alexametrics
22 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Lakukan Inovasi Perpus, SMP di Kota Malang Raih Akreditasi Nasional

MALANG KOTA – Inovasi yang dilakukan SMPN 9 Malang untuk edukasi literasi tak hanya dilakukan untuk warga sekolah saja. Hal itu ditunjukkan dengan membuat program perpustakaan keliling (pusling) yang bisa diakses warga sekitar sekolah.

Berkat inovasi pusling, SMPN 9 Malang berhasil meraih akreditasi A dari Perpustakaan Nasional. Sekolah pemenang Green School Festival 2019 ini memiliki tim yang tergabung dalam Laskar Perpustakaan dan memberikan edukasi untuk masyarakat sekitar sekolah. “Biasanya malah ibu-ibu yang menyerbu. Mereka ingin melihat buku-buku resep yang kami bawa. Namun karena pandemi, Pusling untuk sementara waktu harus libur sementara,” ujar Hartadi Jero Alit, Guru SMPN 9 Malang.

Tak hanya inovasi pusling, ada pula inovasi Smart Broom, Wall to Know, dan beberapa inovasi lain. “Ini adalah hasil kerja keras kami. Dulu anak mau ke perpustakaan rasanya kaya ke UGD RSUD, malas dan begitu sepi. Akhirnya kami pun memindahkan perpustakaan ke lantai satu dan merombak perpustakaan agar siswa tidak bosan kemari,” ujarnya.

Perombakan yang dilakukan sekolah mulai dari memenuhi pilar Perpustakaan dengan karya siswa, hingga membuat mural oleh tim pustakawan di dinding perpustakaan.

Agar bisa mendapatkan akreditasi, ada beberapa kriteria yang harus dilaksanakan. Seperti tata kelola administrasi, fasilitas penunjang, keunggulan inovasi dan sebagainya. Mereka juga harus memenuhi syarat jumlah koleksi bacaan minimal 1.000 buku.

Selain SMPN 9 Malang, ada dua sekolah dan lembaga pendidikan yang mendapatkan akreditasi A dari lembaga Akreditasi Nasional. Yakni SMPN Pakis, dan SD Anak Sholeh.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – Inovasi yang dilakukan SMPN 9 Malang untuk edukasi literasi tak hanya dilakukan untuk warga sekolah saja. Hal itu ditunjukkan dengan membuat program perpustakaan keliling (pusling) yang bisa diakses warga sekitar sekolah.

Berkat inovasi pusling, SMPN 9 Malang berhasil meraih akreditasi A dari Perpustakaan Nasional. Sekolah pemenang Green School Festival 2019 ini memiliki tim yang tergabung dalam Laskar Perpustakaan dan memberikan edukasi untuk masyarakat sekitar sekolah. “Biasanya malah ibu-ibu yang menyerbu. Mereka ingin melihat buku-buku resep yang kami bawa. Namun karena pandemi, Pusling untuk sementara waktu harus libur sementara,” ujar Hartadi Jero Alit, Guru SMPN 9 Malang.

Tak hanya inovasi pusling, ada pula inovasi Smart Broom, Wall to Know, dan beberapa inovasi lain. “Ini adalah hasil kerja keras kami. Dulu anak mau ke perpustakaan rasanya kaya ke UGD RSUD, malas dan begitu sepi. Akhirnya kami pun memindahkan perpustakaan ke lantai satu dan merombak perpustakaan agar siswa tidak bosan kemari,” ujarnya.

Perombakan yang dilakukan sekolah mulai dari memenuhi pilar Perpustakaan dengan karya siswa, hingga membuat mural oleh tim pustakawan di dinding perpustakaan.

Agar bisa mendapatkan akreditasi, ada beberapa kriteria yang harus dilaksanakan. Seperti tata kelola administrasi, fasilitas penunjang, keunggulan inovasi dan sebagainya. Mereka juga harus memenuhi syarat jumlah koleksi bacaan minimal 1.000 buku.

Selain SMPN 9 Malang, ada dua sekolah dan lembaga pendidikan yang mendapatkan akreditasi A dari lembaga Akreditasi Nasional. Yakni SMPN Pakis, dan SD Anak Sholeh.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/