alexametrics
24.1 C
Malang
Tuesday, 15 June 2021

Halal Bihalal Virtual, Rektor UIN Tulis Puisi Buat Menteri Agama

MALANG KOTA – Kado khusus dipersiapkan Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang Prof Dr Abdul Haris M Ag kepada Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas. Sebuah puisi dia bawakan dalam kegiatan halal bihalal virtual yang dihadiri oleh seluruh pejabat di lingkungan Kemenag RI, seluruh kepala kantor wilayah, serta pimpinan perguruan tinggi dibawah koordinasi kemenag. Tidak terkecuali Prof Dr Abdul Haris M Ag.

Begini syair puisi yang dibawakan oleh orang nomor 1 di UIN Maliki Malang itu:

GUS YAQUT MENAG RI,
Tekankan Pimpinan Kuat Melayani.

Halal bi halal kemenag RI.
Di gelar dengan gunakan teknologi informasi.
Pejabat eselon satu dan dua bahkan yang lebih tinggi.
Semua kakanwil dan pimpinan perguruan tinggi.
Tampak cerah terlihat di wajah yang berseri-seri.
Seperti sudah bebas dari sebuah latihan diri.

Meski sebentar namun sambutan penuh arti.
Pimpinan di kemenag harus kuatkan melayani.
Itu juga ukuran Gus Yaqut untuk menyintai.
Bahkan ini pula misi utama pimpinan yang dikehendaki.
Pelayanan kepada siapa pun tidak bedakan asal usul diri.
Bahkan sangat mungkin mereka yang beda partai.
Bukankah semua tindakan pimpinan akan ditanyai.
Apakah betul semua tugas pimpinan sudah ditunai.

Terimakasih pak Menteri Agama RI.
Inilah yang sesungguhnya ajaran yang bernilai tinggi.
Seorang pemimpin harus bisa melayani tanpa pilih kasih.
Dengan sangat cepat layanan direalisasi.

Mohon maaf lahir batin, semoga Allah mengampuni.

Malang, 14 Mei 2021
‘Abd Al Haris Al Muhasibiy

”Meskipun hanya sebentar, tapi dalam sambutan beliau ada makna yang penuh arti. (Yakni) bahwa pimpinan di lingkungan kemenag harus kuat melayani,” ungkap Prof Haris.

Menurutnya, hal ini tidak hanya diperuntukkan bagi pejabat di lingkungan Kemenag. Dalam artian, sosok pemimpin harus mampu melayani tanpa membedakan latar belakang serta asal usul. ”Bahkan sangat mungkin mereka yang beda partai atau golongan. ”Bukankan semua tindakan pimpinan nanti akan dipertanyakan? Apakah betul semua tugas pimpinan itu sudah ditunaikan,” sambungnya.

Menurutnya, pesan yang disampaikan oleh Menag RI tersebut menjadi pengingat untuk seluruh pejabat yang memegang posisi pemimpin. Prof Haris menuturkan bahwa pihaknya berterimakasih kepada Menag RI Yaqut Cholil Qoumas atas amanat yang menurutnya bernilai tinggi. Dia pun sepakat bahwa seorang pemimpin harus bisa melayani tanpa pilih kasih.

 

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Kado khusus dipersiapkan Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang Prof Dr Abdul Haris M Ag kepada Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas. Sebuah puisi dia bawakan dalam kegiatan halal bihalal virtual yang dihadiri oleh seluruh pejabat di lingkungan Kemenag RI, seluruh kepala kantor wilayah, serta pimpinan perguruan tinggi dibawah koordinasi kemenag. Tidak terkecuali Prof Dr Abdul Haris M Ag.

Begini syair puisi yang dibawakan oleh orang nomor 1 di UIN Maliki Malang itu:

GUS YAQUT MENAG RI,
Tekankan Pimpinan Kuat Melayani.

Halal bi halal kemenag RI.
Di gelar dengan gunakan teknologi informasi.
Pejabat eselon satu dan dua bahkan yang lebih tinggi.
Semua kakanwil dan pimpinan perguruan tinggi.
Tampak cerah terlihat di wajah yang berseri-seri.
Seperti sudah bebas dari sebuah latihan diri.

Meski sebentar namun sambutan penuh arti.
Pimpinan di kemenag harus kuatkan melayani.
Itu juga ukuran Gus Yaqut untuk menyintai.
Bahkan ini pula misi utama pimpinan yang dikehendaki.
Pelayanan kepada siapa pun tidak bedakan asal usul diri.
Bahkan sangat mungkin mereka yang beda partai.
Bukankah semua tindakan pimpinan akan ditanyai.
Apakah betul semua tugas pimpinan sudah ditunai.

Terimakasih pak Menteri Agama RI.
Inilah yang sesungguhnya ajaran yang bernilai tinggi.
Seorang pemimpin harus bisa melayani tanpa pilih kasih.
Dengan sangat cepat layanan direalisasi.

Mohon maaf lahir batin, semoga Allah mengampuni.

Malang, 14 Mei 2021
‘Abd Al Haris Al Muhasibiy

”Meskipun hanya sebentar, tapi dalam sambutan beliau ada makna yang penuh arti. (Yakni) bahwa pimpinan di lingkungan kemenag harus kuat melayani,” ungkap Prof Haris.

Menurutnya, hal ini tidak hanya diperuntukkan bagi pejabat di lingkungan Kemenag. Dalam artian, sosok pemimpin harus mampu melayani tanpa membedakan latar belakang serta asal usul. ”Bahkan sangat mungkin mereka yang beda partai atau golongan. ”Bukankan semua tindakan pimpinan nanti akan dipertanyakan? Apakah betul semua tugas pimpinan itu sudah ditunaikan,” sambungnya.

Menurutnya, pesan yang disampaikan oleh Menag RI tersebut menjadi pengingat untuk seluruh pejabat yang memegang posisi pemimpin. Prof Haris menuturkan bahwa pihaknya berterimakasih kepada Menag RI Yaqut Cholil Qoumas atas amanat yang menurutnya bernilai tinggi. Dia pun sepakat bahwa seorang pemimpin harus bisa melayani tanpa pilih kasih.

 

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru