alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Pandemi Tak Surutkan Disabilitas Kota Batu Berkreativitas

KOTA BATU – Menyebarnya virus Covid-19 membuat berbagai sekolah berhenti melakukan kegiatannya secara normal. Namun, hal tersebut tak menghalangi para murid untuk berkreativitas. Seperti yang terjadi di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Batu. Meski pembelajaran dilaksanakan melalui daring, tapi ada trik yang dilakukan pihak sekolah untuk tetap mengasah anak didiknya.

“Kami mewajibkan wali murid untuk mengirim video pembelajaran di rumah antara wali dan anak. Jadi hampir setiap hari mereka mengirimkan videonya,” terang Kepala SLBN Batu Siti Muawanah di sekolahnya, Kamis (17/12).

Selain itu, kata Siti melanjutkan, pendidikan berbentuk vokasi juga diajarkan di SLBN Batu. Siswa diajarkan untuk membuat buah tangan yang juga memiliki nilai komersil. Seperti kue, masker, ataupun topi. Hasil kerajinan tersebut akan dipasarkan ke beberapa toko dan dijual langsung oleh wali murid.

“Supaya nanti lulus dari sini mereka mempunyai keterampilan untuk pegangan pekerjaan. Itulah tujuan kami,” jelasnya.

Hal tersebut juga diapresiasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim) dalam bentuk penghargaan. Pada acara yang diadakan beberapa saat lalu di tanggal 13 Desember. Acara tersebut bertajuk pengembangan dan unjuk gelar keterampilan anak disabilitas tingkat Provinsi Jatim tahun 2020.

“Kami mendapatkan dua penghargaan dari vokasi dan non vokasi. Untuk vokasi berhasil diraih karena sudah banyak produk yang dibuat oleh anak-anak,” ucapnya.

Sedangkan untuk penghargaan non vokasi mereka memunculkan pertunjukan karate pada acara itu. Karate dalam nomer seni tersebut diwakili oleh delapan orang siswa. Ia menjelaskan tentang bagaimana caranya dalam melatih anak berkebutuhan khusus. “Mengarahkan mereka harus dengan sabar dan berulang-ulang. Karena hanya dengan itu bisa muncul gerakan otomatis,” paparnya.

Anak-anak yang terlibat di dalamnya memiliki kebutuhan khusus seperti tuna rungu, grahita, autis, dan down sindrome.

Pewarta: Wildan Agta Affirdausy

KOTA BATU – Menyebarnya virus Covid-19 membuat berbagai sekolah berhenti melakukan kegiatannya secara normal. Namun, hal tersebut tak menghalangi para murid untuk berkreativitas. Seperti yang terjadi di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Batu. Meski pembelajaran dilaksanakan melalui daring, tapi ada trik yang dilakukan pihak sekolah untuk tetap mengasah anak didiknya.

“Kami mewajibkan wali murid untuk mengirim video pembelajaran di rumah antara wali dan anak. Jadi hampir setiap hari mereka mengirimkan videonya,” terang Kepala SLBN Batu Siti Muawanah di sekolahnya, Kamis (17/12).

Selain itu, kata Siti melanjutkan, pendidikan berbentuk vokasi juga diajarkan di SLBN Batu. Siswa diajarkan untuk membuat buah tangan yang juga memiliki nilai komersil. Seperti kue, masker, ataupun topi. Hasil kerajinan tersebut akan dipasarkan ke beberapa toko dan dijual langsung oleh wali murid.

“Supaya nanti lulus dari sini mereka mempunyai keterampilan untuk pegangan pekerjaan. Itulah tujuan kami,” jelasnya.

Hal tersebut juga diapresiasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim) dalam bentuk penghargaan. Pada acara yang diadakan beberapa saat lalu di tanggal 13 Desember. Acara tersebut bertajuk pengembangan dan unjuk gelar keterampilan anak disabilitas tingkat Provinsi Jatim tahun 2020.

“Kami mendapatkan dua penghargaan dari vokasi dan non vokasi. Untuk vokasi berhasil diraih karena sudah banyak produk yang dibuat oleh anak-anak,” ucapnya.

Sedangkan untuk penghargaan non vokasi mereka memunculkan pertunjukan karate pada acara itu. Karate dalam nomer seni tersebut diwakili oleh delapan orang siswa. Ia menjelaskan tentang bagaimana caranya dalam melatih anak berkebutuhan khusus. “Mengarahkan mereka harus dengan sabar dan berulang-ulang. Karena hanya dengan itu bisa muncul gerakan otomatis,” paparnya.

Anak-anak yang terlibat di dalamnya memiliki kebutuhan khusus seperti tuna rungu, grahita, autis, dan down sindrome.

Pewarta: Wildan Agta Affirdausy

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/