alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Siap Luring, SDN Dinoyo 3 Kantongi Izin Orang Tua Murid

MALANG KOTA – Pemkot Malang telah memberikan lampu hijau pelaksanaan pembelajaran sekolah tatap muka. Sejumlah sekolah dasar merespon hal tersebut dengan mempersiapkan prosedur pembelajaran tatap muka di sekolah masing-masing.

Salah satunya di SDN Dinoyo 3 yang telah mempersiapkan pembelajaran tatap muka, diawali dengan pembagian kuesioner kepada wali murid. ”Kami sudah sosialisasi kepada wali murid lewat google form, sehingga diketahui pembelajaran tatap muka (PTM) disetujui oleh wali murid apa tidak,” ujar Kepala SDN Dinoyo 3 Suryani.

Dan hasilnya, seluruh wali murid menyatakan setuju dilakukannya sekolah tatap muka>. ”Dukungan ini juga disampaikan sejumlah wali murid secara langsung saat rapat sosialisasi, pagi tadi (14/4),” terangnya. Hal itu duisampaikan karena para orang tua mengeluhkan kesulitan mendampingi anak saat belajar daring.

Meski sudah ada izin dari orang tua, kegiatan PTM tak serta merta bisa dilaksanakan begitu saja. ”Ada prosedur yang harus kita tetapkan. Untuk awal kami Kita prioritaskan siswa kelas VI untuk masuk terlebih dahulu,” kata Suryani. Sementara, kelas I-V menunggu saat pembelajaran luring siswa kelas VI ini tertangani dengan baik. “Kenapa kelas VI dulu, karena kan sebentar lagi mereka ujian. Jadi kita pemantapan persiapan ujian, try out sampai PPDB masuk SMP,” lanjutnya.

Rencananya, besok (15/4) kelas VI yang akan masuk dibagi menjadi dua tahap. “Satu kelas itu kan jumlahnya ada 39 anak. Termin pertama 20 anak dan termin kedua 19 anak,” kata perempuan yang tinggal di Kelurahan Kedungkandang ini.

Tempatnya belajarnya pun di aula, sehingga physical distancingnya bisa diterapkan. Pun demikian, para pengajar juga akan memantau ketertiban siswa dan dalam mematuhi protokol kesehatan. Karena, pihaknya sudah menyediakan handsanitizer, wastafel, termometer.

“Untuk membiasakan itu kan sulit ya. Jadi kita tekankan di minggu pertama ini pembiasaan. Anak-anak yang lupa tidak bawa masker, akan kita beri. Tapi jika sengaja, lebih baik tidak usah masuk sekolah saja,” tegasnya.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Pemkot Malang telah memberikan lampu hijau pelaksanaan pembelajaran sekolah tatap muka. Sejumlah sekolah dasar merespon hal tersebut dengan mempersiapkan prosedur pembelajaran tatap muka di sekolah masing-masing.

Salah satunya di SDN Dinoyo 3 yang telah mempersiapkan pembelajaran tatap muka, diawali dengan pembagian kuesioner kepada wali murid. ”Kami sudah sosialisasi kepada wali murid lewat google form, sehingga diketahui pembelajaran tatap muka (PTM) disetujui oleh wali murid apa tidak,” ujar Kepala SDN Dinoyo 3 Suryani.

Dan hasilnya, seluruh wali murid menyatakan setuju dilakukannya sekolah tatap muka>. ”Dukungan ini juga disampaikan sejumlah wali murid secara langsung saat rapat sosialisasi, pagi tadi (14/4),” terangnya. Hal itu duisampaikan karena para orang tua mengeluhkan kesulitan mendampingi anak saat belajar daring.

Meski sudah ada izin dari orang tua, kegiatan PTM tak serta merta bisa dilaksanakan begitu saja. ”Ada prosedur yang harus kita tetapkan. Untuk awal kami Kita prioritaskan siswa kelas VI untuk masuk terlebih dahulu,” kata Suryani. Sementara, kelas I-V menunggu saat pembelajaran luring siswa kelas VI ini tertangani dengan baik. “Kenapa kelas VI dulu, karena kan sebentar lagi mereka ujian. Jadi kita pemantapan persiapan ujian, try out sampai PPDB masuk SMP,” lanjutnya.

Rencananya, besok (15/4) kelas VI yang akan masuk dibagi menjadi dua tahap. “Satu kelas itu kan jumlahnya ada 39 anak. Termin pertama 20 anak dan termin kedua 19 anak,” kata perempuan yang tinggal di Kelurahan Kedungkandang ini.

Tempatnya belajarnya pun di aula, sehingga physical distancingnya bisa diterapkan. Pun demikian, para pengajar juga akan memantau ketertiban siswa dan dalam mematuhi protokol kesehatan. Karena, pihaknya sudah menyediakan handsanitizer, wastafel, termometer.

“Untuk membiasakan itu kan sulit ya. Jadi kita tekankan di minggu pertama ini pembiasaan. Anak-anak yang lupa tidak bawa masker, akan kita beri. Tapi jika sengaja, lebih baik tidak usah masuk sekolah saja,” tegasnya.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru