alexametrics
28.1 C
Malang
Thursday, 7 July 2022

MTsN 2 Kota Malang Komitmen Asah Skill Guru dan Tingkatkan Prestasi Siswa

Meningkatkan skill guru di MTsN 2 Kota Malang sangat penting. Salah satunya dengan dengan menggelar pembinaan kepenulisan buku drama yang dibina oleh Universitas Negeri Malang.

Selama tiga bulan, para guru di MTsN 2 Kota Malang digembleng untuk membuat naskah drama, dengan topik toleransi dan moderasi beragama. Pendampingan Penyusunan naskah drama ini juga bagian dari pengabdian masyarakat Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang.

Riyono salah satu peserta penyusun naskah drama mengaku sangat senang dapat mengikuti Diklat kepenulisan buku drama tersebut. Sebab, para guru yang ada di MTsN 2 Kota Malang dapat menguasai dan mahir dalam menulis buku naskah drama. Nantinya buku ini juga dapat diimplementasikan dalam pementasan.

“Kami sangat terbantu dan senang dengan program ini. Kami menyusun buku yang berisbn, ini berkaitan dengan kenaikan pangkat kami juga. Sebenarnya banyak guru yang berbakat, tapi masih banyak yang belum menguasai. Kalau ada pendampingan enak,”jelasnya.

Ia sangat mengharapkan bahwa pendampingan penulisan naskah ini dilakukan lagi. Sebab guru-guru akan lebih produktif lagi dalam kepenulisan.

Sementara itu, pada momen Penyerahan Buku Role Play Moderasi beragama yang, Sabtu (9/4) dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr H Husnul Maram M Hi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Dr Muhtar Hazawawi, M Ag dan Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kota Malang, Dr Sutrisno M Pd.

Dalam sambutan Kakanwil Kemenag, menyampaikan bahwa MTs Negeri 2 Kota Malang sudah mengalami perubahan positif, lebih maju dan berkembang dibawah kepemimpinan Kepala Madrasah Dr Subhan, SPd M Si.

Kakanwil Kemenag Jatim juga turut menghimbau agar para Pegawai maupun Guru agar lebih meningkatkan Moderasi Beragama, menerapkan anti kekerasan, menghargai budaya lokal dan menjadi Duta Tolerasi, adapun konsep Moderasi Beragama adalah Tasawuf.

Selain peningkatan skill guru, para siswa juga didorong untuk berprestasi. Banyak prestasi yang telah diboyong oleh MTsN 2 Kots Malang dalam ajang olimpiade sains Provinsi hingga nasional. Paling anyar, sebanyak 52 siswa MTsN telah memboyong medali emas, perak hingga perunggu dalam ajang olimpiade tingkat provinsi hingga nasional.

“Kami berikan reward penghargaan atau bonus untuk siswa yang prestasi. Sebelum mengikuti sekolah memberikan pendampingan. Piagamnya dapat digunakan untuk mendaftar di sekolah kelanjutan, di sma, sekarang kan ada jaluk prestasi,”ungkap Kepala Sekolah MTsN 2 Kota Malang.

Selain prestasi nasional, salah satu siswa MTsN 2 Kota Malang juga telah menjadi finalis di ajang Olimpiade Internasional yakni of mathematics olympiadic. Selain prestasi di atas, berikut daftar prestasi siswa MTsN 2 Kota Malang.

Juara 1 – Karate Peorangan Kategori Pemula (U-14)
-Olimpiade Sains Pelajar Nasional Bhs Inggris
– Kejurnot Bulu Tangkis
Juara 2 – Lomba Puisi Online Batch 1
– Kejurnas Champions Pencak Silat
– Kejurda Atletik Se Jawa Timur 2022 (Putri)
– Jambore Nasional (Jamnas)
Juara 3 – Jambore Nasional (Jamnas)
– Karate Festival Perorangan 50 Kg Putri
– Poster Online Batch 3
– National Science Olympiad SMP – IPS

Sementara siswa berprestasi, karakter berakhlakul karimah siswa juga menjadi penting. Kegiatan untuk menunjang itu salah satunya dengan melalui kegiatan Pondok Ramadhan. Di tahun ini MTsN 2 Kota Malang mengambil tema “Ramadan menguatkan karakter siswa sebagai muslim rahmatan lil alamin dan membangun kebersamaan membangun madrasah milenial sekaligus mandiri berprestasi”

Menurut Ketua Pembina Pondok Ramadan Arif Bahtiar Mpd, Pondok Ramadan tahun ini dibagi menjadi dua tipe. Pertama Tipe A yakni siswa yang mengikuti pondok ramadan tipe ini akan menempati ma’had selama tiga hari tiga malam. Sedangkan tipe B, siswa akan memulai pondok ramadan mulai pukul 07.00-13.00.

“Antusias wali murid sangatlah tinggi untuk mengikutkan anaknnya di tipe A. Karena ini pertama kalinya pondok ramadan di Ma’had,”katanya.

Berbagai kegiatan juga dilakukan selama siswa berada di ma’had. Mulai dari pembekalan tentang kitab-kitab klasik, kitab modern, kajian-kajian, tahajud, berdoa, kemandirian, diskusi hingga dipenghujung kegiatan ada malam inagurasi yang menampilkan kekreatifitasan siswanya.

