alexametrics
30.1 C
Malang
Monday, 20 September 2021

Unmer Malang Siapkan Mahasiswa Jadi Inovator Pembangunan Bangsa

MALANG KOTA – Program Pengenalan Kampus Bagi Mahasiswa Baru Universitas Merdeka (PKKMB Unmer) Malang Tahun 2021 secara resmi dimulai secara virtual dari ruang PPI, Gedung Rektorat Unmer Malang hari ini (13/9). PKKMB berfokus pada penanaman karakter berjiwa inovator yang siap memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Rektor Unmer Malang Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. “Kami mendesain kegiatan PKKMB ini akan berlanjut selama satu semester. Serta didampingi oleh para dosen melalui program The Innovators and Entrepreneur dengan menyeimbangkan kemampuan hardskill dan softskill untuk membentuk jiwa pembaharu masa depan,” tegas Anwar.

Para tokoh nasional turut memberikan paparan dan pesan kepada mahasiswa. Salah satunya adalah Mendikbudristek Nadiem Makariem yang mengajak mahasiswa untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Mahasiswa dapat memilih program Kampus Merdeka seperti magang di perusahaan, studi independen, membangun desa, merancang wirausaha, pertukaran pelajar serta melakukan riset. Tentunya semua ini sangat penting sebagai bekal kemampuan mahasiswa untuk mengisi pembangunan di masa depan,” tukas Nadiem.

Sementara itu, Danrem 083 Baladhika Jaya Kolonel Inf Irwan Subekti juga mengingatkan mahasiswa baru untuk selalu waspada akan bahaya sikap intoleransi dan radikalisme yang mengancam keutuhan persatuan bangsa. Salah satu ruang yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan paham radikalisme adalah media sosial. “Sebagai mahasiswa tentunya harus membekali diri dengan pemahaman agama dan kebangsaan yang baik sehingga dapat terhidar dari paham radikalisme serta menjunjung nilai toleransi di lingkungan kampus,” jelas Danrem.

Sementara Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) sekaligus alumni Fakultas Hukum Unmer Malang Robikin Emhas juga memberikan tausiyahnya. Kepada mahasiswa, Robikin mengingatkan pentingnya ilmu untuk membangun akhlak yang baik sekaligus menanamkan rasa saling menghormati masyarakat yang berbeda suku, bangsa, ras dan agama.

Seluruh pimpinan di wilayah Malang Raya yang terdiri dari Wali Kota Malang Drs H Sutiaji, Bupati Malang Drs H Sanusi MM dan Wali Kota Batu Dra Dewanti Rumpoko MSi turut mengucapkan selamat datang di Malang Raya kepada mahasiswa baru Unmer Malang. Mereka juga berpesan agar mahasiswa baru menaati protokol kesehatan (prokes) dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19.

Selama PKKMB mahasiswa akan mendapatkan materi dari berbagai narasaumber yang kompeten. Ini sebagai ajang untuk membangun karakter Ksatria Bhirawa Anoraga yang memiliki arti pribadi yang berjiwa perkasa namun tetap rendah hati. (rmc/dik)

MALANG KOTA – Program Pengenalan Kampus Bagi Mahasiswa Baru Universitas Merdeka (PKKMB Unmer) Malang Tahun 2021 secara resmi dimulai secara virtual dari ruang PPI, Gedung Rektorat Unmer Malang hari ini (13/9). PKKMB berfokus pada penanaman karakter berjiwa inovator yang siap memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

Rektor Unmer Malang Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. “Kami mendesain kegiatan PKKMB ini akan berlanjut selama satu semester. Serta didampingi oleh para dosen melalui program The Innovators and Entrepreneur dengan menyeimbangkan kemampuan hardskill dan softskill untuk membentuk jiwa pembaharu masa depan,” tegas Anwar.

Para tokoh nasional turut memberikan paparan dan pesan kepada mahasiswa. Salah satunya adalah Mendikbudristek Nadiem Makariem yang mengajak mahasiswa untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). “Mahasiswa dapat memilih program Kampus Merdeka seperti magang di perusahaan, studi independen, membangun desa, merancang wirausaha, pertukaran pelajar serta melakukan riset. Tentunya semua ini sangat penting sebagai bekal kemampuan mahasiswa untuk mengisi pembangunan di masa depan,” tukas Nadiem.

Sementara itu, Danrem 083 Baladhika Jaya Kolonel Inf Irwan Subekti juga mengingatkan mahasiswa baru untuk selalu waspada akan bahaya sikap intoleransi dan radikalisme yang mengancam keutuhan persatuan bangsa. Salah satu ruang yang dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan paham radikalisme adalah media sosial. “Sebagai mahasiswa tentunya harus membekali diri dengan pemahaman agama dan kebangsaan yang baik sehingga dapat terhidar dari paham radikalisme serta menjunjung nilai toleransi di lingkungan kampus,” jelas Danrem.

Sementara Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) sekaligus alumni Fakultas Hukum Unmer Malang Robikin Emhas juga memberikan tausiyahnya. Kepada mahasiswa, Robikin mengingatkan pentingnya ilmu untuk membangun akhlak yang baik sekaligus menanamkan rasa saling menghormati masyarakat yang berbeda suku, bangsa, ras dan agama.

Seluruh pimpinan di wilayah Malang Raya yang terdiri dari Wali Kota Malang Drs H Sutiaji, Bupati Malang Drs H Sanusi MM dan Wali Kota Batu Dra Dewanti Rumpoko MSi turut mengucapkan selamat datang di Malang Raya kepada mahasiswa baru Unmer Malang. Mereka juga berpesan agar mahasiswa baru menaati protokol kesehatan (prokes) dalam upaya pencegahan pandemi Covid-19.

Selama PKKMB mahasiswa akan mendapatkan materi dari berbagai narasaumber yang kompeten. Ini sebagai ajang untuk membangun karakter Ksatria Bhirawa Anoraga yang memiliki arti pribadi yang berjiwa perkasa namun tetap rendah hati. (rmc/dik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru