alexametrics
22.6 C
Malang
Wednesday, 23 September 2020

Unisma Rombak Kurikulum dengan Konsep Kampus Merdeka

- Advertisement -
- Advertisement -

MALANG KOTA — Universitas Islam Malang (Unisma) melakukan perombakan besar dalam kurikulum perkuliahan mahasiswa. Hal ini dilakukan agar pembelajaran mahasiswa Unisma sesuai dengan konsep kampus merdeka yang diterapkan Kemendikbud RI.

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri Bakri MSi menyampaikan, inti dari perombakan tersebut adalah membuat pembelajaran mahasiswa 50 persen di kampus dan 50 persen lagi di industri (mitra). Total ada 87 industri yang sudah menjadi mitra Unisma.

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri Bakri MSi saat berfoto di depan gedung rektorat.(Imam N / Radar Malang)

“Ini salah satu terobosan kami dalam menerapkan konsep kampus merdeka seperti yang diinginkan pusat,” kata Rektor Unisma Prof Dr Maskuri Bakri MSi Rabu (16/9).

Tak hanya itu, masih kata dia, pihaknya juga bekerjasama dengan 117 perguruan tinggi luar negeri dan 270 kampus dalam negeri baik swasta maupun pelat merah. Selain itu, juga bekerjasama dengan sekitar 300 lembaga pendidikan.

“Kami juga bekerjasama dengan sekitar 45 organisasi kemasyarakatan,” terang pria asal Kabupaten Tuban ini.

Lebih lanjut, Unisma juga melibatkan alumni dalam perombokan kurikulum tersebut. Terutama alumni yang sudah memiliki usaha sendiri. “Alumni Unisma juga kami libatkan dalam perancangan kurikulum ini,” jelasnya.

Pewarta: Imam N

- Advertisement -

Latest news

Pakar: ‘Pecahnya’ Suara NU Untungkan Incumbent

“Tapi kalau pengamatan saya, “pecahnya” suara NU akan untungkan incumbent. Dia bisa dapat dukungan kalangan NU dan nasional karena diusung partai nasional," kata pria yang juga menjadi Ketua Program Studi Magister Ilmu Sosial FISIP UB ini, Rabu (23/9).
- Advertisement -

PKKMB Uniga, Ajak Maba Tetap Semangat di Tengah Pandemi Covid-19

MALANG – Universitas Gajayana Malang menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2020 -2021. Dalam kegiatan yang digelar secara daring dan luring selama tiga hari tersebut, Uniga mengangkat tema Tetap Semangat di Era Pandemi Covid-19, Bersama Uniga Menjadi yang Terdepan dan Berkarakter.

PLN UP3 Malang Salurkan 50 Tong Sampah di Pantai Selatan

MALANG - Sebanyak 50 tong sampah dibagikan di daerah wilayah pantai selatan yakni, Pantai Balekambang dan Sendang Biru, kabupaten Malang dalam rangka “Word Clean Up Day 2020”, Selasa (22/9). Sebagai wujud kepedulian PLN terhadap lingkungan sekitar, karena saat ini sampah menjadi masalah serius terutama di daerah wisata terbuka seperti pantai.

Besok Pengundian Nomor Urut, KPU Batasi Tiap Paslon Bawa 12 Pendukung

Ketua KPU Kabupaten Malang Anis Suhartini menambahkan, semua yang hadir dalam kegiatan pengundian nomor urut paslon juga harus mengenakan protap kesehatan. Hal ini juga sudah diatur dalam aturan Pilkada serentak.

Related news

PKKMB Uniga, Ajak Maba Tetap Semangat di Tengah Pandemi Covid-19

MALANG – Universitas Gajayana Malang menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun akademik 2020 -2021. Dalam kegiatan yang digelar secara daring dan luring selama tiga hari tersebut, Uniga mengangkat tema Tetap Semangat di Era Pandemi Covid-19, Bersama Uniga Menjadi yang Terdepan dan Berkarakter.

UIN Malang Mengabdi, Ajari Petani Olah Sayur Demi Dongkrak Penjualan

MESKI proses belajar mengajar lewat daring, sejumlah dosen UIN Malang tak di rumah saja. Sejak Agustus lalu mereka yang terbagi dalam 50 kelompok mengikuti program UIN Mengabdi bertajuk Qoryah Thoyibah (Kampung Tangguh). Tugasnya mendampingi warga bidang pemberdayaan ekonomi dan sosialnya. Mereka juga melaporkam hasil aktivitasnya yang dimuat berseri di Jawa Pos Radar Malang.

Jadikan Mapel Kimia Disukai, Dosen UM Latih Avogadro Siswa SMAN 10

“Konsepnya menyenangkan. Saya berharap Avogadro bisa diterapkan di sekolah sebagai penunjang siswa dalam memahami mapel (mata pelajaran) kimia,” kata Agam Priambodo SPd, salah satu peserta pelatihan, Senin (21/9).

Belum Terdaftar PDPT, Maba Jangan Ngarep Dapat Kuota Gratis 50GB

"Itu adalah syarat utama untuk mendapatkan kuota internetnya Kemendikbud. Saat ini belum semua mahasiswa baru telah teregistrasi ke PDPT Kemendikbud. Jadi begitu nanti data ke seluruh maba tervalidasi, maka Pak Rektor akan memberikan surat pengantar ke Kemendikbud," jelas dia.
- Advertisement -