Pewarta: Rofia Ismania Sarti

Meningkatkan skill guru di MTsN 2 Kota Malang sangat penting. Salah satunya dengan dengan menggelar pembinaan kepenulisan buku drama yang dibina oleh Universitas Negeri Malang.

Selama tiga bulan, para guru di MTsN 2 Kota Malang digembleng untuk membuat naskah drama, dengan topik toleransi dan moderasi beragama. Pendampingan Penyusunan naskah drama ini juga bagian dari pengabdian masyarakat Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang.

Riyono salah satu peserta penyusun naskah drama mengaku sangat senang dapat mengikuti Diklat kepenulisan buku drama tersebut. Sebab, para guru yang ada di MTsN 2 Kota Malang dapat menguasai dan mahir dalam menulis buku naskah drama. Nantinya buku ini juga dapat diimplementasikan dalam pementasan.

“Kami sangat terbantu dan senang dengan program ini. Kami menyusun buku yang berisbn, ini berkaitan dengan kenaikan pangkat kami juga. Sebenarnya banyak guru yang berbakat, tapi masih banyak yang belum menguasai. Kalau ada pendampingan enak,”jelasnya.

Ia sangat mengharapkan bahwa pendampingan penulisan naskah ini dilakukan lagi. Sebab guru-guru akan lebih produktif lagi dalam kepenulisan.

Sementara itu, pada momen Penyerahan Buku Role Play Moderasi beragama yang, Sabtu (9/4) dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr H Husnul Maram M Hi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Dr Muhtar Hazawawi, M Ag dan Kepala Subbagian Tata Usaha Kemenag Kota Malang, Dr Sutrisno M Pd.

Dalam sambutan Kakanwil Kemenag, menyampaikan bahwa MTs Negeri 2 Kota Malang sudah mengalami perubahan positif, lebih maju dan berkembang dibawah kepemimpinan Kepala Madrasah Dr Subhan, SPd M Si.

Kakanwil Kemenag Jatim juga turut menghimbau agar para Pegawai maupun Guru agar lebih meningkatkan Moderasi Beragama, menerapkan anti kekerasan, menghargai budaya lokal dan menjadi Duta Tolerasi, adapun konsep Moderasi Beragama adalah Tasawuf.

Selain peningkatan skill guru, para siswa juga didorong untuk berprestasi. Banyak prestasi yang telah diboyong oleh MTsN 2 Kots Malang dalam ajang olimpiade sains Provinsi hingga nasional. Paling anyar, sebanyak 52 siswa MTsN telah memboyong medali emas, perak hingga perunggu dalam ajang olimpiade tingkat provinsi hingga nasional.

“Kami berikan reward penghargaan atau bonus untuk siswa yang prestasi. Sebelum mengikuti sekolah memberikan pendampingan. Piagamnya dapat digunakan untuk mendaftar di sekolah kelanjutan, di sma, sekarang kan ada jaluk prestasi,”ungkap Kepala Sekolah MTsN 2 Kota Malang.

Selain prestasi nasional, salah satu siswa MTsN 2 Kota Malang juga telah menjadi finalis di ajang Olimpiade Internasional yakni of mathematics olympiadic. Selain prestasi di atas, berikut daftar prestasi siswa MTsN 2 Kota Malang.

Juara 1 – Karate Peorangan Kategori Pemula (U-14)
-Olimpiade Sains Pelajar Nasional Bhs Inggris
– Kejurnot Bulu Tangkis
Juara 2 – Lomba Puisi Online Batch 1
– Kejurnas Champions Pencak Silat
– Kejurda Atletik Se Jawa Timur 2022 (Putri)
– Jambore Nasional (Jamnas)
Juara 3 – Jambore Nasional (Jamnas)
– Karate Festival Perorangan 50 Kg Putri
– Poster Online Batch 3
– National Science Olympiad SMP – IPS

Sementara siswa berprestasi, karakter berakhlakul karimah siswa juga menjadi penting. Kegiatan untuk menunjang itu salah satunya dengan melalui kegiatan Pondok Ramadhan. Di tahun ini MTsN 2 Kota Malang mengambil tema “Ramadan menguatkan karakter siswa sebagai muslim rahmatan lil alamin dan membangun kebersamaan membangun madrasah milenial sekaligus mandiri berprestasi”

Menurut Ketua Pembina Pondok Ramadan Arif Bahtiar Mpd, Pondok Ramadan tahun ini dibagi menjadi dua tipe. Pertama Tipe A yakni siswa yang mengikuti pondok ramadan tipe ini akan menempati ma’had selama tiga hari tiga malam. Sedangkan tipe B, siswa akan memulai pondok ramadan mulai pukul 07.00-13.00.

“Antusias wali murid sangatlah tinggi untuk mengikutkan anaknnya di tipe A. Karena ini pertama kalinya pondok ramadan di Ma’had,”katanya.

Berbagai kegiatan juga dilakukan selama siswa berada di ma’had. Mulai dari pembekalan tentang kitab-kitab klasik, kitab modern, kajian-kajian, tahajud, berdoa, kemandirian, diskusi hingga dipenghujung kegiatan ada malam inagurasi yang menampilkan kekreatifitasan siswanya.

Pewarta: Rofia Ismania Sarti

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/