alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Penuh Syukur di Pesta Intan 60 Tahun SMPK Mardi Wiyata

MALANG KOTA – Ada yang berbeda dalam peringatan Pesta Intan 60 tahun SMPK Mardi Wiyata Malang. Acara yang sediaaya dilaksanakan pada Agustus 2021 harus tertunda karena pandemi Covid-19. Mengusung Tema “Jiwaku memuliakan Tuhan dan Hatiku bergembira karena Allah Juru Selamat ku”, sekolah berharap di usia ke 60 tahun ini selalu mengingat jasa para pendiri sekolah. Mulai para frater, yayasan, kepala sekolah dan guru yang dulu berjuang untuk memajukan sekolah kita tercinta ini.

Kepala SMPK Mardi Wiyata Malang Fr Drs M Christoforus BHK mengungkapkan sekolah ini sangat strategis dan mempunyai masa depan yang sangat cerah. Mulai dari fasilitas sampai dengan tenaga kependidikan. “Oleh karena itu, kami patut bersyukur dengan kondisi yang sekarang ini dan di usia kami yang sudah 60 tahun ini, kami masih eksis serta bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Semua itu tidak lepas dari peran serta pendahulu kami para pendiri, yayasan, mantan kepala sekolah dan guru serta alumnus yang selalu membantu dan mendoakan kami,” ungkapnya.

Acara yang dihelat selama dua hari ini, pada Kamis (11/11) mengusung tema “Malam Refleksi dan Pujian” dimulai pukul 17.00 dengan diisi paduan suara, pembacaan puisi, dan sambutan dari pengurus SMPK Mardi Wiyata Malang. Sedangkan pada Jumat (12/11) denga tema “Perayaan Ekaristi Syukur 60 tahun SMPK Mardi Wiyata” diisi dengan tari, mars, pembacaan puisi, penayangan video dokumenter dan solois dari tim Bina Vokalia.

Wakil kepala sekolah Yoseph Banggo, SPd menuturkan pihaknya mengundang kepala sekolah dan seluruh staff dibawah naungan Yayasan Mardi Wiyata di Jawa Timur dengan protokol kesehatan lengkap. Pihaknya juga mengundang Satgas Covid Kota Malang.

Sekolah dengan keunggulan olahraga dan seni ini banyak mendapatkan prestasi dalam 3 tahun terakhir. Mulai dari paduan suara, futsal, puisi, fotografi dan yang terbaru memenangkan Juara 1 Festival Kreativitas Seni Tari FLS2N tingkat Kota Malang. “Kami memiliki konsep pendidikan memanusiakan manusia. Maksudnya adalah sekolah ingin mendewasakan para pengajar, staf untuk bisa melayani dan memberikan yang terbaik untuk para siswa agar mereka bisa berprestasi dan memiliki pendidikan karakter yang baik,” ungkap Fr Drs M Christoforus BHK.

Sebagai penutup Fr Drs M Christoforus BHK berharap para undangan Pesta Intan 60 tahun SMP Katolik Mardiwiyata Malang untuk hadir. “Kami harap rekan-rekan untuk bisa datang bersyukur bersama, kita haru bangga dengan sekolah yang usianya sudah 60 tahun dan ada di Kota Malang. Dengan pusat yayasan di Kota Malang, kami ingin mengumpulkan para mantan kepala sekolah dan guru serta alumnus yang tersebar di seluruh Indonesia,” tutupnya. (bes)

MALANG KOTA – Ada yang berbeda dalam peringatan Pesta Intan 60 tahun SMPK Mardi Wiyata Malang. Acara yang sediaaya dilaksanakan pada Agustus 2021 harus tertunda karena pandemi Covid-19. Mengusung Tema “Jiwaku memuliakan Tuhan dan Hatiku bergembira karena Allah Juru Selamat ku”, sekolah berharap di usia ke 60 tahun ini selalu mengingat jasa para pendiri sekolah. Mulai para frater, yayasan, kepala sekolah dan guru yang dulu berjuang untuk memajukan sekolah kita tercinta ini.

Kepala SMPK Mardi Wiyata Malang Fr Drs M Christoforus BHK mengungkapkan sekolah ini sangat strategis dan mempunyai masa depan yang sangat cerah. Mulai dari fasilitas sampai dengan tenaga kependidikan. “Oleh karena itu, kami patut bersyukur dengan kondisi yang sekarang ini dan di usia kami yang sudah 60 tahun ini, kami masih eksis serta bisa memberikan yang terbaik untuk anak-anak. Semua itu tidak lepas dari peran serta pendahulu kami para pendiri, yayasan, mantan kepala sekolah dan guru serta alumnus yang selalu membantu dan mendoakan kami,” ungkapnya.

Acara yang dihelat selama dua hari ini, pada Kamis (11/11) mengusung tema “Malam Refleksi dan Pujian” dimulai pukul 17.00 dengan diisi paduan suara, pembacaan puisi, dan sambutan dari pengurus SMPK Mardi Wiyata Malang. Sedangkan pada Jumat (12/11) denga tema “Perayaan Ekaristi Syukur 60 tahun SMPK Mardi Wiyata” diisi dengan tari, mars, pembacaan puisi, penayangan video dokumenter dan solois dari tim Bina Vokalia.

Wakil kepala sekolah Yoseph Banggo, SPd menuturkan pihaknya mengundang kepala sekolah dan seluruh staff dibawah naungan Yayasan Mardi Wiyata di Jawa Timur dengan protokol kesehatan lengkap. Pihaknya juga mengundang Satgas Covid Kota Malang.

Sekolah dengan keunggulan olahraga dan seni ini banyak mendapatkan prestasi dalam 3 tahun terakhir. Mulai dari paduan suara, futsal, puisi, fotografi dan yang terbaru memenangkan Juara 1 Festival Kreativitas Seni Tari FLS2N tingkat Kota Malang. “Kami memiliki konsep pendidikan memanusiakan manusia. Maksudnya adalah sekolah ingin mendewasakan para pengajar, staf untuk bisa melayani dan memberikan yang terbaik untuk para siswa agar mereka bisa berprestasi dan memiliki pendidikan karakter yang baik,” ungkap Fr Drs M Christoforus BHK.

Sebagai penutup Fr Drs M Christoforus BHK berharap para undangan Pesta Intan 60 tahun SMP Katolik Mardiwiyata Malang untuk hadir. “Kami harap rekan-rekan untuk bisa datang bersyukur bersama, kita haru bangga dengan sekolah yang usianya sudah 60 tahun dan ada di Kota Malang. Dengan pusat yayasan di Kota Malang, kami ingin mengumpulkan para mantan kepala sekolah dan guru serta alumnus yang tersebar di seluruh Indonesia,” tutupnya. (bes)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/