alexametrics
25.1 C
Malang
Sunday, 25 July 2021

UIN Maliki Malang Siapkan Rumah Tahfidz Untuk Mahasiswa

MALANG KOTA – Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang tak hanya mampu menguasai ilmu di bidangnya saja. Mereka juga berkesempatan besar mengasah kemampuan hafalan Al-Quran. Semangat itulah yang ditujukkan UIN Maliki dengan menyiapkan kurikulum Program Tahfidz.

Tak hanya itu, fasilitas rumah tahfidz juga sedang dibangun di Kampus III, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Saat ini, proses pembangunan telah mencapai 67 persen. Sesuai rencana, Rumah Tahfidz tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa baru FKIK. ”Mahasiswa nanti akan ditawarkan menghafal 30 juz atau sebagian atau ada yang menghafal sesuai dengan bidang yang dipelajari,” ujar Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Prof Dr H Abdul Haris MAg.

Untuk itu, penyusunan kurikulum Program Tahfidz ini tengah dimatangkan. Prof Haris menargetkan penyusunan kurikulum ini bisa selesai saat tahun ajaran baru tiba. “Akhir bulan Juli (kurikulum Program Tahfidz) sudah harus selesai,” harapnya.

Sementara hunian atau rumah tahfidz yang tengah dibangun memiliki kapasitas 32 kamar. Mahasiswa yang akan menghuni rumah tahfidz nantinya harus melewati serangkaian seleksi. “Untuk sementara mahasiswa fakultas kedokteran yang disiapkan untuk mengikuti program ini. Kalau mahasiswa umum saja hafal Al-Quran, masa yang fakultas keagamaan tidak hafal,” ungkapnya.

Prof Haris berharap lulusan UIN Maliki Malang ini tidak hanya menguasai kompetensi di bidangnya saja. Melainkan juga kemampuan hafalan Al-Quran jadi pedoman dalam mengarungi kehidupan.

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang tak hanya mampu menguasai ilmu di bidangnya saja. Mereka juga berkesempatan besar mengasah kemampuan hafalan Al-Quran. Semangat itulah yang ditujukkan UIN Maliki dengan menyiapkan kurikulum Program Tahfidz.

Tak hanya itu, fasilitas rumah tahfidz juga sedang dibangun di Kampus III, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK). Saat ini, proses pembangunan telah mencapai 67 persen. Sesuai rencana, Rumah Tahfidz tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa baru FKIK. ”Mahasiswa nanti akan ditawarkan menghafal 30 juz atau sebagian atau ada yang menghafal sesuai dengan bidang yang dipelajari,” ujar Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Prof Dr H Abdul Haris MAg.

Untuk itu, penyusunan kurikulum Program Tahfidz ini tengah dimatangkan. Prof Haris menargetkan penyusunan kurikulum ini bisa selesai saat tahun ajaran baru tiba. “Akhir bulan Juli (kurikulum Program Tahfidz) sudah harus selesai,” harapnya.

Sementara hunian atau rumah tahfidz yang tengah dibangun memiliki kapasitas 32 kamar. Mahasiswa yang akan menghuni rumah tahfidz nantinya harus melewati serangkaian seleksi. “Untuk sementara mahasiswa fakultas kedokteran yang disiapkan untuk mengikuti program ini. Kalau mahasiswa umum saja hafal Al-Quran, masa yang fakultas keagamaan tidak hafal,” ungkapnya.

Prof Haris berharap lulusan UIN Maliki Malang ini tidak hanya menguasai kompetensi di bidangnya saja. Melainkan juga kemampuan hafalan Al-Quran jadi pedoman dalam mengarungi kehidupan.

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru