alexametrics
19.8 C
Malang
Thursday, 7 July 2022

Unik! Gubes UMM Dikukuhkan di Pelataran Gedung

MALANG KOTA – Sedari pagi halaman gedung GKB 3 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dipenuhi oleh beberapa orang. Mereka yang hadir di situ pada Kamis (17/8) adalah para perwakilan yang hadir untuk menghadiri pengukuhan Guru Besar (Gubes) bidang Akuntansi, yaitu Prof Dr Ihyaul Ulum SE MSi Ak CA. Pengukuhan Gubes yang dilakukan UMM ini sungguh unik karena digelar di halaman terbuka, dimana guru besar yang dikukuhkan diangkut memakai glof cart menuju venue.

Dalam acara tersebut diterapkan protokol Covid-19 yang ketat. Sebelum masuk venue pengukuhan Gubes tiap peserta diperiksa suhu dan wajib memakai handsanitizer.

Pengukuhan gubes dilakukan di pelataran gedung untuk memenuhi protokol kesehatan Covid-19 (Laoh Mahfud / Radar Malang)

“Semula mau dilaksanakan bulan Maret, kita undur. Dengan harapan Covid usai, malah berlangsung lama dan hampir satu tahun. Makanya kami sesuaikan dengan protokol COVID-19. Semoga para peserta ini terhibur dengan pemandangan UMM di pagi hari, karena ternyata cukup asyik pengukuhan dilaksanakan seperti ini, ” ujar WR 1 UMM
Prof Dr Syamsul Arifin MSi.

Prof Dr Ihyaul Ulum SE MSi Ak CA yang merupakan salah satu Gubes termuda di UMM itu mengangkat penelitian tentang endorsement. Dia mengaku penelitian itu dilakukan karena terinspirasi dengan banyaknya pengusaha yang memakai jasa selebgram atau youtuber untuk menjual produk mereka.

“Semakin banyak followers yang mereka miliki semakin mahal pula harganya. Rafi Ahmad misalnya dengan harga paid promote nya 20-21 jt per hari. Lalu ada Christiano Ronaldo dengan 175jt folowers, dia dibayar Rp 3.6 milyar untuk setiap postingan. Yang membedakan postingan dia dan kita antara lain, ya jumlah followers,” papar pria asal
Lamongan itu.

Pewarta : Errica Vannie

MALANG KOTA – Sedari pagi halaman gedung GKB 3 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dipenuhi oleh beberapa orang. Mereka yang hadir di situ pada Kamis (17/8) adalah para perwakilan yang hadir untuk menghadiri pengukuhan Guru Besar (Gubes) bidang Akuntansi, yaitu Prof Dr Ihyaul Ulum SE MSi Ak CA. Pengukuhan Gubes yang dilakukan UMM ini sungguh unik karena digelar di halaman terbuka, dimana guru besar yang dikukuhkan diangkut memakai glof cart menuju venue.

Dalam acara tersebut diterapkan protokol Covid-19 yang ketat. Sebelum masuk venue pengukuhan Gubes tiap peserta diperiksa suhu dan wajib memakai handsanitizer.

Pengukuhan gubes dilakukan di pelataran gedung untuk memenuhi protokol kesehatan Covid-19 (Laoh Mahfud / Radar Malang)

“Semula mau dilaksanakan bulan Maret, kita undur. Dengan harapan Covid usai, malah berlangsung lama dan hampir satu tahun. Makanya kami sesuaikan dengan protokol COVID-19. Semoga para peserta ini terhibur dengan pemandangan UMM di pagi hari, karena ternyata cukup asyik pengukuhan dilaksanakan seperti ini, ” ujar WR 1 UMM
Prof Dr Syamsul Arifin MSi.

Prof Dr Ihyaul Ulum SE MSi Ak CA yang merupakan salah satu Gubes termuda di UMM itu mengangkat penelitian tentang endorsement. Dia mengaku penelitian itu dilakukan karena terinspirasi dengan banyaknya pengusaha yang memakai jasa selebgram atau youtuber untuk menjual produk mereka.

“Semakin banyak followers yang mereka miliki semakin mahal pula harganya. Rafi Ahmad misalnya dengan harga paid promote nya 20-21 jt per hari. Lalu ada Christiano Ronaldo dengan 175jt folowers, dia dibayar Rp 3.6 milyar untuk setiap postingan. Yang membedakan postingan dia dan kita antara lain, ya jumlah followers,” papar pria asal
Lamongan itu.

Pewarta : Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/