alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

SMK PGRI 3 Malang Targetkan Setahun Raih 400 Prestasi

MALANG KOTA – Moch Lukman Hakim menjadi Kepala Sekolah di SMK PGRI 3 Malang (Skariga) kurang lebih delapan tahun, yakni mulai 2013 hingga 2021. Dalam kurun waktu tersebut, SMK di Jalan Raya Tlogomas ini semakin terpandang baik di tingkat lokal hingga internasional. Lukman mengungkapkan, sejak memimpin Skariga, dia berkomitmen dalam setiap tahun bisa meraih 400 prestasi.

“Sudah kami buktikan dan alhamdulillah kami semakin memiliki bargaining position, terkait dengan bagaimana kami bisa mempertahankan raihan sekolah vokasi terbaik nasional. Sesuai dengan visi kami yakni menjadi sekolah vokasi terbaik di Indonesia,” paparnya.

Moch Lukman Hakim, Kepala SMK PGRI 3 Malang (Rofia Ismania / Radar Malang)

Lukman melanjutkan, selama ini Skariga tidak hanya berkonsentrasi pada prestasi akademik dan nonakademik, tapi juga prestasi lain, seperti prestasi di bidang industri.

“Dan ini adalah bagian dari kekuatan yang harus kami dapatkan di Skariga. Karena selama ini semakin banyak perusahaan yang memercayakan calon SDM-nya dari sekolah kami,” tuturnya.

Salah satu contoh kepercayaan industri kepada Skariga, 2018 lalu mendapatkan akreditasi dari salah satu perusahaan Astra Group-PT Astra Daihatsu. Skariga dinyatakan sebagai sekolah akreditasi A untuk sekolah berbasis budaya industri.

“Itu menjadi kekuatan kami,” paparnya. Di sisi lain, Skariga juga menjadi koordinator wilayah Astra Daihatsu untuk seluruh SMK di Jawa-Bali. Tak berhenti di situ, Skariga juga ditunjuk menjadi SMK PLN yang di seluruh Indonesia hanya ada empat sekolah.

“Ini prestasi yang luar biasa. Kami berharap prestasi ini menjadi sebuah kekuatan bagi SMK PGRI 3 Malang. Dan pada akhirnya kami ingin menunjukkan ke masyarakat dengan prestasi semacam itu, kami bisa semakin memiliki kepercayaan tinggi. Sehingga nanti pada akhirnya animo masyarakat yang ingin menitipkan putranya di SMK PGRI 3 Malang bisa lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Tak hanya prestasi itu, Skariga juga menjadi sekolah berbasis IT. Mulai dari manajemen IT dan semua hal semakin produktif yang kaitannya dengan IT. Salah satu wujudnya melalui aplikasi One Click System (OCS) yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran secara daring oleh Skariga sejak pandemi.

“Ini juga yang kami tunjukkan kepada seluruh masyarakat. Banyak juga produk IT lainnya (yang kami gunakan). Pun implementasi pembelajaran 4.0 sudah kami jalankan,” tuturnya.

Di bidang IT, Skariga juga menjadi pendamping sekolah 3D printing di seluruh Indonesia. Ada sekitar 80-112 SMK yang didampingi oleh Skariga. Paling anyar, Januari 2021 lalu Skariga juga ditunjuk sebagai pilot project sekolah pencetak wirausaha dari direktorat SMK. Sehingga ditargetkan 50 persen lulusan Skariga harus menjadi entrepreneur.

“Saat ini ada sekitar 528 industri yang bekerja sama dengan kami. Bentuk kerja sama selain sebagai tempat prakerin dan merekrut karyawan, ada banyak industri juga yang memberikan sesuatu untuk bahan praktik. Misalnya pemberian 2 unit mobil untuk praktik body repairing,” pungkasnya.

Pewarta: Binti /David

MALANG KOTA – Moch Lukman Hakim menjadi Kepala Sekolah di SMK PGRI 3 Malang (Skariga) kurang lebih delapan tahun, yakni mulai 2013 hingga 2021. Dalam kurun waktu tersebut, SMK di Jalan Raya Tlogomas ini semakin terpandang baik di tingkat lokal hingga internasional. Lukman mengungkapkan, sejak memimpin Skariga, dia berkomitmen dalam setiap tahun bisa meraih 400 prestasi.

“Sudah kami buktikan dan alhamdulillah kami semakin memiliki bargaining position, terkait dengan bagaimana kami bisa mempertahankan raihan sekolah vokasi terbaik nasional. Sesuai dengan visi kami yakni menjadi sekolah vokasi terbaik di Indonesia,” paparnya.

Moch Lukman Hakim, Kepala SMK PGRI 3 Malang (Rofia Ismania / Radar Malang)

Lukman melanjutkan, selama ini Skariga tidak hanya berkonsentrasi pada prestasi akademik dan nonakademik, tapi juga prestasi lain, seperti prestasi di bidang industri.

“Dan ini adalah bagian dari kekuatan yang harus kami dapatkan di Skariga. Karena selama ini semakin banyak perusahaan yang memercayakan calon SDM-nya dari sekolah kami,” tuturnya.

Salah satu contoh kepercayaan industri kepada Skariga, 2018 lalu mendapatkan akreditasi dari salah satu perusahaan Astra Group-PT Astra Daihatsu. Skariga dinyatakan sebagai sekolah akreditasi A untuk sekolah berbasis budaya industri.

“Itu menjadi kekuatan kami,” paparnya. Di sisi lain, Skariga juga menjadi koordinator wilayah Astra Daihatsu untuk seluruh SMK di Jawa-Bali. Tak berhenti di situ, Skariga juga ditunjuk menjadi SMK PLN yang di seluruh Indonesia hanya ada empat sekolah.

“Ini prestasi yang luar biasa. Kami berharap prestasi ini menjadi sebuah kekuatan bagi SMK PGRI 3 Malang. Dan pada akhirnya kami ingin menunjukkan ke masyarakat dengan prestasi semacam itu, kami bisa semakin memiliki kepercayaan tinggi. Sehingga nanti pada akhirnya animo masyarakat yang ingin menitipkan putranya di SMK PGRI 3 Malang bisa lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Tak hanya prestasi itu, Skariga juga menjadi sekolah berbasis IT. Mulai dari manajemen IT dan semua hal semakin produktif yang kaitannya dengan IT. Salah satu wujudnya melalui aplikasi One Click System (OCS) yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran secara daring oleh Skariga sejak pandemi.

“Ini juga yang kami tunjukkan kepada seluruh masyarakat. Banyak juga produk IT lainnya (yang kami gunakan). Pun implementasi pembelajaran 4.0 sudah kami jalankan,” tuturnya.

Di bidang IT, Skariga juga menjadi pendamping sekolah 3D printing di seluruh Indonesia. Ada sekitar 80-112 SMK yang didampingi oleh Skariga. Paling anyar, Januari 2021 lalu Skariga juga ditunjuk sebagai pilot project sekolah pencetak wirausaha dari direktorat SMK. Sehingga ditargetkan 50 persen lulusan Skariga harus menjadi entrepreneur.

“Saat ini ada sekitar 528 industri yang bekerja sama dengan kami. Bentuk kerja sama selain sebagai tempat prakerin dan merekrut karyawan, ada banyak industri juga yang memberikan sesuatu untuk bahan praktik. Misalnya pemberian 2 unit mobil untuk praktik body repairing,” pungkasnya.

Pewarta: Binti /David

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru