alexametrics
22.3 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Jelang PTM, SDN Kasin Gelar Simulasi Pembelajaran

MALANG KOTA – Mulai Senin depan (19/4), seluruh sekolah dasar (SD) di Kota Malang akan menerapkan  Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Sebagai persiapan, mulai hari ini (15/5) SDN Kasin Kota Malang mulai menggelar melakukan simulasi PTM. Tidak hanya itu, pihak sekolah pun telah membentuk duta satgas guna mengawal pelaksanaan protokol kesehatan (prokes).

”Ada 36 duta satgas yang kami tunjuk, mereka adalah perwakilan 2 orang dari dari masing-masing kelas,” terang Kepala SDN Kasin Budi Hartono SPd MPd. Keberadaan duta satgas ini, masih kata Budi, bertujuan sebagai teladan bagi teman-temannya. ”Tugas mereka mengawasi teman-temannya, apakah sudah melaksanakan prokes sesuai disiplin Covid-19 atau belum,” tambahnya.

Soal teknis pelaksanaan, SDN Kasin bakal menghadirkan 100 persen siswa dalam satu kelas per hari. ”Kami bagi menjadi dua shift, yakni mulai pukul 07.00 WIB sampai 09.00 WIB untuk shift pertama yang terdiri dari siswa dengan nomor urut absen 1 sampai 15,” jelas Budi. Sementara untuk shift kedua berlangsung mulai pukul 09.15 WIB sampai 11.00 WIB yang dihadiri oleh siswa dengan nomor absen selanjutnya.

Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi kerumunan yang berisiko menyebabkan kerumunan di sekolah. ”Di samping itu juga supaya kegiatan pembelajaran tatap muka bisa berjalan dengan lancar,” tambah Budi.

Seperti diketahui, kegiatan simulasi PTM tersebut mengacu pada surat edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 15 Tahun 2021. Dalam regulasi tersebut, masing masing sekolah boleh menerapkan tatap muka dengan batasan kuota sebesar 50 persen dari total jumlah siswa.

Pewarta : Ulfa Afrian

MALANG KOTA – Mulai Senin depan (19/4), seluruh sekolah dasar (SD) di Kota Malang akan menerapkan  Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Sebagai persiapan, mulai hari ini (15/5) SDN Kasin Kota Malang mulai menggelar melakukan simulasi PTM. Tidak hanya itu, pihak sekolah pun telah membentuk duta satgas guna mengawal pelaksanaan protokol kesehatan (prokes).

”Ada 36 duta satgas yang kami tunjuk, mereka adalah perwakilan 2 orang dari dari masing-masing kelas,” terang Kepala SDN Kasin Budi Hartono SPd MPd. Keberadaan duta satgas ini, masih kata Budi, bertujuan sebagai teladan bagi teman-temannya. ”Tugas mereka mengawasi teman-temannya, apakah sudah melaksanakan prokes sesuai disiplin Covid-19 atau belum,” tambahnya.

Soal teknis pelaksanaan, SDN Kasin bakal menghadirkan 100 persen siswa dalam satu kelas per hari. ”Kami bagi menjadi dua shift, yakni mulai pukul 07.00 WIB sampai 09.00 WIB untuk shift pertama yang terdiri dari siswa dengan nomor urut absen 1 sampai 15,” jelas Budi. Sementara untuk shift kedua berlangsung mulai pukul 09.15 WIB sampai 11.00 WIB yang dihadiri oleh siswa dengan nomor absen selanjutnya.

Hal ini bertujuan untuk menghindari potensi kerumunan yang berisiko menyebabkan kerumunan di sekolah. ”Di samping itu juga supaya kegiatan pembelajaran tatap muka bisa berjalan dengan lancar,” tambah Budi.

Seperti diketahui, kegiatan simulasi PTM tersebut mengacu pada surat edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 15 Tahun 2021. Dalam regulasi tersebut, masing masing sekolah boleh menerapkan tatap muka dengan batasan kuota sebesar 50 persen dari total jumlah siswa.

Pewarta : Ulfa Afrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/