alexametrics
26.1 C
Malang
Sunday, 29 May 2022

UM Kenalkan Nano Microbubble Aerator pada Peternak Lele di Lumajang

LUMAJANG – Universitas Negeri Malang (UM) sebagai salah satu lembaga perguruan tinggi yang berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi rutin melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun 2021 ini salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Tim pengabdian UM mengenalkan teknologi nano microbubble aerator bagi para pelaku budi daya ikan lele. Pasalnya, sebagian besar pelaku budi daya ikan lele di Desa Karangbendo belum sepenuhnya optimal dalam mengembangkan usahanya. Menindaklanjuti kondisi yang dihadapi pelaku budi daya ikan lele di Desa Karangbendo, UM mengenalkan teknologi nano microbubble aerator.

Teknologi nano microbubble aerator ini berfungsi meningkatkan kadar oksigen pada kolam ikan sehingga mampu mengoptimalkan pertumbuhan ikan lele. Teknologi nano microbubble aerator ini dilengkapi dengan fitur auto power timer dan ozon generator. Auto power timer berfungsi untuk mengoperasikan nano microbubble aerator secara otomatis, dimana ketika fitur ini diaktifkan maka alat akan beroperasi selama 1-2 jam dan berhenti selama 15-30 menit untuk istirahat agar motor pada alat tidak mengalami over heat.

Sedangkan fitur ozon generator berfungsi untuk mensterilkan air dari bakteri dan virus serta penggunaannya dapat diatur secara berkala sesuai dengan kebutuhan, ketika tidak digunakan fitur ini dapat dinonaktifkan.

Kegiatan pengenalan dan penerapan teknologi nano microbubble aerator ini dilaksakan pada 26 Juli 2021. Adapun tim pengabdian UM pada kegiatan ini diketuai Rr Poppy Puspitasari SPd MT PhD dengan anggotanya yaitu Dr Sukarni MT, Avita Ayu Permanasari ST MT, dan Dr Ahmad Taufiq. Mahasiswa yang terlibat pada kegiatan ini yaitu Galy Dwi Susilo. Selama kegiatan berlangsung, tim pengabdian UM disambut dan didampingi Lutfiah Hafiza.

Selama kegiatan pengenalan dan penerapan teknologi nano microbubble aerator berlangsung, para pelaku usaha budi daya ikan lele di Desa Karangbendo sangat antusias. Para pelaku usaha budi daya ikan lele berharap dengan penggunaan alat ini mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen mereka. (rmc/dik)

LUMAJANG – Universitas Negeri Malang (UM) sebagai salah satu lembaga perguruan tinggi yang berkomitmen untuk senantiasa melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi rutin melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pada tahun 2021 ini salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Karangbendo, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Tim pengabdian UM mengenalkan teknologi nano microbubble aerator bagi para pelaku budi daya ikan lele. Pasalnya, sebagian besar pelaku budi daya ikan lele di Desa Karangbendo belum sepenuhnya optimal dalam mengembangkan usahanya. Menindaklanjuti kondisi yang dihadapi pelaku budi daya ikan lele di Desa Karangbendo, UM mengenalkan teknologi nano microbubble aerator.

Teknologi nano microbubble aerator ini berfungsi meningkatkan kadar oksigen pada kolam ikan sehingga mampu mengoptimalkan pertumbuhan ikan lele. Teknologi nano microbubble aerator ini dilengkapi dengan fitur auto power timer dan ozon generator. Auto power timer berfungsi untuk mengoperasikan nano microbubble aerator secara otomatis, dimana ketika fitur ini diaktifkan maka alat akan beroperasi selama 1-2 jam dan berhenti selama 15-30 menit untuk istirahat agar motor pada alat tidak mengalami over heat.

Sedangkan fitur ozon generator berfungsi untuk mensterilkan air dari bakteri dan virus serta penggunaannya dapat diatur secara berkala sesuai dengan kebutuhan, ketika tidak digunakan fitur ini dapat dinonaktifkan.

Kegiatan pengenalan dan penerapan teknologi nano microbubble aerator ini dilaksakan pada 26 Juli 2021. Adapun tim pengabdian UM pada kegiatan ini diketuai Rr Poppy Puspitasari SPd MT PhD dengan anggotanya yaitu Dr Sukarni MT, Avita Ayu Permanasari ST MT, dan Dr Ahmad Taufiq. Mahasiswa yang terlibat pada kegiatan ini yaitu Galy Dwi Susilo. Selama kegiatan berlangsung, tim pengabdian UM disambut dan didampingi Lutfiah Hafiza.

Selama kegiatan pengenalan dan penerapan teknologi nano microbubble aerator berlangsung, para pelaku usaha budi daya ikan lele di Desa Karangbendo sangat antusias. Para pelaku usaha budi daya ikan lele berharap dengan penggunaan alat ini mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen mereka. (rmc/dik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/