alexametrics
22.3 C
Malang
Sunday, 2 October 2022

Wisudawan Terbaik Polkesma Tahun 2022, Pretty Pricilla Kartika Widuri

Perempuan berzodiak aries ini tetap tak menyangka jika dirinya dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Polkesma) tahun 2022. Sebab Ia berpikir bahwa kemungkinan masih ada wisudawan yang memiliki nilai IPK di atasnya. Padahal nilainya bisa dikatakan sangat sempurna yakni 3.96. Atau kurang 0,04 lagi untuk mencapai angka sempurna 4.00.

ALUMNUS jurusan DIII­-Gizi ini menyebut semua yang dilakukan berkaca pada apa yang diterima selama mengenyam bangku pendidikan tinggi. “Kuncinya melakukan segalanya secara maksimal, tidak setengah­-setengah. Termasuk membaca ataupun mengerjakan tugas dari dosen,” tutur perempuan asal Kraksaan Probolinggo ini.

Dalam mengerjakan tugas akhirnya, perempuan yang akrab disapa Cila ini membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI) berjudul ’Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Kader Posyandu dengan Penyuluhan Menggunakan Alat Peraga Modul Antropometri Balita di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang’. Karyanya itu tercipta tak lepas dari bimbingan Dosen Pembimbingnya, yakni B. Doddy Riyadi SKM MM.

”Saya mengerjakan tugas akhir mulai Mei hingga Juli 2022. Bisa dikatakan tidak ada jeda. Karena saya mengerjakan sejak pukul 08.00­ 11.00. Lalu sore hingga maghrib. Dilanjut lagi sampai 21.00. Terakhir saya kerjakan lagi pukul 23.00 sampai 01.00,” kenangnya.

Untuk diketahui, latar belakang keluarganya bukan dari kalangan tenaga kesehatan. Sebab ayahnya berprofesi sebagai guru SD dan ibunya seorang buruh pabrik. Sehingga Cila sebenarnya gagap dalam dunia kesehatan. Namun hal itu tak mematahkan semangatnya untuk menyelami bidang tersebut.

”Saya juga sebenarnya tidak sengaja memilih Polkesma. Tapi waktu itu ada expo kampus di sekolah. Jadi saya tertarik dan mendaftar. Alhamdulillah atas dukungan orang tua saya diterima,” ucap dia. Tak lupa perempuan berusia 19 tahun ini juga mengucapkan terima kasih pada Polkesma, karena sudah menerima dirinya untuk belajar di sana.

Atas prestasinya itu, Cila berpesan pada semua adik tingkatnya untuk terus berusaha dan belajar. Kapan pun saat mengerjakan sesuatu, lebih baik dalam keadaan tidak tahu bukan sok tahu. ”Dengan begitu, semua ilmu bisa terserap dengan sempurna. Karena kita memposisikan diri memang untuk belajar,” tandas wanita penghobi memasak tersebut. (fif/dik)

Perempuan berzodiak aries ini tetap tak menyangka jika dirinya dinobatkan sebagai wisudawan terbaik Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang (Polkesma) tahun 2022. Sebab Ia berpikir bahwa kemungkinan masih ada wisudawan yang memiliki nilai IPK di atasnya. Padahal nilainya bisa dikatakan sangat sempurna yakni 3.96. Atau kurang 0,04 lagi untuk mencapai angka sempurna 4.00.

ALUMNUS jurusan DIII­-Gizi ini menyebut semua yang dilakukan berkaca pada apa yang diterima selama mengenyam bangku pendidikan tinggi. “Kuncinya melakukan segalanya secara maksimal, tidak setengah­-setengah. Termasuk membaca ataupun mengerjakan tugas dari dosen,” tutur perempuan asal Kraksaan Probolinggo ini.

Dalam mengerjakan tugas akhirnya, perempuan yang akrab disapa Cila ini membuat Karya Tulis Ilmiah (KTI) berjudul ’Perbedaan Pengetahuan dan Sikap Kader Posyandu dengan Penyuluhan Menggunakan Alat Peraga Modul Antropometri Balita di Desa Bocek Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang’. Karyanya itu tercipta tak lepas dari bimbingan Dosen Pembimbingnya, yakni B. Doddy Riyadi SKM MM.

”Saya mengerjakan tugas akhir mulai Mei hingga Juli 2022. Bisa dikatakan tidak ada jeda. Karena saya mengerjakan sejak pukul 08.00­ 11.00. Lalu sore hingga maghrib. Dilanjut lagi sampai 21.00. Terakhir saya kerjakan lagi pukul 23.00 sampai 01.00,” kenangnya.

Untuk diketahui, latar belakang keluarganya bukan dari kalangan tenaga kesehatan. Sebab ayahnya berprofesi sebagai guru SD dan ibunya seorang buruh pabrik. Sehingga Cila sebenarnya gagap dalam dunia kesehatan. Namun hal itu tak mematahkan semangatnya untuk menyelami bidang tersebut.

”Saya juga sebenarnya tidak sengaja memilih Polkesma. Tapi waktu itu ada expo kampus di sekolah. Jadi saya tertarik dan mendaftar. Alhamdulillah atas dukungan orang tua saya diterima,” ucap dia. Tak lupa perempuan berusia 19 tahun ini juga mengucapkan terima kasih pada Polkesma, karena sudah menerima dirinya untuk belajar di sana.

Atas prestasinya itu, Cila berpesan pada semua adik tingkatnya untuk terus berusaha dan belajar. Kapan pun saat mengerjakan sesuatu, lebih baik dalam keadaan tidak tahu bukan sok tahu. ”Dengan begitu, semua ilmu bisa terserap dengan sempurna. Karena kita memposisikan diri memang untuk belajar,” tandas wanita penghobi memasak tersebut. (fif/dik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/