alexametrics
29C
Malang
Friday, 5 March 2021

Wisuda Daring Pertama di 2021, Unisma Bakal Kukuhkan 1.402 Wisudawan

MALANG KOTA — Universitas Islam Malang (Unisma) bakal menggelar wisuda daring pada Minggu, 17 Januari 2021 mendatang. Total ada 1.402 mahasiswa yang bakal mengikuti wisuda tersebut.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri Bakri MSi menyampaikan, sejatinya para mahasiswa diwisuda pada Desember 2020 lalu. Yaitu pada tanggal 11-12 Desember dan 19-20 Desember 2020. Namun, karena kondisinya tidak memungkinkan, maka ditunda dan dilaksanakan secara daring.

Wisuda Unisma yang digelar di tengah pandemi Covid-19 (Unisma for Radar Malang)

”Sesuai SE (surat edaran) pak Wali Kota Malang, tidak memungkinkan untuk melaksanakan wisuda seperti biasa. Maka kami diskusikan dengan semua pihak dan diputuskan wisudanya daring,” kata pria asal Kabupaten Tuban ini.

Menurutnya, semua pihak tidak mempermasalahkan pelaksanaan wisuda daring tersebut. Karena sifatnya untuk kemanusiaan, untuk melindungi wisudawan, keluarga wisudawan, dan sivitas akademik.

”Alasannya jelas, untuk kemanusiaan. Demi kesehatan bersama,” tegas Maskuri.

Hanya saja, masih kata dia, dalam wisuda daring nanti ada mahasiswa perwakilan tiap program studi (prodi) yang bakal mengikuti wisuda langsung. Jumlahnya hanya satu wisudawan tiap prodi, sehingga total ada 23 wisudawan yang hadir di lokasi penyelenggaraan wisuda.

”Semuanya nanti menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Seperti jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan handsanitizer,” ungkapnya.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA — Universitas Islam Malang (Unisma) bakal menggelar wisuda daring pada Minggu, 17 Januari 2021 mendatang. Total ada 1.402 mahasiswa yang bakal mengikuti wisuda tersebut.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri Bakri MSi menyampaikan, sejatinya para mahasiswa diwisuda pada Desember 2020 lalu. Yaitu pada tanggal 11-12 Desember dan 19-20 Desember 2020. Namun, karena kondisinya tidak memungkinkan, maka ditunda dan dilaksanakan secara daring.

Wisuda Unisma yang digelar di tengah pandemi Covid-19 (Unisma for Radar Malang)

”Sesuai SE (surat edaran) pak Wali Kota Malang, tidak memungkinkan untuk melaksanakan wisuda seperti biasa. Maka kami diskusikan dengan semua pihak dan diputuskan wisudanya daring,” kata pria asal Kabupaten Tuban ini.

Menurutnya, semua pihak tidak mempermasalahkan pelaksanaan wisuda daring tersebut. Karena sifatnya untuk kemanusiaan, untuk melindungi wisudawan, keluarga wisudawan, dan sivitas akademik.

”Alasannya jelas, untuk kemanusiaan. Demi kesehatan bersama,” tegas Maskuri.

Hanya saja, masih kata dia, dalam wisuda daring nanti ada mahasiswa perwakilan tiap program studi (prodi) yang bakal mengikuti wisuda langsung. Jumlahnya hanya satu wisudawan tiap prodi, sehingga total ada 23 wisudawan yang hadir di lokasi penyelenggaraan wisuda.

”Semuanya nanti menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Seperti jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan handsanitizer,” ungkapnya.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru