alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Dukung Riset Dosen, FEB Unisma Gelar Workshop Roadmap Penelitian

KOTA MALANG – Komitmen untuk meningkatkan mutu dan kualitas terus dilakukan civitas akademika Unisma (Universitas Islam Malang). Termasuk mengoptimalkan hasil riset para dosen. Salah satunya dengan menggelar workshop membahas tentang roadmap penelitian.

Seperti yang dilakukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis FEB Unisma yang melaksanakan workshop yang digelar secara luring dan daring, Jumat (13/8) lalu. Kegiatan ini menjadi agenda lanjutan dalam menggodok roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan sebelumnya.

Kegiatan workshop ini menghadirkan pakar riset yang juga Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Esa Unggul Jakarta Dr Muhammad Fachruddin Arrozi SE Ak MSi. Fachruddin adalah pemenang penghargaan World Championship 2019 in Accounting Investment Decision Research dan sering mendapat hibah riset terutama program riset penelitian dan inovasi.

Dalam sambutannya saat membuka workshop, Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MSi menyampaikan, dari kegiatan ini diharapkan akan terwujud roadmap penelitian di setiap program studi yang ada di FEB Unisma. “Roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi dasar bagi dosen dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat secara berkesinambungan dengan memuat tiga komponen penting. Pertama, bagaimana aktivitas penelitian dilakukan, kedua bagaimana aktivitas pada periode saat ini dilakukan, dan ketiga bagaimana aktivitas pada periode yang akan datang,” terangnya.

Menurutnya, FEB Unisma yang memiliki 3 prodi yaitu Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah perlu mengembangkan tema-tema yang selaras dengan kelompok keahlian dosen FEB Unisma serta bersandar pada agenda riset 2017-2045 untuk mencapai visi Indonesia dengan mengangkat tema pengembangan SDM dan Meningkatkan Daya Saing Bangsa. ”Setiap prodi diharapkan memiliki roadmap dengan keunggulan masing-masing yang bersandar pada visi- misi prodi, fakultas, dan Unisma,” terangnya.

Menurut Diana, workshop ini juga diharapkan dapat menjadi wadah transfer knowledge dan menjadi best practice penelitian bagi dosen-dosen FEB Unisma untuk mendapatkan hibah riset dari berbagai lembaga pemerintah, hibah institusi, mandiri maupun kemitraan.

Sementara itu, Fachruddin menyampaikan bahwa saat ini Dikti meminta luaran dari penelitian dosen harus memberikan invensi yang sifatnya memberikan kemanfaatan kepada masyarakat dalam bentuk dampak sosial dan bisa menjadi nilai ekonomi bahwa produk yang dihasilkan akan memberi revenue general thing kepada institusi (baik universitas atau fakultas). ”Setiap riset yang dihasilkan akan diikuti dengan pertanyaan inovasi apa yang dihasilkan,” jelasnya.

Menurutnya, roadmap ini tidak bisa berdiri sendiri untuk penelitian dan pengabdian masyarakat saja, namun juga harus ada inovasi sebagai tambahan untuk kegiatan utama. ”Riset dosen harus bisa menyumbangkan lima manfaat baik untuk prodi, fakultas dan universitas. Yakni meliputi borang akreditasi program studi, borang Institut Perguruan Tinggi, borang peringkat penelitian, borang peringkat untuk pengabdian dan borang peringkat untuk inovasi,” tambah Fachruddin.

”Meskipun sebagai dosen ekonomi namun harus bisa menghasilkan paten yang dapat menghasilkan banyak luaran untuk mendongkrak peringkat institusi,” ujarnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

KOTA MALANG – Komitmen untuk meningkatkan mutu dan kualitas terus dilakukan civitas akademika Unisma (Universitas Islam Malang). Termasuk mengoptimalkan hasil riset para dosen. Salah satunya dengan menggelar workshop membahas tentang roadmap penelitian.

Seperti yang dilakukan Fakultas Ekonomi dan Bisnis FEB Unisma yang melaksanakan workshop yang digelar secara luring dan daring, Jumat (13/8) lalu. Kegiatan ini menjadi agenda lanjutan dalam menggodok roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan sebelumnya.

Kegiatan workshop ini menghadirkan pakar riset yang juga Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Universitas Esa Unggul Jakarta Dr Muhammad Fachruddin Arrozi SE Ak MSi. Fachruddin adalah pemenang penghargaan World Championship 2019 in Accounting Investment Decision Research dan sering mendapat hibah riset terutama program riset penelitian dan inovasi.

Dalam sambutannya saat membuka workshop, Dekan FEB Unisma Nur Diana SE MSi menyampaikan, dari kegiatan ini diharapkan akan terwujud roadmap penelitian di setiap program studi yang ada di FEB Unisma. “Roadmap penelitian dan pengabdian masyarakat menjadi dasar bagi dosen dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat secara berkesinambungan dengan memuat tiga komponen penting. Pertama, bagaimana aktivitas penelitian dilakukan, kedua bagaimana aktivitas pada periode saat ini dilakukan, dan ketiga bagaimana aktivitas pada periode yang akan datang,” terangnya.

Menurutnya, FEB Unisma yang memiliki 3 prodi yaitu Akuntansi, Manajemen dan Perbankan Syariah perlu mengembangkan tema-tema yang selaras dengan kelompok keahlian dosen FEB Unisma serta bersandar pada agenda riset 2017-2045 untuk mencapai visi Indonesia dengan mengangkat tema pengembangan SDM dan Meningkatkan Daya Saing Bangsa. ”Setiap prodi diharapkan memiliki roadmap dengan keunggulan masing-masing yang bersandar pada visi- misi prodi, fakultas, dan Unisma,” terangnya.

Menurut Diana, workshop ini juga diharapkan dapat menjadi wadah transfer knowledge dan menjadi best practice penelitian bagi dosen-dosen FEB Unisma untuk mendapatkan hibah riset dari berbagai lembaga pemerintah, hibah institusi, mandiri maupun kemitraan.

Sementara itu, Fachruddin menyampaikan bahwa saat ini Dikti meminta luaran dari penelitian dosen harus memberikan invensi yang sifatnya memberikan kemanfaatan kepada masyarakat dalam bentuk dampak sosial dan bisa menjadi nilai ekonomi bahwa produk yang dihasilkan akan memberi revenue general thing kepada institusi (baik universitas atau fakultas). ”Setiap riset yang dihasilkan akan diikuti dengan pertanyaan inovasi apa yang dihasilkan,” jelasnya.

Menurutnya, roadmap ini tidak bisa berdiri sendiri untuk penelitian dan pengabdian masyarakat saja, namun juga harus ada inovasi sebagai tambahan untuk kegiatan utama. ”Riset dosen harus bisa menyumbangkan lima manfaat baik untuk prodi, fakultas dan universitas. Yakni meliputi borang akreditasi program studi, borang Institut Perguruan Tinggi, borang peringkat penelitian, borang peringkat untuk pengabdian dan borang peringkat untuk inovasi,” tambah Fachruddin.

”Meskipun sebagai dosen ekonomi namun harus bisa menghasilkan paten yang dapat menghasilkan banyak luaran untuk mendongkrak peringkat institusi,” ujarnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/