alexametrics
23.6 C
Malang
Wednesday, 18 May 2022

Literasi Keuangan, Kunci Jadi Entrepreneur Muda

MALANG KOTA – Untuk menjadi enterpreneur muda, diperlukan banyak pemahaman literasi keuangan. Untuk itu, UB (Universitas Brawijaya) yang ingin mencetak lulusannya menjadi enterpreneur pun bekerja dengan Bank BRI dalam Krida Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Brawijaya, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR mengatakan, para mahasiswa baru (Maba) harus belajar investasi sejak dini agar nantinya lulus menjadi enterpreneur.

Dalam belajar berinvestasi, banyak hal yang harus dipahami. Salah satunya adalah dengan memahami profil risiko. Untuk itu, disarankan agar para calon enterpreneur muda mencoba berinvestasi di Reksadana BRI yang minim risikonya.

“Banyak yang bermanfaat, selain berinvestasi dengan murah juga bisa sekaligus sedekah. Karena sebagian keuntungan diberikan untuk mahasiswa yang kurang mampu, tanpa mengurangi untung,” ujarnya.

Karena baginya enterpreneur yang sukses, tidak lengkap jika tidak memiliki tanggungjawab sosial.

“Untuk itu, sedari dini mulai siapkan investasi dengan menyisihkan uang jajan. Karena tidak ada ruginya membantu teman yang tidak mampu,” terangnya.

Sementara itu, Dekan FEB Universitas Brawijaya Nurcholis MBus Phd Ak mengatakan, sudah jadi tanggung jawab pihak kampus untuk memperkenalkan mahasiswa ke arah yang lebih baik. Salah satunya adalah dengan memberikan mereka pemahaman terkait literasi keuangan.

“Sebab mereka nantinya akan menjadi the next leader. Sebagai mahasiswa baru FEB, mereka harus memahami dengan benar literasi keuangan terkait investasi. Mereka harus memahami benar risikonya,” tandasnya.

Pewarta: Errica Vannie

MALANG KOTA – Untuk menjadi enterpreneur muda, diperlukan banyak pemahaman literasi keuangan. Untuk itu, UB (Universitas Brawijaya) yang ingin mencetak lulusannya menjadi enterpreneur pun bekerja dengan Bank BRI dalam Krida Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Brawijaya, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR mengatakan, para mahasiswa baru (Maba) harus belajar investasi sejak dini agar nantinya lulus menjadi enterpreneur.

Dalam belajar berinvestasi, banyak hal yang harus dipahami. Salah satunya adalah dengan memahami profil risiko. Untuk itu, disarankan agar para calon enterpreneur muda mencoba berinvestasi di Reksadana BRI yang minim risikonya.

“Banyak yang bermanfaat, selain berinvestasi dengan murah juga bisa sekaligus sedekah. Karena sebagian keuntungan diberikan untuk mahasiswa yang kurang mampu, tanpa mengurangi untung,” ujarnya.

Karena baginya enterpreneur yang sukses, tidak lengkap jika tidak memiliki tanggungjawab sosial.

“Untuk itu, sedari dini mulai siapkan investasi dengan menyisihkan uang jajan. Karena tidak ada ruginya membantu teman yang tidak mampu,” terangnya.

Sementara itu, Dekan FEB Universitas Brawijaya Nurcholis MBus Phd Ak mengatakan, sudah jadi tanggung jawab pihak kampus untuk memperkenalkan mahasiswa ke arah yang lebih baik. Salah satunya adalah dengan memberikan mereka pemahaman terkait literasi keuangan.

“Sebab mereka nantinya akan menjadi the next leader. Sebagai mahasiswa baru FEB, mereka harus memahami dengan benar literasi keuangan terkait investasi. Mereka harus memahami benar risikonya,” tandasnya.

Pewarta: Errica Vannie

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/