alexametrics
21.5 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Tim PKM UM Latih Warga Blitar Olah Limbah Jadi Pupuk Organik

BLITAR – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah buah pepaya dan limbah rumah tangga, Senin (8/8). Kegiatan itu diikuti puluhan peserta yang menyasar ibu-ibu PKK di Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Ketua PKM UM Ratna Juwita PhD menyampaikan sejatinya kegiatan ini digelar karena belum adanya program pemanfaatan limbah organik di Desa Ponggok. Oleh karena itu, tim memilih bahan yang digunakan adalah limbah buah pepaya dan limbah rumah tangga yang tidak termanfaatkan. “Limbah tersebut kemudian diolah menjadi POC,” kata dosen Program Studi Bioteknologi itu.

Saat pelatihan, setiap ibu PKK diberikan layout tutorial cara pembuatan POC dari limbah buah pepaya dan limbah rumah tangga. “Kami berharap setelah workshop ini berakhir, ibuibu PKK dapat membuat sendiri pupuk organik cair di rumah sehingga mampu menekan jumlah limbah yang tidak terpakai di sekitar lingkungannya,” harap Juwita.

Usai gelaran selesai, tim PKM UM memberikan survei untuk diisi oleh ibu-ibu PKK tentang pelaksanaan workshop tersebut. “Dari hasil survei yang telah diisi oleh peserta hasilnya menunjukkan bagus, karena mereka merasa mendapatkan tambahan keterampilan dengan ilmu baru yang selama ini tidak pernah diketahuinya,” pungkas Juwita. (bin/dik)

BLITAR – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar pelatihan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah buah pepaya dan limbah rumah tangga, Senin (8/8). Kegiatan itu diikuti puluhan peserta yang menyasar ibu-ibu PKK di Desa Ponggok, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Ketua PKM UM Ratna Juwita PhD menyampaikan sejatinya kegiatan ini digelar karena belum adanya program pemanfaatan limbah organik di Desa Ponggok. Oleh karena itu, tim memilih bahan yang digunakan adalah limbah buah pepaya dan limbah rumah tangga yang tidak termanfaatkan. “Limbah tersebut kemudian diolah menjadi POC,” kata dosen Program Studi Bioteknologi itu.

Saat pelatihan, setiap ibu PKK diberikan layout tutorial cara pembuatan POC dari limbah buah pepaya dan limbah rumah tangga. “Kami berharap setelah workshop ini berakhir, ibuibu PKK dapat membuat sendiri pupuk organik cair di rumah sehingga mampu menekan jumlah limbah yang tidak terpakai di sekitar lingkungannya,” harap Juwita.

Usai gelaran selesai, tim PKM UM memberikan survei untuk diisi oleh ibu-ibu PKK tentang pelaksanaan workshop tersebut. “Dari hasil survei yang telah diisi oleh peserta hasilnya menunjukkan bagus, karena mereka merasa mendapatkan tambahan keterampilan dengan ilmu baru yang selama ini tidak pernah diketahuinya,” pungkas Juwita. (bin/dik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/