alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Misi Sembuhkan Tanah Antar Dekan FP Unisma Raih Gelar Guru Besar

MALANG KOTA – Daftar guru besar Universitas Islam Malang (Unisma) terus bertambah. Terbaru, Unisma baru saja mengukuhkan Prof Dr Ir Nurhidayati sebagai Guru Besar Ilmu Tanah. Dosen sekaligus Dekan Fakultas Pertanian (FP) Unisma itu menerima pengukuhan tersebut di Auditorium Prof Dr KH M Tholhah Hasan, dengan disaksikan oleh 130 orang pada Sabtu (10/4) lalu.

Upacara pengukuhan tersebut dilanjutkan dengan pembacaan orasi ilmiah yang bertema “Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Hasil Tanaman Melalui Penerapan Manajemen Tanah dan Tanaman Yang Sehat”.

Baca Juga: Guru Besar Unisma Bocorkan Peta Perekonomian Jatim di Raker KPEU MUI

Tema tersebut sengaja diambil Nurhidayati karena prihatin akan kualitas tanah yang dikelola petani saat ini terus menerus menurun. “Tanah kita itu sebetulnya sedang sakit. Kenapa? Karena petani menggunakan output eksternal seperti pupuk kimia untuk menggenjot produktivitas hasil panen,” terang Prof Nurhidayati.

Untuk itu, menurutnya perlu adanya manajemen tanah dengan melakukan pengelolaan tanah yang benar. “Salah satunya adalah menghidupkan kembali unsur mikroorganisme yang akan menyehatkan kembali tanah,” lanjutnya.

Selain itu, menurut penelitian yang dia lakukan, manajemen tanah yang baik akan mencegah terjadinya degradasi tanah secara terus menerus. Jika pemanfaatan sumber daya tanah tidak menerapkan manajemen tanah yang sehat, maka akan terjadi penurunan kesuburan tanah dan jumlah lahan produktif.

Pewarta: Intan Refa Septiana/Defi Maria

MALANG KOTA – Daftar guru besar Universitas Islam Malang (Unisma) terus bertambah. Terbaru, Unisma baru saja mengukuhkan Prof Dr Ir Nurhidayati sebagai Guru Besar Ilmu Tanah. Dosen sekaligus Dekan Fakultas Pertanian (FP) Unisma itu menerima pengukuhan tersebut di Auditorium Prof Dr KH M Tholhah Hasan, dengan disaksikan oleh 130 orang pada Sabtu (10/4) lalu.

Upacara pengukuhan tersebut dilanjutkan dengan pembacaan orasi ilmiah yang bertema “Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Hasil Tanaman Melalui Penerapan Manajemen Tanah dan Tanaman Yang Sehat”.

Baca Juga: Guru Besar Unisma Bocorkan Peta Perekonomian Jatim di Raker KPEU MUI

Tema tersebut sengaja diambil Nurhidayati karena prihatin akan kualitas tanah yang dikelola petani saat ini terus menerus menurun. “Tanah kita itu sebetulnya sedang sakit. Kenapa? Karena petani menggunakan output eksternal seperti pupuk kimia untuk menggenjot produktivitas hasil panen,” terang Prof Nurhidayati.

Untuk itu, menurutnya perlu adanya manajemen tanah dengan melakukan pengelolaan tanah yang benar. “Salah satunya adalah menghidupkan kembali unsur mikroorganisme yang akan menyehatkan kembali tanah,” lanjutnya.

Selain itu, menurut penelitian yang dia lakukan, manajemen tanah yang baik akan mencegah terjadinya degradasi tanah secara terus menerus. Jika pemanfaatan sumber daya tanah tidak menerapkan manajemen tanah yang sehat, maka akan terjadi penurunan kesuburan tanah dan jumlah lahan produktif.

Pewarta: Intan Refa Septiana/Defi Maria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru