alexametrics
Thursday, August 13, 2020

Bangun Kolaborasi, UMM-Ma Chung Bantu Kembangkan UMKM

- Advertisement -
- Advertisement -

MALANG KOTA – Tiap kampus di Malang punya cara sendiri dalam pengembangan dunia riset dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya dengan berkolaborasi dengan kampus lain yang memiliki visi dan misi sama dalam dunia penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Seperti yang dilakukan Universitas Ma Chung dan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Rektor Universitas Ma Chung Dr Murpin Josua Sembiring SE MSi menyampaikan, salah satu fokus kolaborasi tersebut adalah pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
“Modernisasi UMKM ini penting agar produk yang dihasilkan bisa punya daya saing di pasaran,” kata alumnus Unair ini di kantornya, Rabu (15/7).
Menurutnya, hal tersebut bisa tercapai jika hasil riset yang
dilakukan akademisi bisa membantu pelaku UMKM. Sehingga, sentuhan teknologi terbarukan dari akademisi sangat ditunggu para pelaku UMKM tersebut.

KAMPUS KOLABORASI: Universitas Ma Chung siap berkolaborasi dengan kampus lain untuk pengembangan riset dan pengabdian kepada masyarakat.

“Intinya, riset yang dilakukan kalangan akademisi jangan sebatas untuk kebutuhan karya ilmiah, tapi benar-benar bisa bantu dan diterapkan untuk bantu menyelesaikan masalah di masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, masih kata dia, hal tersebut juga dilakukan di bidang perikanan dan pertanian. Karena dua bidang ini juga termasuk unggulan di Indonesia.
“Lahan pertanian dan laut Indonesia itu luas, seharusnya para nelayan dan petani itu kaya. Makanya, perlu sentuhan teknologi dari kalangan akademisi,” terang mantan rektor Widya Kartika Surabaya ini.
Lebih lanjut, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Rektor UMM Dr Fauzan MPd, beberapa hari sebelumnya. Alhasil, kolaborasi tersebut disambut baik oleh pihak UMM. “Bahkan, pak rektor UMM bilang, Ma Chung itu UMM II,” imbuhnya.
Pewarta: Imam Nasrodin
Foto : Imam Nasrodin
Editor: Hendarmono Al Sidarto

- Advertisement -

Latest news

Layanan Medis Komprehensif RSPH Raih Predikat Terbaik di RMA 2020

Rumah Sakit Prima Husada (RSPH) berhasil menyabet penghargaan sebagai “Type C Hospital with The Most Comprehensive Healthcare Facilities” di Radar Malang Award 2020. Penghargaan diberikan Kamis (13/8) oleh Direktur Radar Malang Kurniawan Muhammad, kepada Komisaris Utama PT Disa Prima Medika (RSHP), dr Sadi Hariono MMRS didampingi Direktur Utama PT Disa Prima Medika Endang Susilowati.
- Advertisement -

Bawa 32 Tabung Elpiji dan Bensin, Espass Meledak Bakar Pengemudi

Mobil bernopol N 541 DR tersebut tengah mengangkut 32 tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dan 2 buah jeriken berisi bensin.

OJK Malang: Per 30 Juli, Kredit 282.510 Nasabah Direstrukturisasi

Kepala OJK Malang Sugiarto Kasmuri merinci, dari total nilai restrukturisasi kredit tersebut, industri perbankan di wilayah kerja OJK Malang menyasar 85.402 debitor dengan total baki debet sebesar Rp 8,58 triliun.

Pacu DPK, BNI Syariah Geber Program Merdeka Berhasanah

Bersamaan dengan euforia perayaan kemerdekaan RI ke-75, BNI Syariah memberikan apresiasi kepada para nasabah melalui program terbaru bernama Merdeka ber-Hasanah. Program menabung berhadiah ini berlaku sejak 10 Agustus lalu hingga 21 Agustus mendatang.

Related news

Cek, Inilah 13 Website Resmi Pengumuman Hasil SBMPTN Besok

“Mulai bisa diakses per pukul 15.00 pengumumannya besok (hari ini),” kata Kasubag Kearsipan dan Humas UB Kotok Gurito, Kamis (13/8).

Pengumuman SBMPTN Dimajukan Besok, Rebutkan 19.739 Kursi PTN Malang

“Kami hanya mengikuti pusat saja. Pengumumannya dimajukan besok (14/8) oleh pusat,” jelasnya.

Terapkan Tema Kewirausahaan, USAID Mitra Kunci Gandeng UMM

Berbagai terobosan terus dilakukan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan sistem Kuliah Kerja Nyata Tematik Kewirausahaan (KKN TKWU) bekerjasama dengan USAID Mitra Kunci Initiative.

Masih Zona Merah, Kota Malang Tak Bisa Uji Coba Sekolah Tatap Muka?

MALANG KOTA - Rencana uji coba pembelajaran tatap muka tingkat SMA/SMK di Kota Malang agaknya belum bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Karena kebijakan pengganti pembelajaran jarak jauh (PJJ) itu harus disesuaikan dengan status Kota Malang di tengah pandemi Covid-19. Saat ini, Kota Malang masih berstatus zona merah.
- Advertisement -