alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Kuliah Daring, Mahasiswa Unikama Ini Jadi Asisten Instruktur BLK

MALANG KOTA – Kebijakan kuliah daring membuat mahasiswa harus pintar mengelola waktu agar tak terbuang percuma. Tidak adanya perkuliahan tatap muka membuat mereka bisa belajar lebih dengan menambah skill dan ketrampilan.

Seperti yang dijalani Edo Serli Andika, mahasiswa Unikama (Universitas PGRI Kanjuruhan Malang) ini. Di sela-sela kuliahnya, dia juga menjadi asisten instruktur di Balai Latihan Kerja (BLK) Pasuruan. Dia bertugas membantu instruktur di bidang teknisi ponsel. ”Kebetulan kuliahnya kan masih daring. Jadi bisa lebih mudah bagi waktunya,” kata mahasiswa semester IV ini, Kamis (18/3).

Menurut Edo, dirinya mendapat peluang bekerja sambil kuliah karena ditawari oleh instrukturnya sendiri. Karena sebelumnya, Edo pernah belajar dan menjadi lulusan BLK di Singosari, Kabupaten Malang. Kebetulan instruktur yang mengajar di BLK Pasuruan ini pernah menjadi instrukturnya saat belajar di BLK Singosari. ”Saya ditawari pak Muslim. Beliau yang ngajar saya waktu di BLK Singosari,” terangnya.

Menurut Edo, tugasnya menjadi asisten instruktur lebih banyak di laboratorium saat peserta praktek. Seperti menyiapkan alat dan mendampingi praktek peserta. ”Cuma bantu-bantu beliau saja kerjanya,” ungkap mahasiswa jurusan teknik informatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang ini.
Tugas sebagai asisten instruktur tersebut akan dijalani Edo sekitar 20 hari ke depan. ”Yang penting dapat pengalaman. Nggak ada kontrak, cuma sampai 20 hari saja,” terangnya.

Dia juga bercerita bahwa selama dua hari menjalankan aktivitas tersebut tidak mengganggu kuliahnya di Unikama. Karena di tempat kerjanya hanya mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB selama masa pandemi. ”Kebetulan kuliah saya juga masih online. Jadi dua-duanya bisa jalan,” ungkap dia.

Pewarta: Imam N/Devi

MALANG KOTA – Kebijakan kuliah daring membuat mahasiswa harus pintar mengelola waktu agar tak terbuang percuma. Tidak adanya perkuliahan tatap muka membuat mereka bisa belajar lebih dengan menambah skill dan ketrampilan.

Seperti yang dijalani Edo Serli Andika, mahasiswa Unikama (Universitas PGRI Kanjuruhan Malang) ini. Di sela-sela kuliahnya, dia juga menjadi asisten instruktur di Balai Latihan Kerja (BLK) Pasuruan. Dia bertugas membantu instruktur di bidang teknisi ponsel. ”Kebetulan kuliahnya kan masih daring. Jadi bisa lebih mudah bagi waktunya,” kata mahasiswa semester IV ini, Kamis (18/3).

Menurut Edo, dirinya mendapat peluang bekerja sambil kuliah karena ditawari oleh instrukturnya sendiri. Karena sebelumnya, Edo pernah belajar dan menjadi lulusan BLK di Singosari, Kabupaten Malang. Kebetulan instruktur yang mengajar di BLK Pasuruan ini pernah menjadi instrukturnya saat belajar di BLK Singosari. ”Saya ditawari pak Muslim. Beliau yang ngajar saya waktu di BLK Singosari,” terangnya.

Menurut Edo, tugasnya menjadi asisten instruktur lebih banyak di laboratorium saat peserta praktek. Seperti menyiapkan alat dan mendampingi praktek peserta. ”Cuma bantu-bantu beliau saja kerjanya,” ungkap mahasiswa jurusan teknik informatika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang ini.
Tugas sebagai asisten instruktur tersebut akan dijalani Edo sekitar 20 hari ke depan. ”Yang penting dapat pengalaman. Nggak ada kontrak, cuma sampai 20 hari saja,” terangnya.

Dia juga bercerita bahwa selama dua hari menjalankan aktivitas tersebut tidak mengganggu kuliahnya di Unikama. Karena di tempat kerjanya hanya mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB selama masa pandemi. ”Kebetulan kuliah saya juga masih online. Jadi dua-duanya bisa jalan,” ungkap dia.

Pewarta: Imam N/Devi

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/