alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

950 Mahasiswa UM Siap Berangkat KKN

MALANG KOTA — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) segera memberangkatkan 950 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) tematik dan reguler di masa pandemi ini. Dimana konsep KKN ini disesuaikan dengan protokol kesehatan.

Kepala Pusat Sumber Daya Wilayah dan KKN LP2M UM Dr Agung Winarno MM menyampaikan, tema utama KKN edisi pandemi ini ’dari rumah mahasiswa membuat karya pengabdian’. Sehingga, peserta KKN tidak perlu ke lokasi, tapi bisa memanfaatkan teknologi untuk melakukan pengabdian.

“Jika ada sesuatu yang mengharuskan mahasiswa ke lokasi harus menggunakan protokol kesehatan ketat. Dan tidak boleh menginap, harus pulang saat semua urusan sudah selesai,” kata pria yang juga menjadi dosen FEB UM ini, Jumat (12/2).

Dia menjelaskan, KKN reguler diikuti semua prodi (multi disiplin), smeentara KKN tematik (mono disiplin) diikuti mahasiswa mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro dan Sastra Indonesia. Sehingga, program untuk pengabdian nanti berhubungan dengan disiplin ilmunya. ”Program ini dibagi dua gelombang. Pertama berangkat 19 Februari dan selanjutnya berangkat Maret nanti,” terangnya.

Lebih lanjut, mahasiswa dan dosen juga sudah mendapatkan pembekalan. Yaitu penyegaran untuk dosen, penyegaran calon dosen pembimbing dan mahasiswa peserta KKN. ”Semuanya dilakukan secara daring. Karena kondisinya masih pandemi,” terang pria asal Jombang ini.

Tak hanya itu, masih kata dia, penempatan KKN mahasiswa tersebut diutamakan di desa/kelurahan yang menjadi mitra UM. Sedangkan, jumlah desa/kelurahan mitra ini mencapai puluhan. ”Untuk sementara mereka melakukan KKN di Kota Malang dan Kabupaten Malang,” ungkap dia.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang (UM) segera memberangkatkan 950 mahasiswa untuk mengikuti kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) tematik dan reguler di masa pandemi ini. Dimana konsep KKN ini disesuaikan dengan protokol kesehatan.

Kepala Pusat Sumber Daya Wilayah dan KKN LP2M UM Dr Agung Winarno MM menyampaikan, tema utama KKN edisi pandemi ini ’dari rumah mahasiswa membuat karya pengabdian’. Sehingga, peserta KKN tidak perlu ke lokasi, tapi bisa memanfaatkan teknologi untuk melakukan pengabdian.

“Jika ada sesuatu yang mengharuskan mahasiswa ke lokasi harus menggunakan protokol kesehatan ketat. Dan tidak boleh menginap, harus pulang saat semua urusan sudah selesai,” kata pria yang juga menjadi dosen FEB UM ini, Jumat (12/2).

Dia menjelaskan, KKN reguler diikuti semua prodi (multi disiplin), smeentara KKN tematik (mono disiplin) diikuti mahasiswa mahasiswa Pendidikan Teknik Elektro dan Sastra Indonesia. Sehingga, program untuk pengabdian nanti berhubungan dengan disiplin ilmunya. ”Program ini dibagi dua gelombang. Pertama berangkat 19 Februari dan selanjutnya berangkat Maret nanti,” terangnya.

Lebih lanjut, mahasiswa dan dosen juga sudah mendapatkan pembekalan. Yaitu penyegaran untuk dosen, penyegaran calon dosen pembimbing dan mahasiswa peserta KKN. ”Semuanya dilakukan secara daring. Karena kondisinya masih pandemi,” terang pria asal Jombang ini.

Tak hanya itu, masih kata dia, penempatan KKN mahasiswa tersebut diutamakan di desa/kelurahan yang menjadi mitra UM. Sedangkan, jumlah desa/kelurahan mitra ini mencapai puluhan. ”Untuk sementara mereka melakukan KKN di Kota Malang dan Kabupaten Malang,” ungkap dia.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/