alexametrics
21.5 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Ratusan Dosen dan Karyawan Unisma Disuntik Vaksin Dosis Dua

MALANG KOTA – Sebanyak 632 pejabat, dosen serta karyawan Universitas Islam Malang (Unisma) disuntik vaksin dosis kedua mulai hari ini (16/3). Kegiatan imunisasi Covid-19 tersebut akan berlangsung hingga besok (17/3) di Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi menyampaikan, Unisma mendaftarkan 747 pejabat, dosen dan karyawan untuk divaksin. Namun, kuota vaksin yang diberikan masih untuk 632 orang. Sehingga, yang belum mendapatkan akan mengikuti vaksinasi berikutnya. ”Kami mendaftarkan 747 orang ke Dinkes Kota Malang. Tapi kuotanya masih untuk 632 orang. Lainnya menyusul nanti,” kata pria asal Kabupaten Tuban ini di kantornya, Selasa (16/3).

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi saat divaksin di RSI Unisma (Humas Unisma for Radar Malang)

Dia menjelaskan, vaksinasi ini juga dalam upaya menyiapkan kuliah tatap muka pada semester ganjil 2021/2022. Sehingga, saat pemerintah membuat kebijakan kuliah tatap muka, Unisma sudah siap. ”Surat edarannya untuk perguruan tinggi sudah ada. Kampus diminta untuk menyiapkan kuliah tatap muka,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya bakal menunggu petunjuk lebih lanjut soal kuliah tatap muka tersebut dari pemerintah pusat. Misalnya, satu bulan kuliah tatap muka dua kali atau sebulan sekalai atau kebijakan lain. ”Pokoknya, kebijakan apa pun dari pusat, kami akan ikuti,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Unisma Dr Ir Hj Istirochah Pujiwati MP menambahkan, selain dosen dan karyawan, sebanyak 223 mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisma yang sedang menempuh koas di rumah sakit mitra Unisma juga telah divaksin. ”Sejak Februari lalu mahasiswa yang koas ini sudah divaksin dan kami lengkapi dengan APD,” imbuh alumnus SMAN 4 Malang ini.

Pewarta: Imam N

MALANG KOTA – Sebanyak 632 pejabat, dosen serta karyawan Universitas Islam Malang (Unisma) disuntik vaksin dosis kedua mulai hari ini (16/3). Kegiatan imunisasi Covid-19 tersebut akan berlangsung hingga besok (17/3) di Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma.

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi menyampaikan, Unisma mendaftarkan 747 pejabat, dosen dan karyawan untuk divaksin. Namun, kuota vaksin yang diberikan masih untuk 632 orang. Sehingga, yang belum mendapatkan akan mengikuti vaksinasi berikutnya. ”Kami mendaftarkan 747 orang ke Dinkes Kota Malang. Tapi kuotanya masih untuk 632 orang. Lainnya menyusul nanti,” kata pria asal Kabupaten Tuban ini di kantornya, Selasa (16/3).

Rektor Unisma Prof Dr H Maskuri MSi saat divaksin di RSI Unisma (Humas Unisma for Radar Malang)

Dia menjelaskan, vaksinasi ini juga dalam upaya menyiapkan kuliah tatap muka pada semester ganjil 2021/2022. Sehingga, saat pemerintah membuat kebijakan kuliah tatap muka, Unisma sudah siap. ”Surat edarannya untuk perguruan tinggi sudah ada. Kampus diminta untuk menyiapkan kuliah tatap muka,” terangnya.

Lebih lanjut, pihaknya bakal menunggu petunjuk lebih lanjut soal kuliah tatap muka tersebut dari pemerintah pusat. Misalnya, satu bulan kuliah tatap muka dua kali atau sebulan sekalai atau kebijakan lain. ”Pokoknya, kebijakan apa pun dari pusat, kami akan ikuti,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Unisma Dr Ir Hj Istirochah Pujiwati MP menambahkan, selain dosen dan karyawan, sebanyak 223 mahasiswa Fakultas Kedokteran Unisma yang sedang menempuh koas di rumah sakit mitra Unisma juga telah divaksin. ”Sejak Februari lalu mahasiswa yang koas ini sudah divaksin dan kami lengkapi dengan APD,” imbuh alumnus SMAN 4 Malang ini.

Pewarta: Imam N

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/