas bahasa Inggris yang dilakukan oleh mahasiswa UMM,” ujarnya.

Hafiz Fikrie sebagai ketua Koordinator PMM gelombang 18 kelompok 29 mengatakan tentu dengan adanya kegiatan kelas Internasional juga, mahasiswa UMM yang tergabung dalam kelompok PMM 29 berharap bahwa kegiatan kelas internasional ini memberikan dampak yang positif untuk anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah.

Dan menjadi bekal mereka di masa mendatang untuk menghadapi era globalisasi yang dituntut untuk mempunyai kemampuan yang selalu berkembang untuk dapat bersaing dengan yang lainnya. “Kami di kelompok PMM 29 berharap bahwa dengan adanya kelas internasional ini juga menjadikan anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah dapat mengembangkan potensi mereka terhadap dunia luar dan mengetahuai perkembangan dunia luar. Sehingga anak-anak Panti Asuhan Nurul Hidayah tidak tertinggal oleh perkembangan zaman,”  tandasnya.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru