alexametrics
25.9C
Malang
Friday, 22 January 2021

Kabupaten Malang Krisis Guru Madrasah

MALANG – Madrasah di Kabupaten Malang mengalami krisis guru tersertifikasi. Berdasarkan catatan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, dari 8.273 guru madrasah, baru 39 persen atau 3.265 guru yang mengantongi sertifikasi.

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Malang Dr Muhammad Arifin MPd menjelaskan, pihaknya terus mengimbau kepada para guru untuk mengupayakan sertifikasi mereka.

”Kami sangat berharap ada tambahan guru yang tersertifikasi. Ada beberapa yang sudah mendaftar, ke depannya semoga lolos dan bisa ikut diklat sampai mendapatkan sertifikat profesional,” terangnya.

Guru yang berada di bawah naungan Kemenag bukan hanya mereka yang mengajar di madrasah, namun juga guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tercatat dalam dapodik Kemenag. Melansir laman resmi Kementerian Agama, penetapan kelulusan Uji Kompetensi Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2020 telah diumumkan. Mereka yang dinyatakan lulus berkas mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) pada 2021.

Kemenag juga memiliki beberapa strategi guna meningkatkan kompetensi guru, kepala sekolah, dan pengawas madrasah lewat program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Program tersebut meliputi asesmen kompetensi yang meliputi asesmen kompetensi guru (AKG), asesmen kompetensi kepala madrasah (AKK), dan asesmen kompetensi pengawas (AKP) (cho/c1/iik/rmc)

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca