alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Pemkot Malang Izinkan Sekolah Tatap Muka, Ini Syarat dan Ketentuannya

MALANG KOTA – Pemerintah Kota Malang akhirnya memberi izin digelarnya pembelajaran tatap muka tingkat SD dan SMP. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana menyebut kebijakan belajar di sekolah itu bisa dimulai Kamis (15/4) mendatang.

“Untuk sekolah tatap muka, saya sudah sampaikan bahwa SD kelas 6 masuk mulai tanggal 15 April 2021. Untuk kelas 1 sampai 5 SD dan SMP kelas 7 dan 8 mulai tanggal 19 April,” ujar Suwarjana Selasa (13/4).

Meski demikian, saat ini pihaknya masih berkeliling ke beberapa sekolah untuk memastikan kesiapan dan protokol kesehatan Covid-19 lainnya. Ia memstikan setiap sekolah telah memiliki standar protokol tersendiri terkait pencegahan Covid-19. Meski begitu, kepala sekolah tetap dikoordinasikan agar menyiapkan secara mandiri.

Suwarjana melanjutkan, pihaknya tidak memberi batasan jumlah siswa yang masuk dan komposisi murid per kelasnya. “Untuk teknisnya kepala sekolah bisa mengatur semuanya. Kami hanya minta diatur siapa yang hari ini masuk dan siapa yang daring,” imbuhnya.

Pada prinsipnya, pembelajaran tatap muka hanya bisa dilakukan atas izin dari orang tua. Suwarjana berharap orang tua siswa bisa memberikan izin kepada putra putrinya untuk bisa belajar tatap muka bersama. “Harus ada izin orang tua. Itu prinsip. Tergantung pada kerelaan orang tua. Harapan kami, semoga orang tua memberikan izin semua,” bebernya.

Tidak seperti biasanya sekolah pada saat pandemi ini hanya akan berlangsung hingga pukul 11.30 WIB. Jika biasanya sekolah masuk pukul 06.45 WIB untuk awal pembelajaran tatap muka dimulai pukul 07.30 WIB. “Untuk jam sekolah, kita juga batas yakni mulai pukul 07.30 WIB sampai maksimal 11.30 WIB. Tidak ada jam istirahat. Istirahat di kelas,” tegasnya.

Pewarta: M. Ubaidillah

MALANG KOTA – Pemerintah Kota Malang akhirnya memberi izin digelarnya pembelajaran tatap muka tingkat SD dan SMP. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang Suwarjana menyebut kebijakan belajar di sekolah itu bisa dimulai Kamis (15/4) mendatang.

“Untuk sekolah tatap muka, saya sudah sampaikan bahwa SD kelas 6 masuk mulai tanggal 15 April 2021. Untuk kelas 1 sampai 5 SD dan SMP kelas 7 dan 8 mulai tanggal 19 April,” ujar Suwarjana Selasa (13/4).

Meski demikian, saat ini pihaknya masih berkeliling ke beberapa sekolah untuk memastikan kesiapan dan protokol kesehatan Covid-19 lainnya. Ia memstikan setiap sekolah telah memiliki standar protokol tersendiri terkait pencegahan Covid-19. Meski begitu, kepala sekolah tetap dikoordinasikan agar menyiapkan secara mandiri.

Suwarjana melanjutkan, pihaknya tidak memberi batasan jumlah siswa yang masuk dan komposisi murid per kelasnya. “Untuk teknisnya kepala sekolah bisa mengatur semuanya. Kami hanya minta diatur siapa yang hari ini masuk dan siapa yang daring,” imbuhnya.

Pada prinsipnya, pembelajaran tatap muka hanya bisa dilakukan atas izin dari orang tua. Suwarjana berharap orang tua siswa bisa memberikan izin kepada putra putrinya untuk bisa belajar tatap muka bersama. “Harus ada izin orang tua. Itu prinsip. Tergantung pada kerelaan orang tua. Harapan kami, semoga orang tua memberikan izin semua,” bebernya.

Tidak seperti biasanya sekolah pada saat pandemi ini hanya akan berlangsung hingga pukul 11.30 WIB. Jika biasanya sekolah masuk pukul 06.45 WIB untuk awal pembelajaran tatap muka dimulai pukul 07.30 WIB. “Untuk jam sekolah, kita juga batas yakni mulai pukul 07.30 WIB sampai maksimal 11.30 WIB. Tidak ada jam istirahat. Istirahat di kelas,” tegasnya.

Pewarta: M. Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru