alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Belum Ada Izin, UIN Maliki Malang Tetap Kuliah Daring

MALANG KOTA – Sejumlah instansi pendidikan mulai SD hingga SMP di Kota Malang mulai siap-siap uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Namun di tingkat perguruan tinggi, tampaknya belum ada yang bergegas, ingin melaksanakan perkuliahan tatap muka.

Kuliah luring ini sepertinya juga belum menjadi prioritas Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Administrasi Akademik Imam Ahmad MAg. “ Kita masih menunggu dari pemerintah pusat. Kalau kita diizinkan untuk luring ya kita nanti luring,” kata Imam.

Sebaliknya jika memang masih belum memungkinkan untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka, pihaknya tak memaksakan diri. Karena itu, untuk sementara waktu, pihaknya masih akan tetap menggelar perkuliahan daring. “Prinsipnya kita mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Tapi sepertinya hingga semester genap ini kita masih tetap daring,” lanjut Imam.

Diakui Imam, selama perkuliahan daring bukan berarti tidak ada masalah. Justru banyak keluhan datang dari mahasiswa karena merasa penyampaian materi kurang maksimal. Hanya saja pihak perguruan tinggi tidak ingin mengambil risiko dengan masih adanya pandemi Covid-19.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Sejumlah instansi pendidikan mulai SD hingga SMP di Kota Malang mulai siap-siap uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Namun di tingkat perguruan tinggi, tampaknya belum ada yang bergegas, ingin melaksanakan perkuliahan tatap muka.

Kuliah luring ini sepertinya juga belum menjadi prioritas Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang dalam waktu dekat. Hal ini disampaikan Kepala Bagian Administrasi Akademik Imam Ahmad MAg. “ Kita masih menunggu dari pemerintah pusat. Kalau kita diizinkan untuk luring ya kita nanti luring,” kata Imam.

Sebaliknya jika memang masih belum memungkinkan untuk melaksanakan perkuliahan tatap muka, pihaknya tak memaksakan diri. Karena itu, untuk sementara waktu, pihaknya masih akan tetap menggelar perkuliahan daring. “Prinsipnya kita mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Tapi sepertinya hingga semester genap ini kita masih tetap daring,” lanjut Imam.

Diakui Imam, selama perkuliahan daring bukan berarti tidak ada masalah. Justru banyak keluhan datang dari mahasiswa karena merasa penyampaian materi kurang maksimal. Hanya saja pihak perguruan tinggi tidak ingin mengambil risiko dengan masih adanya pandemi Covid-19.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru