alexametrics
32 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Kemenag Pastikan Madrasah Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka

MALANG KOTA – Selain di sekolah yang berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, pembelajaran tatap muka (PTM) juga bakal diterapkan pada madrasah. Kepala Kementerian Agama Kota Malang Muchtar Hazawawi menuturkan, pihaknya juga bakal menyesuaikan dengan regulasi yang dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 15 Tahun 2021. Dalam SE yang mengatur tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi Covid-19 Kota Malang itu, kegiatan PTM sudah boleh dilakukan oleh sekolah dengan memenuhi sejumlah syarat tertentu.

”Kami dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu seirama dan senada. Jadi begitu ada keputusan bersama maka kami juga sudah menyiapkan. Untuk mulainya kapan? Coba kami mantapkan dan persiapkan dulu,” kata Muchtar.

Meski belum mengeluarkan jadwal resmi untuk sekolah di bawah naungan Kemenag, pihaknya akan tetap mengikuti mekanisme yang ada di surat edaran wali kota. ”Kalau disdikbud (masuk) Senin (19/4), ya kami (masuk) Senin (pekan depan) juga,” lanjutnya.

Namun persiapan tersebut juga tidak bisa terlepas dari kesiapan sekolah dalam memenuhi protokol kesehatan. Termasuk juga persetujuan dari orang tua. ”Koordinasi dengan kepala sekolah itu pasti untuk menyesuaikan,” sambung Muchtar.

Namun untuk pelaksanaan pondok Ramadan, Muchtar masih menganjurkan agar madrasah tetap melaksanakannya secara daring. ”Kalau sekolah formalnya saja belum dilakukan secara penuh maka kami ambil posisi aman saja dengan tetap daring,” tutupnya.

 

Pewarta: Intan Refa Septiana

MALANG KOTA – Selain di sekolah yang berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, pembelajaran tatap muka (PTM) juga bakal diterapkan pada madrasah. Kepala Kementerian Agama Kota Malang Muchtar Hazawawi menuturkan, pihaknya juga bakal menyesuaikan dengan regulasi yang dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 15 Tahun 2021. Dalam SE yang mengatur tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi Covid-19 Kota Malang itu, kegiatan PTM sudah boleh dilakukan oleh sekolah dengan memenuhi sejumlah syarat tertentu.

”Kami dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu seirama dan senada. Jadi begitu ada keputusan bersama maka kami juga sudah menyiapkan. Untuk mulainya kapan? Coba kami mantapkan dan persiapkan dulu,” kata Muchtar.

Meski belum mengeluarkan jadwal resmi untuk sekolah di bawah naungan Kemenag, pihaknya akan tetap mengikuti mekanisme yang ada di surat edaran wali kota. ”Kalau disdikbud (masuk) Senin (19/4), ya kami (masuk) Senin (pekan depan) juga,” lanjutnya.

Namun persiapan tersebut juga tidak bisa terlepas dari kesiapan sekolah dalam memenuhi protokol kesehatan. Termasuk juga persetujuan dari orang tua. ”Koordinasi dengan kepala sekolah itu pasti untuk menyesuaikan,” sambung Muchtar.

Namun untuk pelaksanaan pondok Ramadan, Muchtar masih menganjurkan agar madrasah tetap melaksanakannya secara daring. ”Kalau sekolah formalnya saja belum dilakukan secara penuh maka kami ambil posisi aman saja dengan tetap daring,” tutupnya.

 

Pewarta: Intan Refa Septiana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru