alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Berbagi Bahagia di Hari Asyura, Unisma Santuni 1.500 Anak Yatim

MALANG KOTA – Sebanyak 1.500 anak yatim se-Malang Raya bersuka cita menerima santunan dari Unisma (Universitas Islam Malang), hari ini (19/8). Kegiatan berbagi yang digelar secara rutin tersebut dalam rangka peringatan Hari Asyura, 10 Muharram.

Seremonial penyerahan bantuan berupa uang dan sejumlah barang kepada anak yatim tersebut digelar di gedung Bundar Unisma dengan mendatangkan perwakilan 33 anak yatim. “Iya, yang kami hadirkan ke sini hanya 33 perwakilan saja. Sisanya berada di masing-masing yayasan dan bantuan sudah kami salurkan,” terang Rektor Unisma Prof Dr H. Maskuri MSi.

Menurut Prof Maskuri, ada yang berbeda dalam penyaluran bantuan yang dilakukan Unisma tahun ini. “Selain jumlah anak yatim (yang menerima santunan) lebih banyak, untuk jangkauan juga merambah ke yayasan panti asuhan di Kota Batu. Sebelumnya hanya Kota dan Kabupaten Malang saja,” sebutnya.

Tidak hanya mereka yang berada di yayasan, pihaknya juga memberi santunan kepada anak yatim dari masyarakat atau civitas academika Unisma. “Iya, dari masyarakat sekitar juga ada, termasuk dari civitas akademika Unisma,” ucapnya.

Menurut Prof Maskuri, kegiatan berbagi kepada anak yatim tersebut akan terus rutin dilaksanakan pihaknya. “Momen 10 Muharram ini kami jadikan waktu untuk berbagi bahagia, harapannya dapat meringankan beban para pengasuh anak yatim piatu juga,” pungkasnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Sebanyak 1.500 anak yatim se-Malang Raya bersuka cita menerima santunan dari Unisma (Universitas Islam Malang), hari ini (19/8). Kegiatan berbagi yang digelar secara rutin tersebut dalam rangka peringatan Hari Asyura, 10 Muharram.

Seremonial penyerahan bantuan berupa uang dan sejumlah barang kepada anak yatim tersebut digelar di gedung Bundar Unisma dengan mendatangkan perwakilan 33 anak yatim. “Iya, yang kami hadirkan ke sini hanya 33 perwakilan saja. Sisanya berada di masing-masing yayasan dan bantuan sudah kami salurkan,” terang Rektor Unisma Prof Dr H. Maskuri MSi.

Menurut Prof Maskuri, ada yang berbeda dalam penyaluran bantuan yang dilakukan Unisma tahun ini. “Selain jumlah anak yatim (yang menerima santunan) lebih banyak, untuk jangkauan juga merambah ke yayasan panti asuhan di Kota Batu. Sebelumnya hanya Kota dan Kabupaten Malang saja,” sebutnya.

Tidak hanya mereka yang berada di yayasan, pihaknya juga memberi santunan kepada anak yatim dari masyarakat atau civitas academika Unisma. “Iya, dari masyarakat sekitar juga ada, termasuk dari civitas akademika Unisma,” ucapnya.

Menurut Prof Maskuri, kegiatan berbagi kepada anak yatim tersebut akan terus rutin dilaksanakan pihaknya. “Momen 10 Muharram ini kami jadikan waktu untuk berbagi bahagia, harapannya dapat meringankan beban para pengasuh anak yatim piatu juga,” pungkasnya.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/