alexametrics
29.1 C
Malang
Thursday, 21 October 2021

Pengabdian UMM Hibur Lansia dan Anak-anak di Rumah Asuh Griya Asih

RADAR MALANG – Sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kegiatan pengabdian kepada para lansia dan anak-anak di Rumah Asuh Anak dan Lansia (RAAL) Griya Asih, Lawang, Malang.

Kegiatan yang tergabung dalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) itu telah berlangsung selama satu bulan dan berakhir pada Kamis (07/10). Di penutupan program PMM tersebut Wakil Rektor IV Dr Sidik Sunaryo SH MSi MHum mengatakan bahwa para mahasiswa telah melakukan kegiatan pengabdian dengan baik di panti Griya Asih. Menurutnya, keputusan para mahasiswa untuk melakukan pengabdian di panti Griya Asih bukan hanya untuk menggugurkan kewajiban PMM saja. Namun juga sebagai bentuk niat tulus untuk berbagi kepada sesama.

“Pengabdian ini merupakan komitmen nyata yang para mahasiswa lakukan selama berkuliah di UMM. Apapun yang telah para mahasiswa kerjakan selama satu bulan di sini semoga dapat memberi manfaat yang baik bagi para penghuni Griya Asih,” ungkap Sidik.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Direktur Radar Malang Tauhid Wijaya dan Wakil Pemimpin Redaksi Radar Malang Mardi Sampurno secara daring melalui kanal Zoom. Tauhid menceritakan bahwa awal mula program di panti Griya Asih merupakan inisiatif dari awak media. Keterlibatan UMM dalam program Griya Asih juga dinilai akan menjadi tali penghubung antara program ini di masa lalu dan masa sekarang.  “Kami sangat mendukung berjalannya kegiatan pengabdian ini. Semoga sinergisitas yang sudah dijalin akan terus berlanjut dan bermanfaat lebih luas lagi di masa depan,” ujar Tauhid menjelaskan.

Di sisi lain, pengurus Panti Griya Asih Natalie Paula Poluan mengaku sangat berterimakasih atas kehadiran mahasiswa dan pihak-pihak yang terkait di Panti Griya Asih. Program yang telah dijalankan para mahasiswa selama satu bulan di panti berjalan dengan sukses. “Dengan batuan yang UMM berikan kepada kami, kami merasa masih diperdulikan dan dilihat oleh perguruan tinggi. Teman-teman mahasiswa juga sangat akrab dengan para oma dan anak-anak di rumah asuh ini. Semoga mereka bisa terus bermanfaat bagi masyarakat luas nantinya,” kata Natalie

Sementara itu, pendamping kelompok PMM Dr Ratih Juliati MSi mengatakan bahwa kerja sama ini akan terus berlanjut di kemudian hari. Setelah penutupan PMM gelombang satu ini berakhir, program ini akan dilanjutkan oleh pengabdian PMM gelombang kedua dan selanjutnya. “Meskipun tempatnya masih sama di panti Griya Asih,  namun kami sudah menyiapkan berbagai kegiatan yang berbeda.

Tentunya dengan aktivitas yang lebih bermanfaat dan baik lagi. Semoga dengan kerja sama ini akan memberi warna baru di panti Griya Asih,” ungkapnya.

Di akhir sesi, para penghuni Griya Asih juga memberikan kesan pesan kepada para mahasiswa yang telah selesai melaksanakan PMM. Salah satu perwakilan oma-oma mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah berbagi pengetahuan kepada para penghuni panti. Selain oma-oma, anak-anak panti asuhan juga mengucapkan rasa terima kasihnya pada para mahasiswa. “Walaupun waktu pertemuan kita sangat singkat, tapi kakak-kakak akan tetap dihati. Semoga bisa bertemu kembali di lain hari,” ujar Gisel, salah satu anak panti. (*)

RADAR MALANG – Sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar kegiatan pengabdian kepada para lansia dan anak-anak di Rumah Asuh Anak dan Lansia (RAAL) Griya Asih, Lawang, Malang.

Kegiatan yang tergabung dalam program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) itu telah berlangsung selama satu bulan dan berakhir pada Kamis (07/10). Di penutupan program PMM tersebut Wakil Rektor IV Dr Sidik Sunaryo SH MSi MHum mengatakan bahwa para mahasiswa telah melakukan kegiatan pengabdian dengan baik di panti Griya Asih. Menurutnya, keputusan para mahasiswa untuk melakukan pengabdian di panti Griya Asih bukan hanya untuk menggugurkan kewajiban PMM saja. Namun juga sebagai bentuk niat tulus untuk berbagi kepada sesama.

“Pengabdian ini merupakan komitmen nyata yang para mahasiswa lakukan selama berkuliah di UMM. Apapun yang telah para mahasiswa kerjakan selama satu bulan di sini semoga dapat memberi manfaat yang baik bagi para penghuni Griya Asih,” ungkap Sidik.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Direktur Radar Malang Tauhid Wijaya dan Wakil Pemimpin Redaksi Radar Malang Mardi Sampurno secara daring melalui kanal Zoom. Tauhid menceritakan bahwa awal mula program di panti Griya Asih merupakan inisiatif dari awak media. Keterlibatan UMM dalam program Griya Asih juga dinilai akan menjadi tali penghubung antara program ini di masa lalu dan masa sekarang.  “Kami sangat mendukung berjalannya kegiatan pengabdian ini. Semoga sinergisitas yang sudah dijalin akan terus berlanjut dan bermanfaat lebih luas lagi di masa depan,” ujar Tauhid menjelaskan.

Di sisi lain, pengurus Panti Griya Asih Natalie Paula Poluan mengaku sangat berterimakasih atas kehadiran mahasiswa dan pihak-pihak yang terkait di Panti Griya Asih. Program yang telah dijalankan para mahasiswa selama satu bulan di panti berjalan dengan sukses. “Dengan batuan yang UMM berikan kepada kami, kami merasa masih diperdulikan dan dilihat oleh perguruan tinggi. Teman-teman mahasiswa juga sangat akrab dengan para oma dan anak-anak di rumah asuh ini. Semoga mereka bisa terus bermanfaat bagi masyarakat luas nantinya,” kata Natalie

Sementara itu, pendamping kelompok PMM Dr Ratih Juliati MSi mengatakan bahwa kerja sama ini akan terus berlanjut di kemudian hari. Setelah penutupan PMM gelombang satu ini berakhir, program ini akan dilanjutkan oleh pengabdian PMM gelombang kedua dan selanjutnya. “Meskipun tempatnya masih sama di panti Griya Asih,  namun kami sudah menyiapkan berbagai kegiatan yang berbeda.

Tentunya dengan aktivitas yang lebih bermanfaat dan baik lagi. Semoga dengan kerja sama ini akan memberi warna baru di panti Griya Asih,” ungkapnya.

Di akhir sesi, para penghuni Griya Asih juga memberikan kesan pesan kepada para mahasiswa yang telah selesai melaksanakan PMM. Salah satu perwakilan oma-oma mengucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang telah berbagi pengetahuan kepada para penghuni panti. Selain oma-oma, anak-anak panti asuhan juga mengucapkan rasa terima kasihnya pada para mahasiswa. “Walaupun waktu pertemuan kita sangat singkat, tapi kakak-kakak akan tetap dihati. Semoga bisa bertemu kembali di lain hari,” ujar Gisel, salah satu anak panti. (*)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru